,

Kenali Ragam Awan Tinggi yang Kerap Kamu Lihat

oleh -92 views

Zetizen Radar Cirebon – Kita tentunya sering menjumpai beragam bentuk awan yang berada di langit. Tahukah kamu? Rupanya ragam awan tersebut terklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan ketinggian dan juga bentuknya, loh! (Susan)

Di samping itu, ternyata pengelompokan jenis-jenisnya terbagi menjadi 4 golongan berdasarkan ketinggiannya. Yakni awan rendah, awan sedang, awan tinggi, dan awan vertikal.

Berikut adalah bentuk klasifikasi ragam awan tinggi, ada awan apa saja ya? Mari simak pembahasan berikut!

Baca juga : Kenali Ragam Awan Rendah yang Kerap Kamu Lihat

Baca juga : Kenali Ragam Awan Sedang yang Kerap Kamu Lihat

• Awan Tinggi

Dengan suhu dan iklim tertentu, awan tinggi akan terbentuk dan menjadi awan seutuhnya pada ketinggian 6-8 km pada iklim tropis dan 5-13 km pada iklim sedang. Sedangkan untuk suhu dan iklim yang rendah seperti di wilayah kutub ketinggiannya berada pada 3-8 km di atas permukaan air laut.
Awan tinggi ini terbagi atas Awan Sirus, Sirostratus, dan Sirokumulus.

1. Awan Sirus

Awan Sirus
Awan Sirus

Bentuknya tipis, halus, berserat dan berbentuk seperti bulu burung atau gula-gula kapas. Selain itu, awan ini memiliki bentuk sisi yang samar dan tidak jelas. Awan ini kerap muncul pertama kali di sepanjang daerah front. Apa itu daerah front? Daerah front merupakan daerah yang terdapat massa udara yang panas sekaligus massa udara yang dingin di suatu lokasi yang sama. Uap air yang terbawa oleh awan ini akan membeku menjadi kristal es pada ketinggian di atas 8 km di atas permukaan air laut.

2. Awan Sirostratus

Awan Sirostratus
Awan Sirostratus

Sirostratus berbentuk seperti serabut tipis atau kerap familiar dengan sebutan cadar awan. Cadar awan sendiri merupakan hamparan awan tipis tembus cahaya yang dapat menutupi matahari atau bulan. Fenomena optis yang dapat terjadi akibat adanya awan ini yaitu terjadi halo matahari dan juga halo bulan dengan besaran sudut 22 derajat. Penyebabnya akibat adanya kristal es yang terdapat pada awan yang dingin ketika berada di ketinggian 5-10 km di atas permukaan air laut dan juga akibat adanya cahaya yang terefleksi dan membias. Bentuk halo sendiri seperti lingkaran yang mengelilingi matahari maupun bulan.

3. Awan Sirokumulus

Awan Sirokumulus
Awan Sirokumulus

Kehadiran awan ini jarang terlihat dan terabaikan karena letaknya yang cukup tinggi, yakni di ketinggian 5-15 km di atas permukaan air laut. Selain itu awan ini jarang terlihat karena bentuk awannya yang tipis maupun karena bentuk awannya yang kecil.
Awan Sirokumulus memiliki bentuk berlapis-lapis, tipis, dan seperti butiran beras atau sisik ikan.

Baca juga : Hoarding Disorder! Apa Kamu Salah Satunya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.