Memahami Mistrust Abuse! Mudah Curiga Pada Orang

oleh -97 views
mistrust abuse

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ada beberapa orang yang memiliki perasaan tidak aman, curiga berlebihan atau merasa orang lain ingin bersikap buruk dan ingin mengambil keuntungan darinya. Perasaaan ini biasanya juga di sertai oleh pikiran negatif tentang orang lain dan overthinking terhadap kejadian yang akan terjadi. Jika kamu termasu orang yang merasakan halĀ  itu, bisa jadi kamu memiliki salah satu jebakan hidup (life traps) yang di sebut Mistrust Abuse. (herdi)

Baca Juga : The Science of Happiness! Menciptakan Kebahagiaan

Menurut terapis kognitif Young dan Klosko, mistrust abuse bisa di sebabkan oleh kurangnya rasa aman dalam keluarga. Terlalu seringnya di janjikan sesuatu, namun tidak di tepati oleh orang tua, sering di bohongi. Atau di lecehkan (verbal maupun fisik) semasa kecil menyebabkan seseorang tumbuh dengan rasa curiga, was-was, dan ketakutan yang luar biasa.

Seseorang dengan jebakan hidup ini, akan cenderung menganggap orang lain selalu tidak bisa di percaya. Karena selalu ingin menyakiti, menipu, atau mengambil keuntungan dari dirinya. Perilaku yang sering muncul yang berhubungan dengan jebakan hidup (life traps). Ini adalah sering berasumsi buruk terhadap orang lain, cenderung pesimis, dan berpikiran negatif di berbagai situasi, tidak mudah dekat dengan orang baru. Tidak mudah beradaptasi, curiga dan ketidakpercayaan yang berlebih.

Cara Menghilangkan Rasa Curiga Berlebih

Dalam kadar yang wajar, hal ini sebenarnya adalah cara dari pikiran bawah sadar kita untuk menjaga agar pengalaman buruk yang pernah terjadi di masa lalu tidak berulang dan terjadi kembali di masa depan.

Lalu kemudian, bagaimana mengatasinya jika ketidakpercayaan dan rasa curiga itu sudah terlalu berlebihan dan mengganggu aktifitas sehari-hari?

  1. Meskipun sering kita dengar ini adalah hal yang cukup sulit untuk di lakukan, yaitu berdamai dengan masa lalu. Dalam prosesnya, kita di minta mengingat kejadian yang menyakitkan. Mengakui apa yang kita rasakan dan melepas setiap emosi negatif yang masih melekat di dalamnya.
  2. Yang bisa kita lakukan yang lainnya adalah belajar percaya kepada orang lain, memang tidak ada manusia yang sempurna, termasuk diri kita. Jadi mulailah hidup untuk saling berbenah diri demi hidup yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.