Mengapa Kita Bisa Menjadi Orang yang Moody

oleh -88 views
moody

ZETIZEN RADAR CIREBON – moody adalah kualitas berubahnya suasana hati ┬átiba-tiba dan menjadi marah atau tidak bahagia dengan mudah. Moody muncul sebagai respon yang di picu suatu hal. Beberapa teori telah di ajukan oleh para peneliti tentang penyebab munculnya moody. Peneliti mengungkapakan hal yang menyebabkannya adalah ketidakseimbangan dalam neutransmitter (zat kimia di otak seperti serotonin, dopamine, noradrenaline, dan gamma-aminobutyric) (herdi)

Seseorang menjadi moody ketika dia lelah. Anak-anak misalnya, seperti yang kita semua tahu, sangat murung ketika mereka lelah. Itulah mengapa penting untuk meresepkan diri sendiri beberapa waktu istirahat. Jika tidak, ia menjadi depresi, yang merupakan bentuk kelelahan berkepanjangan yang sepertinya tidak pernah hilang.

Anak-anak tampaknya tidak mengalami kelelahan berkepanjangan yang begitu merajalela di kalangan remaja dan orang dewasa. Entah mereka gembira atau mereka sengsara, tidak ada di antaranya. Dan ketika anak-anak lelah dan sengsara, mereka cenderung menjadi tidak masuk akal, yaitu keluar karena mereka tidak dapat menumpuk enam ratus blok bangunan di atas satu sama lain. Begitu pula dengan orang dewasa, ketika kita lelah kita cenderung menjadi tidak masuk akal, keras pada diri sendiri, padahal sebenarnya kita membutuhkan tidur malam yang baik.

Hal yang baik untuk di ingat adalah bahwa bukan hanya tubuh kita yang perlu istirahat, tetapi juga pikiran dan jiwa kita. Tidur secara alami menenangkan semua ini dengan merilekskan tubuh kita, menenangkan pikiran kita dan mengasimilasi beberapa hal yang berhubungan dengan jiwa kita melalui mimpi.

Menjadi moody karena itu sangat normal, dan berguna dalam arti bahwa itu adalah kenari di tambang batu bara untuk kelelahan pada semua aspek keberadaan kita.

Mengatasi Moody

Tetapi moody yang terus menerus terjadi dan cukup mengganggu kehidupan sehari hari, kamu harus mengkonsultasikannya ke orang yang ahi. Atau mungkin bisa meredakannya dengan stress management, dengan mencoba bermeditasi, deep breathing, dan yoga yang sudah terbukti bisa mengelola stres.

Tidur yang berkualitas menjadi salah satu factor mengontrol emosi dan moody. Olahraga rutin juga dapat membantu kesehatan mental dan fisik, juga bisa mengobati atau menghindari moody. Hindari konsumsi kafein, gula, dan alkohol, lebih bagus untuk tidak pernah mngonsumsi alkohol. Ketiga zat ini bisa mengubah keadaan normal kamu dan membuat suasana hati berbah lebih buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.