,

Rekomendasi Buku Puisi Termasyhur (Part 2)

oleh -307 views

Zetizen Radar Cirebon – Bagi kamu yang sedang mencari rekomendasi buku untuk menghabiskan waktu akhir pekanmu. Buku puisi adalah alternatif yang baik bagi kamu yang kurang nyaman membaca novel. (Susan)

Karya penyair Indonesia memang sangat unik, terlebih lagi bagi para penyairnya dalam membuat karya sastra sungguh memikat hati para pembaca.

Tentunya setiap orang mempunyai gaya bahasa dan juga pembawaannya tersendiri dalam mengolah karya menjadi suatu makna yang luar biasa.

Sehingga kita tak dapat memungkiri bahwa dalam tiap-tiap karya yang tertulis adalah hasil dari renungan dan pertimbangan antara rasa dan karsa sang penulis.

Baca juga : Rekomendasi Buku Puisi Termasyhur (Part 1)

Berikut adalah rekomendasi buku puisi karya penyair Indonesia yang termasyhur :

1. Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta – Tere Liye

Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta - Tere Liye

Dikatakan atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta, merupakan sebuah buku terbitan dari penerbit Gramedia Pustaka Utama yang terbit pada tahun 2014. Buku ini memuat 24 sajak dengan ilustrasi terbaik dari Tere Liye. Buku ini sangat rekomendasi sekali bagi kamu yang suka membaca novel-novel dari Tere Liye, nih. Selanjutnya inilah cuplikan blurb nya untuk kamu!

Blurb :

Para pencinta adalah pujangga terbaik yang pernah ada.
Dan kasih sayang pun adalah sumber inspirasi paling deras yang pernah ada.
Hadiahkan sajak-sajak ini untuk orang yang paling kita sayangi.
Agar mereka paham tentang perasaan, karena sungguh:
“Dikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap cinta.”

2. Aku Ini Binatang Jalang – Chairil Anwar

Aku Ini Binatang Jalang - Chairil Anwar

Terbitan pertama buku ini adalah pada tahun 1986. Dalam buku ini terkumpul puisi-puisi karya Chairil Anwar yang sempat menyebar menjadi beberapa buku puisi. Buku ini rekomendasi sekali apabila kalian hendak membaca puisi-puisi karya Chairil Anwar secara keseluruhan. Selanjutnya, berikut adalah blurb nya untuk kamu!

Blurb :

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak pertu sedu sedan itu
Alku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Alku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

3. Suaramu Jalan Pulang yang Kukenali – Adimas Immanuel

Suaramu Jalan Pulang yang Kukenali - Adimas Immanuel

Buku karangan Adimas Immanuel ini terbit di penerbit Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2019 dengan jumlah halaman yakni 112 halaman. Selanjutnya, berikut ini adalah blurb nya untuk kamu!

Blurb :

Jika kita lahir dan tumbuh sebagai kata-kata,
saya ingin bertemu kamu di kalimat yang
tak pernah memuat tanda seru dan berpisah
di jalan yang ujungnya tak memuat tanda titik.
Saya ingin bercinta dengan kamu kapan saja
di mana saja tanpa dipisahkan koma dan jeda.
Jika kita lahir dan tumbuh sebagai kata-kata,
saya akan selalu menggarisbawahi kamu
seperti kata yang saya anggap penting,
meski kamu nanti mencetak miring saya
seperti kata yang tak dikenal dan asing.

Baca juga : Jenis-Jenis Dongeng yang Muncul di Buku atau Film

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.