Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 10

oleh -151 views
stranger 2
photo credit : tvn

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 10

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 10 – Woo mengingat percakapan dia dengan Dong Jae mengenai Gwang-su dan juga bagaimana dia mengungkapkan kecurigaan, Woo sendiri bertingkah mencurigakan. (Dheva)

Sementara, Si Mok berbicara dengan rekan Dong Jae mengenai mengapa dia menutup kasus Kwang-su. Salah satu rekan mengklaim dia menandatangani kasus tersebut sebab Dong-jae mempercayai dia dan Si Mok bertanya-tanya mengapa dia begitu membelanya.

Si Mok mengetahui dai juga mencari tahu mengenai head station Dongducheon. Si Mok frustrasi sebab tim Dong Jae mengungkapkan informasi mengenai kasus tertutup sekarang.

Yeo-jin dan detektif Jang menuju kafe untuk melihat bibi Kim Su-hang. Dia melayani mereka dan mereka bertingkah seperti bukan petugas dan Yeo Jin memeriksa bagian belakang toko melihat apakah Dong Jae disandera. Seketika bibi menyadari kunci belakang hilang. Yeo Jin temukan hanyalah serangan tikus.

Flash back Kwang-su mengalami serangan jantung di belakang kemudi. Si Mok memutar ulang adegan tersebut. Si Mok bertanya-tanya mengapa Kwang-su menginjak rem ketika tidak ada lalu lintas.

Kwang-su juga tidak mempunyai tujuan di navigasi satelite-nya dan itu bukan rutenya yang biasa. Dong Jae mengunjungi tempat tersebut keesokan harinya. Si Mok menunjukkan sinisme aslinya.

Woo menghubungi Head Choi, mereka tahu bahwa Si Mok menyelidiki Dong jae dan kasus tertutup Kwang-su. Mereka berdua menginginkan Si Mok dikeluarkan dari kasus tersebut. Mereka harus segera mengeluarkan Si Mok sebab dia sedang berbicara dengan istri Kwang-su.

Dia bertanya mengapa suaminya menuju lokasi tertentu dan juga menanyakan kebiasaan minum. Istri Kwang-su mengklaim dai sedang menuju lokasi yang biasanya tidak dia kunjungi dan juga dia minum seperti orang normal.

Dia bahkan mengatakan Dong-jae mengunjungi pemakaman. Mereka segera menyelesaikan percakapan dengan istri Kwang-su yang merekomendasikan supaya Si-mok mengunjungi firma hukum lamanya dan juga berbicara dengan sekretarisnya.

Si-mok mengunjungi sekretaris dan dia menjelaskan bahwa Kwang-su mengambil cuti di hari dia meninggal. Ia mencatata kamera dasboardnya mati hanya di hari dia meninggal.

SiMok bertanya bagaimana firma hukum bereaksi saat Kwang-su meninggal, dia pun tampak gugup, dia menyiratkan pengacara tersebut bertemu seseorang di Namyangju dan juga mereka bingung bahwa mereka mendapati alkohol di tubuhnya sebab Kwang-su tidak minum, ini sangat bertentangan terhadap pernyataan istri Kwang-su.

SiMok bertanya apakah Kwang-su mencuri salah satu klien perusahaan. Ia bertanya-tanya apakah Kwang-su menunda menemukan Dong Jae dengan melihat detail yang mungkin tdiak berguna.

Woo meminta kepada Si Mok memperbarui dan saat dia tidak mempunyai pembaruan konkret, Woo menjelaskan kepadanya bahwa dia perlu fokus terhadap hal lain untuk mendapati Dong Jae. Woo bertingkah aneh mengenai kasus ini dan Si Mok meninggalkan kantornya.

Yeo-jin dan Head Choi mengadakan pertemuan terhadap Seung-pyo. Choi bertanya apakah dia berpura-pura lembur untuk gajinya namun dia menjelaskan dia mempunyai hal-hal lebih baik untuk dilakukan.

Yeo Jin merekam pertemuan itu dan bertanya terahdap Seung-pyo dimana dia berada pada tanggal 26 Maret tepatnya pukul 7-11 malam. Dia marah dan Head Choi berteriak kembali dan juga memintanya tetap duduk.

Yeo Jin mengungkapkan bagaimana mereka mempunyai bukti bahwa dia memalsukan kerja lemburnya yang berarti alibinya tidaklah berhasil. Seung-pyo mengaku bertemu Dong Jae sebab dia mengangkat kasus mengenai Sersan Song.

Saksi melihat Dong Jae di hari yang telah memberi tahu polisi dan juga kejaksaan. Polisi kini menginginkan surat perintah. Polisi memeriksa rekaman video dan juga melihat slip penjualan dari toko.

Jang mendapati nama Jeon Ki-hyeok, dia mengumpulkan nomor registrasi penduduk di kasino yang dihadiri oleh saksi. Mereka bertanya-tanya bagaimana cara terbaik mendekati saksi sebab dia mempunyai catatan kriminal dan juga mungkin akan kabur.

Polisi memeriksa foto dari pelakunya lagi dan juga mendapati apa yang tampak seperti jam tangan. Ini bukan lampu langit-langit seperti mereka pikirkan, ini jam tangan polisi. Ini bukan kabar terbaru dari pihak polisi. Head Choi di minta menghubungi petugas station Segok.

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.