Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 6

oleh -118 views
stranger 2
photo credit : tvn

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 6

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 6 – Di awali dengan Yeo-jin mengambil amplop, dia diberitahu Head Choi untuk tidak membukanya. Si-mok perlu mencari tahu isi amplop tersebut. Dong Jae menghubungi Si Mok dan memberi tahu dia bahwa paman petugas Kim merupakan mantan Kepala kantor polisi Dongducheon, mereka harus menghubungi dia terlebih dulu ketika dia memegang kuncinya. (Dheva)

Dong Jae menerima telepon dari asisten Head Sim Ui-seop dan meminta menemuinya untuk minum. Ms. Lee Yeon-jae bertemu CEO perusahaan dan bertanya apa motif tersembunyinya.

CEO mengaku tidak memiliki motif terhadap harga saham itu. Dia juga menuduhnya berpura-pura berjuang finansial. Ms. Lee ingin diperlakukan sebagai pengusaha, dia menginginkan rasa hormat.

Si Mok bertemu Head Kim Won-tae dan meminta melihat laporan kasus namun tidak akan memberitahunya. Kim melakukan penggalian dan juga memberi akse terhadap Si Mok. Dia selanjutnya menuju penyimpanan arsip dan mendapati kasus nomor 938 dari 2018.

Yeo Jin menerima panggilan dari Si Mok dan dia ingat kebuntuan di aula pertemuan. Si Mok menuju rumahnya. Si Mok menyebutkan terhadap Yeo Jin bahwa musim panas lalu, 5 orang berusia 20-an di tuduh secara ilegal merekam orang-orang di ruang ganti di tempat liburan, dia menyatakan telah ada tindakan keras pada DUI di kantor polisi Gyeonggi Nambu.

Dia bertanya-tanya apakah putra dari Anggota Dewan Nam merupakan salah satu dari orang-orang tersbeut dan menyarankan bahwa ada penyembunyian terkait dengan tindakan keras DUI, dan dia juga bahkan bertanya-tanya apakah Anggota Dewan Nam telah menghindari DUI.

Si Mok mendapati cara menangani banyak data. Si Mok berbicara mengenai garis batasan di pantai tempat kedua tersebut meninggal di episode awal, dia menyatakan dia melihat garis batasan tersebut turun dan tidak melakukan apa-apa.

Yeo Jin menjelaskan sebagai penegak hukum, mereka tidak mampu menghentikan semuanya. Ketika Si Mok berjalan pergi, Yeo Jin memberi tahu dia telah mendapati jawabannya.

Yeo Jin memberi tahu Head Choi bahwa putra Anggota Dewan Nam gagal di dalam tes penyaringan namun dia diperkerjakan di bank pada saat tingkat persaingan adalah 193:1. Ini semua sebelum Head Choi datang.

Head Choi bertanya-tanya apakah Yeo Jin bertanya apakah dia tahu mengenai pengedar narkoba. Dia kini tahu Yeo Jin melihat dalam amplop coklat. Yeo Jin bertanya mengapa Head Choi membawanya kesini.

Head Choi mengucapkan kata kasar bahwa dia tidak memiliki pilihan terhadap tindakannya di masa lalu dan bahwa pengedar menyebutkan putra Jae-ik. Yeo Jin bersikeras dia akan menangkapnya.

Head Choi menjelaskan itu tidak akan menghapus posisi Jae-ik dan mereka tidak akan pernah mampu mendapati hak investigasi independen. Head Choi menyarankan agar dia melakukan 2 kejahatan lebih kecil.

Yeo Jin frustrasi, bertanya-tanya bagaimana mereka dapat membiarkan pecandu narkoba yang mencuri pekerjaan tersebut tetap tidak tersentuh. Head Choi menyatakan mereka bisa menurunkannya namun mereka harus menunggu beberapa bulan.

Ms. Lee Yeon-jae mengetahui mantan ketua mempunyai gangguan ledakan intermiten usai timnya meretas catatan medisnya. Dia kemudian meminta pengumuman untuk di rilis bahwa dia akan menghadiri rapat pemegang saham apabila Sung Jae dan ayahnya menghadiri pertemuan.

Dia juga ingin pengunjuk rasa di depan gedung sebelum rapat pemegang saham itu berlangsung. Terungkap berita bahwa mantan Ketua Hanko Grup, yaitu Lee Yun-beom, mempunyai masalah manajemen amarah.

Di luar gedung, pengunjuk rasa telah berkumpul, Sung Jae dan ayahnya mengirim perwakilan, Ms. Lee meminta para pengunjuk rasa untuk tenang. Ketua Woo bertemu dengan anggota Dewan Jae-ik.

Flash back terjadi antara anggota dewan dan Head Choi dan dia bertanya apakah menurutnya polisi membiarkan anak-anak dari keluarga yang kaya pergi sebab mereka tidak bisa menyelidiki dengan benar. Choi menyatakan dia mengawasi putranya untuk waktu lama dan mereka mempunyai bukti.

Waktu sekarang, Nam berbicara mengenai rumor penutupan pertukaran mata uang crypto ketika itu dan menempatkan Head Woo dalam posisi berbahaya.

Anggota dewan selanjutnya menyatakan bahwa itu tidak akan terlihat baik di mata publik apabila mereka mengetahui seorang kepala di kantor Kejaksaan Agung memanfaatkan istrinya untuk menarik diri dihadapan seorang intel.

Anggote Majelis Nam mengancam Woo untuk dapat melaporkannya menuju polisi. Kang Won-chul diberitahu Jaksa Ryu mendapati panggilan mengenai Anggota Majelis Nam dari Si Mok, dia ingin tahu apakah Ryu bertanggung jawab terhadap kasus suap perekrutan Anggota Dewan.

Tengah malam, Si Mok menerima panggilan dari Jaksa Agung dan meminta bertemu. Sementara, di TKP, polisi mencatata mobil di TKP milik Jaksa Dong Jae.

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.