Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 9

oleh -173 views
stranger 2
photo credit : tvn

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 9

Sinopsis Stranger (Secret Forest) Season 2 Episode 9 – Won-chul memberi tahu kepada Si-mok bahwa jika Dong-jae meninggal, wacana sosial dan juga perang dengan hak investigasi akan berantakan. Dia menjelaskan bagaimana Woo bertingkah nampak aneh dan meminta pendapat dari Si-mok. (Dheva)

Si-mok sepertinya tidak mengetahui apa gejala saat seseorang khawatir yang membuat Kang-chul frustrasi. Si-mok seketika bergegas keluar ketika Yeo-jin memberi tahu dia bahwa ada pesan dari pelakunya.

2 jam sebelumnya di mana pesan di kirim pelakunya. Polisi di perlihatkan buktinya. Ini foto darah di dasi milik Dong-jae, terlihat nampak darah segar. Yeo-jin bertnaya terhadap Jang lokasi petugas Segok. Si-mok datang di pengarahan polisi yang membuat petugas kesal.

Head Choi merasa seluruh kepolisian merasakan kritik dan dia merasa khawatir jika itu salah satu dari tanggung jawab mereka sendiri. Ada banyak tekanan terhadapnya sekarang yang diberitakan di media dan juga pelakunya sedang menggodanya.

Pengacara Ju-seon memberi kabar yang terbaru terhadap Mrs Lee Yeon-jae mengenai Head Choi. Ju-seon membuatnya sadar dia akan mendapati head dari kantor timur sebelah. Dia selanjutnya mengetahui Hanjo Engineering akan segera di audit. Dia merasa curiga kantor keluar untuk menangkap Hanjo.

Detektif Jang menunjukkan istri Dong-jae dasi berdarah dan juga ingin verifikasi bahwa itu milik Dong-jae. Dia benar-benar merasa patah hati namun dia perlu memverifikasinya untuk penyelidikan.

Ketika dia pergi, dia mendengar istrinya berbicara di handphone mengenai polisi sehingga dia meminta catatan telepon. Jang jelas mempunyai kecurigaannya. Yeo-jin dan Si-mok membicarakan mengenai dasi itu lagi dan juga bertanya-tanya mengapa mereka mengirimkannya dengan darah.

Salah satu penyidik menyatakan tidak ada banyak lantai kayu seperti itu lagi ketika mereka berusaha merangkum situasi di foto. Yeo-jin pun bertanya-tanya apakah Dong-jae kini telah meninggal, ada banyak diskusi mengenai apakah ini terkait masalah keluarga.

Si-mok, Yeo-jin dan polisi melihat pernyataan yang tulisan tangan dari petugas Segok dan juga berusaha menganalisis dan mengkonfirmasi tulisan dari pesan yang tertulis pelakunya. Usa itu, Yeo-jin memperbarui kemajuan investigasi hilangnya Dong Jae.

Head Choi ingin mengumpulkan reporter dan memberi tahu kepada mereka bahwa mereka salah megnatakna itu merupakan polisi. Yeo-jin menunjukkan sebuah pesan pelakunya. Captain Baek merasa kesal dengan pengarahan berita dan juga pergi keluar untuk menghadapi seseorang namun dia di hentikan.

Ketika mengadakan pertmeuan dengan Head Choi, Yeo-jin menerima pesan dari Detektif Jang mengenai Su-hang, salah satu petugas yang bekerja di kantor polisi Seok, dia mendapati resume-nya dan toko tempat dia bekerja tepat usai di bebaskan.

650 meter dari tempat kejadian, selain itu toko tersebut milik pamannya, mantan Head Station Dongducheon. Head Choi perlu memeriksa kembali alibi. Ketika Yeo-jin pergi memeriksa file, Head Choi kabur ketika dia seketika menyadari dia pergi menuju kantornya.

Yeo-jin pergi menuju laci kedua Head Choi namun kemudian kepala suku menghentikannya. Dia mendapati file tersebut sendiri sambil terlihat bingung. Si-mok mendapati list situs web yang di kunjungi Dong-jae jadi dia memeriksa daftarnya.

Dia melihat artikel berhubungan dengan kematian Gwang-su. Dia memfilter berapa banyak artikel berkaitan dengan Kwang-su dan rentang waktu dia mengunjungi situs itu.

Si Mok melihat lokasi GPS Dong-jae dan juga menanyakan informasi mengenai Highway 45, Geumnam-ri di salah satu laporan kasus tersebut. Si-mok menuju jalan raya dan flash back menyusul: seorang sopir truck mendapati Kwang-su tewas. Polisi datang dan juga menyelidiki serta tidak merasakan denyut nadi. Si-mok melihat foto pengacara yang duduk di setir.

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.