Stonehenge, Saksi Bisu Sejarah Negara Inggris

oleh -114 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Selama berabad-abad, Stonehenge telah menjadi saksi bisu terbentuknya Kerajaan Inggris. Formasi batuan yang bersejarah ini pun jadi destinasi impian traveler. (cva)

Awalnya Inggris Raya satu daratan dengan Eropa hingga berakhirnya Zaman Es pada 8000 SM. Akhirnya Inggris terpisah selat dengan Eropa hingga saat ini.

Saat Inggris memasuki Zaman Batu (Neolitikum) pada tahun 3000 SM, masyarakat mulai mengenal pertanian. Salah satu buktinya adalah Stonehenge yang dibuat Bangsa Beaker pada tahun 2500 SM.

Lokasi

Lokasinya terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekitar 13 Km barat laut Salisbury. Untuk menuju ke lokasi, bisa menggunakan mobil pribadi dari pusat London kurang lebih 80 km atau 1 jam perjalanan.

Tapi bagi yang takut nyasar, bisa ikut paket travel yang menjamur di setiap sudut London. Sepanjang jalan, hamparan tanah menghijau sangat sayang dilewatkan. Jadi jangan sampai tertidur ya!

Sejarah

Stonehenge merupakan lingkaran batu tegak yang berada di dalam lingkup tembok tanah. Hingga saat ini, masih jadi perdebatan kapan Stonehenge ini berdiri.

Stonehenge berasal dari kata Stone dan Henge. Stone berarti batu, sedangkan Henge berarti lingkaran. Arkeolog mendefinisikan henge sebagai tembok tanah yang berbentuk melingkar dan terdapat parit di dalamnya.

Sebagai salah satu situs megalitikum yang paling terkenal di dunia, kawasan wisata Stonehenge telah tertata dengan apik. Setiap mobil dan bus wisatawan, wajib parkir kurang lebih 5 km dari lokasi.

Pengunjung lalu diarahkan ke sebuah gedung tiket box yang juga menjadi cafe, terminal hingga market marchandise. Dari gedung tiket itu, semua wisatawan menggunakan bus kurang lebih 10 menit ke lokasi Stonehange.

Bus datang kurang dari 10 menit dengan on time sehingga wisatawan tidak perlu khawatir. Ada juga sebuah museum terbuka yang menggambarkan Inggris di masa Neolitikum dengan rumah-rumah adat Inggris pada masa prasejarah itu.

Sangat sempurna minum kopi dengan ginger cake untuk menghangatkan badan sambil melihat hamparan menghijau di Stonehenge.

Di masa pandemi Corona, tempat ini ditutup oleh otoritas setempat. Semoga pandemi segera berlalu ya traveler!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.