Uang Ternyata Bisa Kok Membeli Kebahagiaan!

oleh -89 views
Menciptakan kebahagiaan

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kita mungkin sering mendengar pernyataan “uang bukanlah segalanya” atau “uang tidak dapat membeli kebahagiaan”. Nah! Sedikit berbeda dari hal-hal tersebut, pada bagian ini saya akan membagikan tentang bagaimana uang bisa membeli kebahagiaan yang kita rasakan. (herdi)

Baca Juga : The Science of Happiness! Menciptakan Kebahagiaan

Ini Bukan Tentang Seberapa Banyak Uang yang Kita Miliki

Menurut buku “Happy Money” karya Elizabeth Dunn dan Michael Norton, ternyata hampir di seluruh dunia, besarnya penghasilan kita hanya sedikit berpengaruh terhadap kebahagiaan. Yang jauh lebih berpengaruh adalah bagaimana cara seseorang membelanjakan uang yang mereka miliki, itulah yang kemudian bisa menciptakan kebahagiaan.

Untuk Apa Uangnya Di Belanjakan Agar Bisa Bahagia?

Membeli Pengalaman Baru yang Baik

Uang tidak dapat membeli kebahagiaan mungkin salah, tapi juga tidak sepenuhnya benar. Kita dapat menukar uang dengan hal-hal membuat kita lebih nyaman bahkan bahagia. Salah satu contohnya adalah dengan membelanjakan uang tersebut menjadi sebuah pengalaman. Entah itu mengunjungi tempat baru atau sesuatu yang berkesan. Ingatan akan pengalaman inilah yang dapat memunculkan kebahagiaan di kemudian hari.

Uang dapat Membeli Waktu Berharga Dengan Orang Terdekat

Selain pengalaman, uang juga bisa kita tukar dengan “quality time” atau waktu berharga dengan orang – orang terdekat. Waktu adalah sesuatu hal yang terbatas, ketika kita kehilangn maka tidak akan bisa kembali dan hanya bisa kita sesali. Uang yang di pergunakan dengan baik akan bisa membuat kita focus pada hal yang penting dan berharga seperti pasangan, keluarga, passion, dan juga impian yang ingin di capai.

Membagikan Uang Lebih Membahagiakan Dari Pada Menerimanya

Jadi, selain dapat membeli pengalaman dan waktu, uang juga bisa kita pergunakan sebagai cara berbagi dan membuat orang lain ikut bahagia karena hal tersebut. Dengan melihat orang lain bahagia, kita bisas merasakan dampak baik, kepuasan, dan berbagai emosipositif lainnya.

Ketika Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan

Salah satu alasan mengapa lebih banyak uang tidak selalu sama dengan lebih banyak kebahagiaan adalah kecenderungan yang disebut Bryan-Podvin sebagai “penjahat gaya hidup”. Artinya, ketika Anda menghasilkan lebih banyak uang, pengeluaran Anda sering kali naik.

Misalnya, Anda mungkin menghabiskan uang untuk hal-hal seperti keanggotaan country club atau makan malam di restoran yang lebih mahal. Jika ini terjadi, Anda mungkin merasa tidak memiliki cukup uang meskipun Anda mendapatkan gaji yang cukup besar.

Kebahagiaan juga tergantung pada seberapa banyak Anda harus bekerja untuk menghasilkan uang itu. “Anda mungkin menarik 3,4 Miliar Rupiah, yang secara teori terdengar bagus, tetapi jika Anda bekerja 80 jam seminggu dan tidak dapat menikmati uang yang Anda hasilkan, lalu apa gunanya?” kata Bryan Podvin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.