Alur Singkat Blue Birthday Episode 6

oleh -117 views
blue birthday

Alur Singkat Blue Birthday Episode 6

Alur Singkat Blue Birthday Episode 6 – Harin kembali ke masa depan, Harin merasa senang sebab Hyemin tidak meninggal namun segera dia kembali sedih usai mendapatkan fakta Seojun yang kembali meninggal. Esok hari Harin menemui Eunseong untuk meminta berkas polisi mengenai kematian Seojun di tahun 2011. (Dheva)

Harin mendapati fakta bahwa tidak adanya autopsi terhadap tubuh Seojun sebab orang tua Harin menolak. Ia lalu melihat daftar panggilan pesan Seojun dan di list terakhir adalah Harin. dengan status sebagai pengirim. Harin mengingat saat itu di tahun 2011 jelas bahwa Seojun sebagai pengirim sementara Harin penerima pesan. Kemudian Harin mulai curiga.

Harin lalu bertemu dengan Ibu Seojun di taman. Ibu Seojun menyerahkan barang-barang milik Seojun kepada Harin. Dan di dalamnya terdapat handphone Seojun. Ibu Seojun mengatakan bahwa untuk pertama dan terakhri kalinya Seojun membicarakan temannya dan itu adalah Harin.

Di masa lalu saat Seojun makan bersama dengan Ibu Seojun, dia menceritakan pertemanan dia dengan Harin lebih dari 10 tahun. Namun sifat Harin tidak pernah berubah. Seojun mengungkapkan kepada ibunya bahwa dia menyukai Harin.

Di rumah Harin membuka handphone Seojun. Harin membuka pesan terakhir Seojun untuk Harin yang berisikan bahwa aku akan telat, minumlah minuman yang kusiapkan. Tunggu aku.

Harin mulai curiga, terutama dia menemukan dalam berkas tertulis bahwa tidak ada bekas luka yang meragukan di sini yang di artikan bahwa Seojun menyayat pergelangan tangannya tanpa ragu.

Harin memutuskan untuk kembali ke tahun 2011 dengan membakar foto.
Di Bulan Mei 2011, Harin menarik Sujin untuk menemaninya menemui Seojun di kelasnya. Namun segera dia mendapati kelas itu kosong sebab mereka sedang berada di lapangan sedang berolahraga.

Harin dan Sujin duduk menyaksikan anak laki-laki bermain basket. Mereka terpaku dengan salah satu siswa aneh Kim Shin-oh. Saat itu Seojun bersiap untuk menembak bola ke dalam ring namun Shin-oh yang tidak suka menabrakkan tubuhnye ke arah Seojun sehingga Seojun terjatuh membuat tangan kirinya terkilir.

Eunseong dan Uiyong marah kepada Shin-oh. Namun Seojun menenangkan mereka dan dia meminta Shin-oh untuk berhati-hati dalam bermain. Sebelum Shin-oh pergi dia mengatakan kepada Seojun sebagai pria yang menyebalkan.

Seojun bersiap untuk ke ruang kesehatan, dia di hampiri Harin yang marah kepadanya sebab tidak bisa menjaga tubuhnya sampai orang lain mencelakakan dia. Kemudian Seojun bertanya kepadanya mengapa dia marah. Seojun kemudian di temani Harin menuju ruang kesehatan.

Disana, perawat mengatakan kepada mereka bahwa Seojun beruntung yang terkilir tangan kiri. Namun harin mengatakan itu bukan keberuntungan sebab Seojun adalah kidal.

Segera disini Harin menjadi curiga mengenai kematian bunuh diri Seojun. Bagaimana bisa Seojun yang tangan kirinya terkilir bisa menyayat tangan kanannya dan lukanya rapi sebab melukai tanpa ragu.

Ketika mereka keluar, Harin mengingat kejadian di hari ulang tahun Harin, ketika pagi hari Harin meminta hadiah untuk ulang tahunnya. Namun Seojun justru memberikannya kunci bahwa Harin yang akan membawa sepedanya sebab dia tidak bisa karena cedera.

Harin segera meyakini bahwa Seojun dibunuh bukan bunuh diri. Terutama dia melihat Seojun membuka penutup minuman dengan tangan kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.