Alur Singkat Itaewon Class Episode 8

oleh -193 views
itaewon class

Alur Singkat Itaewon Class Episode 8

Alur Singkat Itaewon Class Episode 8 – Ketua memberi tahu Sae-ro-yi menemuinya di Jangga dan usai menutup telepon, Sae-ro-yi menyampaikan kabar buruk tersebut yang lain. Kelompok ini hancur mendengar mereka akan dipaksa untuk keluar dari rumah mereka dan juga itu berita yang memaksa Yi Seo menyerbu dengan jijik. (Dheva)

Esok hari Sae-ro-yi bertemu Ketua dan juga mereka berbicara bisnis. Dia meminta Sae-ro-yi untuk membebaskan Geun Soo sehingga dia tidak bekerja di DanBam lagi namun Sae-ro-yi tegas mengatkaan kepadanya itu terserah putranya untuk memutuskan.

Ketua memberi tahu dia bahwa dia hanya membeli pub guna menunjukkan kekuatan. Ketua menyuruh Sae-ro-yi berlutut meminta maaf namun dia menolak, menjelaskan padanya ini bukan mengenai uang dan merujuk terhadap contoh pertama bertahun-tahun lalu saat ayahnya menjelaskan kepadanya dia bangga mengenai dia sebab tidak sujud.

Ketika dia berjalan keluar, Ketua memberi tahu dirinya bahwa dia akan menyesali tindakan dirinya namun Sae-ro-yi mencemooh ancaman tersebut, memperingatkan Ketua suatu saat Ketua akan berlutut meminta maaf di akhir pertarungan ini.

Di DanBam, Sae-ro-yi menggalang pasukan berbicara terhadap mereka mengenai situasi ketika Yi Seo kembali ke ruangan usai menyerbu keluar. Usai mendengar berita itu, Soo Ah berhadapan Ketua mengenai keputusannya membeli gedung tempat DanBam berada, menganggapnya sebagai keputusan emosional dan mempertanyakan motifnya, terutama mengingat semua dia lakukan hingga saat ini telah sangat di ukur dan juga di kendalikan.

Usai makan bersama, Tony dan Seung Kwon memimpin kelompok menuju club bersama, Sae-ro-yi membawa Geun Soo menuju samping berbicara, di mana dia mengakui masalahnya tidak bersamanya. Geun Soo meminta maaf terhadap apa yang keluarganya lakukan terhadapnya dan ini mengakibatkan pelukan sangat emosional di antara keduanya.

Sementara Tony Kim mengalami masalah di klub saat penjaga meyakini dia orang Afrika. Ini di perburuk Yi Seo yang menyebutkan dia tidak dapat menjadi orang Korea sebab kulitnya yang gelap. Di pagi hari kelompok melihat pintu masuk klub dengan tulisan semprotan mengenai bahwa klub rasis.

Sae-ro-yi muncul dengan cat padanya menuju Ho Jin di mana mereka mendiskusikan strategi bisnis akan datang. Dia segera berbicara dengan Min Jung, meminta mengambil saham di perusahaan. Sementara Geun Soo memutuskan keluar dari DanBam memohon kepada ayahnya meninggalkan Sae-ro-yi sendirian.

Yi Seo mengambil tangannya menyaksikan saat matanya menyala, menyuruhnya untuk pergi. Di lantai bawah, Group menyadari Tony Kim belum juga muncul untuk bekerja. Lebih buruk lagi Yi Seo acuk tak acuh pada hal ini dan terus meyakinkan Geun Soo berhenti.

Sae-ro-yi marah melempar lencan Yi Seo ke lantai memintanya untuk berhenti dari DanBam. Dia segera mengajukan permohongan mengenai keuntungan namun Sae-ro-yi membalas menjelaskan kepadanya bukan bagaimana dia ingin menjalankan bisnisnya.

Dia mengatakan padanya bahwa mereka tidak memiliki alternatif selain Sae-ro-yi berteriak di wajahnya, menjelaskan padanya dia akan membeli sebuah bangunan. Sementara Tony Kim mengalami masalah dengan warna kulitnya dengan dia berjuang mendapatkan bukti dari ayah.

Yi Seo memasang pos medsos mengenai rasisme di klub dan saat dia menunjukkan ini, Tony kembali memberi tahu mereka semua bahwa dirinya adalah orang Korea. Namun dia bukan penduduk resmi Korea namun dia berjanji berusaha dan menemukan ayahnya agar dapat memperbaiki situasi ini.

DanBam di tutup namun Sae-ro-yi tetap setia terhadap ucapannya dan membeli bangunan. Itu sesuatu yang menghentikan langkah Ketua di jalurnya ketika dia menyadari Sae-ro-yi sekali lagi selangkah di depan. Saat dia segera memahami dari orang yang lalu lalang, setiap orang membeli bangunannya sebelum dia telah gagal.

Di mana orang lain telah gagal Sae-ro-yi menginginkan untuk berhasil. Episode berakhir Soo Ah berbicara dengan Sae-ro-yi mengenai Yi Seo dan juga bagaimana dia membutuhkannya membantu pertumbuhan bisnis.

Ketua mempunyai rencana pertemuan dengan siapapun selain Yi Seo itu sendiri. Ketika dia berjalan ke ruangan, senyum licik Yi Seo mengisyaratkan apakaha Yi Seo akan mengkhianati Sae-ro-yi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.