Alur Singkat Lovestruck In The City Episode 5

oleh -86 views
lovestruck in the city

Alur Singkat Lovestruck In The City Episode 5

Alur Singkat Lovestruck In The City Episode 5 – Episode ini kita menyelami efek usai putus yang menyakitkan dan apa yang harus di lakukan dengan kenangan anda pegang erat dengan orang tersebut. Secara khusus, kita memulai 3 tahun lalu dimana kita mengikuti Kang-geon dan kekasihnya. Mantan kekasih karena mereka sudah putus. (Dheva)

Di tempat umum, dia memintanya melepaskan sepatu, kaus kaki dan juga jumpernya. Ini malam yang dingin dan dia terpaksa meregangkan tubuh dan berlari di tempat melakukan pemanasan.

Tetapi, dia kebetulan bertemu sesama pemain sepak bola untuk tim sekolah menegah lamanya yaitu Dongsik. Dia mengguncang dengan jumper dan juga sepatu untuk dia. Mengingat kebetulan yang gila ini, mereka pada akhirnya mabuk bersama-sama.

Sementara, kita melihat sekilas pertemuan dari Kyeungjun dengan Rin-ih usai putus untuk mengembalikan barang-barangnya. Dia menolak membuang pernak perniknya dan mengakui, dengan sekotak barang-barang mereka di tangannya, bahwa dia tidak menginginkan putus.

Dia mencairkan fasadnya yang dingin dan meyakinkannya mendengarkannya. Dengan telinga kelinci dan juga aksi melompat konyol yang lucu, dia ingat betapa menyenangnkannya mereka bersama dan juga setuju memberinya kesempatan lagi.

Dalam flash back lain, kita melihat Jaewon dan Seon-ah berfoto bersama dan menikmati waktu di tepi pantai. Fase bulan madu mereka yang berjalan lancar sebab pasangan ini terus bergaul bersama sangat baik.

Namun setelah kita mengetahuinya, Seon-ah mempunyai ketiga kameranya dan usai mereka putus, menjualnya. Berbicara pada kamera saat ini, Jaewon meninggalkan pesan menanyakan dengan tepat apa yang dilakukan Seon-ah dengan uang itu.

Walaupun dia mengaku marah, dia juga memintanya menghubunginya juga. Bagaimanapun, Kang Geon sebenarnya tinggal bersama Eun-oh dan melihat gulungan kamera di lemar es. Dia protektif pada mereka dan dia pada akhirnya pergi untuk mengembangkannya.

Seperti telah di takdirkan, Jaewon menghubungi pemilik toko meminta fotonya di kembangkan. Namun, mengingat Eun-oh ada di sana mengembangkan tumpukannya sendiri, dia memberi tahu Jaewon untuk kembali esok hari.

Usai menutup telepon, dia melirik Eun-oh dan melihat foto sedang di kembangkan langsung mengenali Jaewon. Eun-oh pulang dan melihat-lihat berbagai foto dia kembangkan, Jaewon mengakui dia sebenarnya tidak memberikan kameranya.

Faktanya dia benar-benar membawa tas kameranya di hari itu di bandara namun Jaewon berasumsi dia akan bertemu dengannya lagi sehingga tidak mengatakan apapun.

Ketika kita segera mengetahuinya, dia meninggalkan pesan suara untuk dia saat mereka seharusnya bertemu, menjelaskan kepadanya bahwa mereka tidak boleh bertemu lagi dan juga mengakui bahwa mencuri kamera niatnya selama ini. Sepertinya tidak benar dan Jaewon juga yakin ada lebih banyak hal terjadi di sini daripada yang terlihat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.