Berikut Adalah Fakta Menarik Kemerdekaan Republik Indonesia

oleh -69 views
Kemerdekaan

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 bertempat di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta Pusat telah terjadi suatu peristiwa yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu terjadinya peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI. Pada saat itu presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno beserta wakilnya Drs. Moh Hatta membacakan teks proklamasi. Pengibaran bendera merah putih menyebabkan informasi mengenai kemerdekaan Indonesia menyebar ke seluruh pelosok negeri melalui siaran radio secara bertahap. (mrg)

Melansir dari Ketiks.com Peristiwa yang melatar belakangi Proklamasi Kemerdekaan adalah jatuhnya bom atom di Hiroshima pada 7 Agustus 1945 dan Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Pada hari yang sama dengan jatuhnya bom atom Nagasaki, Jepang, perwakilan Indonesia, yaitu Sukarno, Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat  bertemu Marsekal Terauchi dalam rangka mendengar kabar akan Jepang.

Pada 12 Agustus 1945, Marsekal Terauchi mengabarkan kepada Soekarno, Hatta, dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang berjanji untuk memberikan kemerdekaan kepada Republik Indonesia. Mendegar kabar tersebut, Soekarno, Hatta, dan Radjiman kemudian pulang ke Indonesia pada 14 Agustus 1945. Saat itu juga, Sutan Sjahrir, Wikana, dan Darwis mendapatkan informasi dari radio BBC bahwa Jepang resm menyerah kepada Sekutu.

Hal tersebut, kemudian mendorong para golongan muda untuk mendesak Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan. Namun, golongan tua menolak dengan alasan menghindari terjadinya pertumpahan darah dalam peristiwa proklamasi.

Pagi tanggal 16 Agustus 1945, rapat PPKI tidak terlaksana lantaran terjadi peristiwa Rengasdengklok, penculikan Soekarno dan Hatta oleh golongan muda.  Achmad Subardjo  berinisiatif bertemu dengan perwakilan dari golongan muda. Kedua golongan tersebut akhirnya bersepakat untuk mendeklarasikan kemerdekaan di Jakarta. Achmad Soebardjo beserta golongan tua lainnyakemudian  menjemput Soekarno dan Hatta di Rengasdengklok untuk dibawa ke Jakarta.

Lalu ini beberapa fakta unik yang terjadi saat peristiwa proklamasi kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 dilansir Ketiks.com sebagai berikut:

1. Hari Istimewa

Dikutip dari laman Kebudayaan Kemendikbud, peristiwa proklamasi jatuh pada hari Jumaat bertepatan dengan bulan Ramadhan 1366 H.

2. Jepang berniat merampas foto Proklamasi

Menurut laman ITS, fotografer Ipphos, France Mendoer mengabadikan momen proklamasi kemerdekaan Indonesia. Jepang ingin merampas film foto milik Mendoer. Mendoer berbohong dan mengatakan jika negatif film sudah jatuh ke tangan barisan pelopor. Sebenarnya, Mendoer menyembunyikan negatif film foto tersebut di bawah pohon halaman kantor Asia Raja.

Baca juga : Museum Sumpah Pemuda Gelar Pameran Virtual

3. Palestina mengakui kemerdekaan Indonesia

Pada 6 September 1944, seorang Mufti dari Palestina bernama Syekh Muhammad Amin menyuruh negara-negara Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Republik Indonesia.

4. Presiden Soekarno yang sedang sakit

Mengutip dari laman Antaranews, Presiden Soekarno tertidur pulas karena sedang sakit malaria dua jam sebelum pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

5. Bukan suara asli dan penyebaran sembunyi-sembunyi

Rekaman Proklamasi yang tersebar sampai ke pelosok negara bukan rekaman asli pembacaan Proklamasi, tetapi rekaman ulang Spekarno di RRI Jakarta pada tahun 1951. Penyebaran berita kemerdekaan Indonesia harus secara sembunyi-sembunyi  melalui perangkat miliki kantor berita Domei.

6. Naskah asli dan naskah ketikan

Naskah asli merupakan hasil tulisan tangan Sukarno tanpa adanya tanda tangan. Sedangkan, naskah proklamasi yang telah tertandangani adalah hasil ketikan Sayuti Melik. Fakta lain mengatakan, naskah asli ditemukan oleh seorang wartawan BM Diah di tempat sampah. Naskah tersebut baru dikembalikan kepada negara setelah 46 tahun lamanya.

Sumber : Ketiks.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.