Cyberbullying! Kenali Bentuk-Bentuknya dan Alasannya

oleh -74 views
cyberbullying

ZETIZEN RADAR CIREBON – Cyberbullying mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk merugikan orang lain. Ini biasanya melibatkan penggunaan Internet, tetapi juga dapat terjadi melalui ponsel (misalnya, intimidasi berbasis teks). Media sosial adalah salah satu saluran utama di mana cyber bullying terjadi, termasuk Facebook, Instagram, Tik Tok, Snapchat, dan banyak lagi. (herdi)

Definisi

Cyberbullying adalah penggunaan teknologi digital yang berulang dan disengaja untuk menargetkan orang lain dengan ancaman, pelecehan, atau penghinaan publik.

Cyberbullying memanfaatkan teknologi digital, yang berarti bahwa kebanyakan orang menindas atau ditindas melalui perangkat seluler, tablet, atau komputer mereka.

Bentuk-bentuk Cyberbullying

Apa saja macam-macam bentuk cyberbullying? Di bawah ini adalah jenis-jenis cyberbullying yang ada.

  • Flaming: Flaming mengacu pada penggunaan bahasa yang menghasut tentang seseorang atau menyiarkan pesan ofensif tentang mereka dengan harapan menimbulkan reaksi. Salah satu contohnya adalah penggunaan frasa “Crooked Hilary” atau “Sleepy Joe Biden” oleh Donald Trump.
  • Outing : outing melibatkan berbagi informasi pribadi atau memalukan tentang seseorang di Internet. Jenis cyberbullying ini biasanya terjadi dalam skala yang lebih besar daripada satu lawan satu atau dalam kelompok yang lebih kecil.
  • Trolling: Trolling mengacu pada memposting konten atau komentar dengan tujuan membuat orang memiliki reaksi online yang memalukan. Dengan kata lain, troll akan mengatakan sesuatu yang menghina atau menyinggung tentang seseorang atau kelompok, dengan tujuan untuk membuat orang gusar.
  • Pemanggilan Nama: Pemanggilan nama melibatkan penggunaan bahasa yang menyinggung untuk merujuk ke orang lain. Laporan menunjukkan bahwa 42% remaja mengatakan bahwa mereka telah dipanggil dengan nama yang menyinggung melalui ponsel mereka atau di Internet
  • Menyebarkan Rumor Palsu: Cyberbullies yang menyebarkan rumor palsu mengarang cerita tentang individu dan kemudian menyebarkan kebenaran palsu ini secara online. Dalam laporan yang sama, 32% remaja mengatakan bahwa seseorang telah menyebarkan desas-desus palsu tentang mereka di Internet
  • Mengirim Gambar atau Pesan Eksplisit: Cyberbullies juga dapat mengirim gambar atau pesan eksplisit tanpa persetujuan korban.
  • Cyber ​​Stalking/Pelecehan/Ancaman Fisik: Beberapa pelaku cyberbullying akan berulang kali menargetkan orang yang sama melalui cyberstalking, pelecehan cyber, atau ancaman fisik. Dalam laporan yang sama, 16% remaja melaporkan telah menjadi korban ancaman fisik di Internet.

Mengapa Orang Melakukan Cyberbully?

Mengapa orang melakukan cyberbullying? Ada banyak faktor berbeda yang menyebabkan seseorang menjadi cyberbully.

Masalah Kesehatan Mental

Cyberbullies mungkin hidup dengan masalah kesehatan mental yang berhubungan dengan bullying mereka atau memperburuknya. Contohnya termasuk masalah dengan agresi, hiperaktif atau impulsif, serta penyalahgunaan zat.

Selain itu, mereka yang memiliki ciri kepribadian yang menyerupai “dark tetrad” narsisme atau psikopati mungkin berisiko mengalami cyberbullying.

Korban Bullying

Penindas dunia maya terkadang menjadi penindas setelah mengalami penindasan maya itu sendiri. Dengan cara ini, mereka mungkin ingin merasa lebih memegang kendali atau menyerang setelah merasa menjadi korban dan tidak mampu membalas penindas aslinya.

Hasil Konflik atau Perpisahan

Cyberbullying yang terjadi antara dua orang yang sebelumnya berteman atau dalam suatu hubungan dapat di picu oleh konflik dalam persahabatan atau putusnya hubungan. Dengan cara ini, jenis cyberbullying ini dapat dilihat sebagai didorong oleh balas dendam atau kecemburuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.