Mengenal Tentang Gangguan Mental Agitasi Depresi

oleh -130 views
agitasi depresi

ZETIZEN RADAR CIREBON – Agitasi Depresi (AD) adalah jenis depresi klinis yang relatif parah yang menggabungkan kesedihan yang terus-menerus, pesimisme, energi rendah, dan suasana hati yang rendah atau “kosong” dari depresi khas dengan gejala gelisah seperti lekas marah, cemas, gelisah, berbicara berlebihan, gelisah, dan/atau ledakan kemarahan. (herdi)

Kondisi kesehatan mental ini juga dapat di sebut sebagai unipolar, keadaan campuran, fitur campuran, mania campuran, depresi dengan agitasi psikomotor, atau depresi episode campuran.

Umumnya, seseorang dengan agitasi depresi mengalami malaise intens, kekurangan energi, keputusasaan, dan apatis depresi khas serta dorongan untuk bertindak, yang sering di nyatakan dalam perilaku tidak stabil, insomnia, suasana hati negatif, dan mudah marah.

Sementara gejala-gejala ini juga dapat terjadi pada depresi, bagi mereka yang mengalami gangguan masalah-masalah ini lebih menonjol dan menetap.

Gejala Agitasi Depresi

Tanda dan gejala umum dari Agitasi Depresi akan mencakup beberapa gejala khas depresi, seperti:

  • Depresi atau suasana hati yang rendah
  • Kelelahan
  • Merasa tidak berharga, malu, kosong, atau bersalah
  • Insomnia atau terlalu banyak tidur
  • Kurang energi, motivasi, dan minat pada hal-hal yang sebelumnya di minati
  • Menurunkan atau menambah berat badan dan/atau makan lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya
  • Pesimisme
  • Kesedihan
  • Ide atau upaya bunuh diri

Penyebab Agitasi Depresi

Seperti banyak kondisi kesehatan mental, penyebab atau pemicu agitasi depresi adalah kompleks dan di perkirakan muncul dari kombinasi faktor, termasuk keturunan, kimia otak, trauma masa kanak-kanak, tekanan emosional, faktor lingkungan, kondisi kesehatan mental komorbiditas, dan masalah lainnya.

Beberapa faktor risiko umum dan faktor yang berkontribusi untuk mengembangkan gangguan ini yang berikut:

  • Kehidupan keluarga yang disfungsional
  • Perasaan kehilangan
  • Merasa rendah diri, penyesalan, dan atau tidak berharga
  • Ketidakseimbangan hormone
  • Hipotiroidisme
  • Kondisi kesehatan mental lainnya, seperti gangguan bipolar, defisit perhatian dan gangguan hiperaktif (ADHD), dan gangguan kecemasan
  • Keterampilan koping yang buruk
  • Stres berkepanjangan
  • Peristiwa traumatis

Seringkali, mungkin ada kombinasi faktor yang berkontribusi pada perkembangan gangguan ini. Terkadang, penyebabnya mungkin tidak sepenuhnya jelas.

Perawatan Psikoterapi

Psikoterapi adalah bagian penting untuk mengobati semua jenis gangguan mood. Terapis Anda dapat membantu Anda mengidentifikasi pemicu Anda. Mereka juga akan membantu Anda mengembangkan mekanisme koping dan kebiasaan untuk membantu Anda mengelola gejala Anda.

Terapi perilaku kognitif (CBT) sering di gunakan untuk Agitasi depresi. Dalam CBT, terapis Anda akan meminta Anda membicarakan masalah dan perasaan Anda. Dan Anda akan bekerja sama untuk mengubah pikiran dan perilaku.

Jika di perlukan, terapis Anda dapat menggunakan teknik de-eskalasi, seperti:

  • berbicara dengan suara pelan dan lembut
  • memberimu ruang
  • menawarkan Anda tempat yang tenang untuk menenangkan diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.