Mengenal Tentang Paranoid Personality Disorder

oleh -123 views
paranoid personality disorder

ZETIZEN RADAR CIREBON – Paranoid Personality Disorder (PPD) di klasifikasikan sebagai jenis Eccentric Personality Disorder. Orang dengan eccentric personality disorder menampilkan perilaku yang mungkin tampak aneh atau tidak biasa bagi orang lain. Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, Edisi Kelima (DSM-5) juga menggunakan istilah gangguan kepribadian cluster A untuk menggambarkan gangguan kepribadian eksentrik seperti PPD. (herdi)

Seseorang dengan paranoid personality disorder sangat curiga terhadap orang lain, yang dapat mengganggu kehidupan dan aktivitas mereka sehari-hari. Mereka tidak mempercayai motif orang lain dan percaya bahwa orang lain ingin menyakiti mereka.

Gejala Paranoid Personality Disorder

Orang dengan paranoid personality disorder selalu waspada, percaya bahwa orang lain terus-menerus berusaha merendahkan, menyakiti, atau mengancam mereka. Keyakinan yang umumnya tidak berdasar ini, serta kebiasaan mereka untuk menyalahkan dan tidak percaya, dapat mengganggu kemampuan mereka untuk membentuk hubungan dekat. Berikut orang dengan gangguan ini:

  • Meragukan komitmen, kesetiaan, atau kepercayaan orang lain, percaya bahwa orang lain menggunakan atau menipu mereka
  • Segan untuk menceritakan kepada orang lain atau mengungkapkan informasi pribadi karena takut informasi tersebut akan di gunakan untuk melawan mereka
  • Tak kenal ampun dan menyimpan dendam
  • Sangat sensitif dan menerima kritik dengan buruk
  • Baca makna tersembunyi dalam ucapan polos atau penampilan santai orang lain
  • Merasakan serangan terhadap karakter mereka yang tidak terlihat oleh orang lain; mereka umumnya bereaksi dengan marah dan cepat membalas
  • Memiliki kecurigaan berulang, tanpa alasan, bahwa pasangan atau kekasih mereka tidak setia
  • Umumnya dingin dan jauh dalam hubungan mereka dengan orang lain, dan mungkin menjadi pengontrol dan pencemburu
  • Tidak dapat melihat peran mereka dalam masalah atau konflik dan percaya bahwa mereka selalu benar
  • Mengalami kesulitan untuk bersantai
  • Bermusuhan, keras kepala, dan argumentative

Apa yang Menyebabkan Paranoid Personality Disorder?

Penyebab pasti PPD tidak di ketahui, tetapi kemungkinan melibatkan kombinasi faktor biologis dan psikologis. Fakta bahwa PPD lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kerabat dekat dengan skizofrenia dan gangguan delusi menunjukkan hubungan genetik antara kedua gangguan tersebut (dapat di turunkan dalam keluarga). Di yakini juga bahwa pengalaman anak usia dini, termasuk trauma fisik atau emosional, berperan dalam perkembangan PPD.

Perawatan Psikoterapi

Perawatan untuk PPD biasanya berfokus pada membantu orang mengembangkan keterampilan mengatasi. Terapi sering berfokus pada membangun empati, kepercayaan, komunikasi, harga diri, hubungan sosial, keterampilan komunikasi, dan kemampuan koping umum.

CBT sering efektif dalam membantu individu menyesuaikan pola pikir yang menyimpang dan perilaku maladaptif. CBT adalah jenis perawatan psikoterapi yang membantu pasien memahami pikiran dan perasaan yang memengaruhi perilaku.

Selama pengobatan, orang belajar bagaimana mengidentifikasi dan mengubah pola pikir yang merusak atau mengganggu yang memiliki pengaruh negatif pada perilaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.