Alur Singkat Police University Episode 1

oleh -241 views
police university
KBS2

Alur Singkat Police University Episode 1

Alur Singkat Police University Episode 1 – Drama ini di mulai dengan detektif bernama Dong-man yang menyusup ke geng perjudian untuk menangkap geng judi ilegal the Yellow Suit. Dongman tidak mempunyai keterampilan berjudi yang memenuhi harapan dari Yellow Suit, sehingga dia kalah dalam pertandingan, dan Yellow Suit marah melempar Dong-man ke atas meja. Dong-man bangkit dan segera melarikan diri. (Dheva)

Di tempat lain, di hari pertandingan judo pria muda bernama Seung-beom menunggu kedatangan Seon-ho yang sudah seperti saudara. Seung-beom secara terbuka menyukai siswa perempuan Park Eunji. Dia ingin Seon-ho meretas siaran agar dia bisa mengatakan cinta kepada Eunji lewat siaran.

Seonho masuk ke dalam ruangan siaran, dia meretas kamera yang menerangi arena judo dan menunjukkan wajah Eunji, sehingga Seung-beom melihat dengan senang. Saat di ruangan, Seon-ho mendengar suara seorang gadis di lorong, dan gadis itu adalah Kang-hee.

Siswa itu memiliki kesempatan memenangkan medali perunggu namun pelatihnya meminta dia untuk berhenti sebab tangan Kang-hee cedera. Namun dia menolak mengatakan bahwa dia akan melakukan apa yang dia inginkan sekarang tanpa penyesalan.

Seonho memutar kamera bermaksud mendapatkan Close-up Eunji, namun Seon-ho justru menyoroti wajah dari Kang-hee. Seon-ho benar-benar jatuh hati pada Kang-hee pada pandangan pertama.

Kang-hee berdiri dengan ekspresi kekesalan usai kalah dari lawannya.
Seon-ho terus menatapa Kang-hee dengan kagum, namun segera dia di kejutkan kedatangan para penjaga yang masuk.

Seon-ho menjadi terkejut, meraih laptop dan berlari menuju arena. Secara bersamaan pesan muncul di layar yang bertuliskan “Aku mencintaimu, mari menjadi milikku. Kamu lebih berharga daripada medali”.

Pesan ini sebenarnya di maksudkan di tujukan pada Eunji dari Seung-bom, tetapi justru itu di tampilkan pada Kang-hee. Sehingga ini membuat Seun-bom kesal. Seon-ho bertabrakan dengan Kang-hee. Kang-hee menunjukkan tatapan yang membuatnya merasa bahwa Seon-ho jatuh cinta padanya.

Kang-hee melihat laptop Seon-ho, dia lalu melempar Kang-hee sejauh mungkin. Saat ini, Seon-ho mengingat masa lalu. Seon-ho yang masih muda kehilangan orang tuanya yang telah meninggal.

Dia di hampir teman orang tuanya bernama Yun Taek-il yang merupakan ayah dari Seung-bom. Taek-il mengajaknya untuk tinggal di rumah mereka. Sejak itu, Taek-il membesarkan Seon-ho seperti putranya sendiri.

Di sekolah, Wali kelas sedang melakukan konseling dengan dengan Seon-ho. Wali kelas merekomendasikan Seon-ho untuk masuk Akademi kepolisian. Seon-ho mencari Sosmed kanghee.

Dia mendapati Kanghee memposting foto mengatakan dia dalam perjalanan ke sekolah. Seonho mengunjungi akademi Kang-hee. Itu sekolah kejuruan akademi kepolisian. seon-ho tidak sengaja mengatahui impian Kang-hee menjadi seorang polisi. Namun di saat yang sama, Kang-hee melihat Seon-ho segera Seon-ho bergegas untuk pergi.

Di tempat lain, Dong-man menyamar sebagai pelanggan VIP dan menyusup kasino ilegal. Mereka menanam locator pada mesin yang mereka berikan.
Pemimpin tim Choi dari tim detektif 1 district Seoul memberi tahu Dong-man bahwa, di perlukan biaya 100 juta won untuk menyamar sebagai anggot VIP dari tempat perjudian ilegal.

Dong-man telah menggunakan mata uang virtual di dalam situs perjudian ilegal yang dia ikuti selama lebih dari setahun, namun Choi mengatakan bahwa sulit untuk tim investigasi dunia mayat untuk melacaknya.

Dong-man dan Seon-ho mengobrol di Black.net tanpa mengenal satu sama lain. Ia memiliki akun bernama Bird, dan Seon-ho dengan akun Yoon. Ada satu hal Dong-man minta kepada Seon-ho, dan itu program pelacakan balik akun online.

Seonho lalu emngirim file kepada Dong-man. Chul-jin datang menghampiri, melihat dan melaporkan lokasi terminal yang bergerak. Segera Dong-man meninggalkan kantor polisi untuk mengejar terminal itu yag mengarah sosok penjudi ilegal.

Di tempat lain, Taek-il bekerja sebagai operator radio melakukan perjalanan bisnis larut malam. Seon-ho melihat mereka pergi. Ayahnya sudah lama sakit gigi, namun dia tidak memiliki uang untuk berobat.

Dong-man burur-buru mengikuti lokasi titik GPS, mengatakan dia akan menjadi pengemis jika dia kehilangan 100 juta won untuk menangkap geng judi ilegal, sebab dia telah meminjam uan selain rumah kontrakan. Namun mobil Dong-man tergesa-gesa bertabrakan dengan mobil Seung-bom.

Rekan Dong-man yaitu Chul-jin di rawat di rumah sakit dan begitu pula sama halnya dengan Taek-il. Pemimpin tim Choi menyalahkan Dong-man atas kejadian ini, dia mengancamnya namun Dong-man melawan.

Taek-il di diagnosis menderita kanker kanker prostat stadium 1. Dokter memberi tahu dia bahwa operasi robot akan menelan biaya sebesar 7 juta won. Seung-beom dan Seon-ho kesulitan mendapatkan uang.

Saat ini Seon-ho melihat berita di tv bahwa penumpasan khusus terhadap prevelesni situs perjudian ilegal di mulai dan memikirkan cara untuk mendapatkan uang tersebut. Seon-ho meretas akun mata uang virtual yagn di gunakan pada situs perjudian.

Sementara Dong-man telah menerima pesna bahwa dia harus melunasi pinjaman bank secara penuh jadi kasusnya harus di selesiakan. Dongman menyerahkan pada Joo yang paham program traceback akun online yang di berikan oleh akun Se-ho, untuk di gunakan saat pindah ke akun utama sambil mengawasi akun virtual di situs perjudian.

Seon-ho telah berhasil meretas mencuri 7 juta won yang di butuhkan. di tempat lain pesan kesalahan muncul di komputer Joo mereka gagal meretas. Inspektus Joo memberi tahu Dong-man bahwa ada peretas lain yang memotong jalur mereka sehingga mereka gagal.

Taek-il keluar dari rumah sakit dengan uang yang di bawa anak-anak mereka usai operasi berjalan lancar. Kemudian Seung-beom dan Seon-ho datang ke kantor polisi untuk diinterogasi oleh Cheol-jin. ini terkait dengan pencurian uang di internet. Seun-ho mengatakan apakah salah mencuri uang dari orang-orang jahat.

Dong-man memberi tahu Seon-ho bahwa kejahatan Seung-beom dan Seon-ho akan mengakibatkan 3 tahun penjara sebab melangg UUIT. Taek-il masuk berlutut di hadapan Dong-man memohon padnaya untuk melepaskan mereka.

Dong-man melepaskan mereka berdua dengan merobek surat pernyataan untuk hukuman keduanya. Dong-man melihat Seon-ho, dia memperingatkan untuk tidak menunjukkan wajahnya di hadapannya lagi. Jika mereka bertemu lagi, dia akan menunjukkan apa yang benar-benar tentang artinya ketidakadilan.

Di hari tes masuk academy polisi, Kang-hee bersiap untuk melakukan wawancara dia mendekati Seon-ho yang terkejut. Di saat itu Nomor ujian Kang-hee dipanggil, Seon-ho memberi dia semangat.

Saat Kang-hee memalingkan wajah, dia tersenyum untuknya. Selanjutnya giliran Seon-ho untuk tes wawancara. namun dia segera menjadi terkejut, ketika salah satu pewawancara adalah Dong-man.

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.