Rekomendasi Game Anime yang Underrated di Steam (Part 1)

oleh -189 views
Game Anime

ZETIZEN RADAR CIREBON – Game anime adalah genre yang bisa dibilang sebagai fenomena unik dalam lingkungan pasar game. Tag ‘anime’ di Steam dan gaya visual khas yang sering dipakai dalam kartun-kartun Jepang bisa menjadi daya jual yang sering kali cukup untuk membuat game tersebut terkenal dalam kalangan penggemar game jejepangan, atau kasarnya, wibu. (mrg)

Namun, ada beberapa game anime yang berkualitas dan seru, namun tidak mendapat popularitas yang sama dengan game seperti Atelier Ryza atau Code: Vein. Hal tersebut sangat disayangkan, karena game-game underrated ini sebenarnya juga memiliki daya jual yang tinggi.

Nah, berikut ini adalah rekomendasi game anime yang underrated di steam yang patut kamu coba.

Quantum Protocol

Rekomendasi game anime underrated di Steam yang wajib kamu coba pertama adalah Quantum Protocol. Di tahun 2021, card game single player sudah langka, di luar card game roguelike seperti Slay the Spire. Jika kalian penggemar Tag Force PS2 seperti saya, dan kalian mencari experience yang sama, akan lebih baik jika kalian mainkan Tag Force lagi saja melalui emulator. Namun, di masa kekeringan ini, Quantum Protocol membawakan experience card game single player yang cukup menarik tanpa terlalu mengarah ke roguelike.

Selain gameplay, Quantum Protocol juga membawakan gaya visual yang menawan, dan waifu yang cantik-cantik. Tunggu apa lagi?

Little Witch Nobeta

Jika kalian mendengar kata “Dark Souls tapi anime”, kemungkinan game pertama yang kalian pikirkan adalah Code: Vein. Tapi, apakah kalian pernah dengar tentang Little Witch Nobeta?

Little Witch Nobeta adalah game anime soulslike yang dirilis resmi pada tahun 2020. Dalam game ini, kalian bermain sebagai seorang penyihir cilik bernama Nobeta, dan cara utama kalian mengalahkan musuh-musuh kalian adalah dengan berbagai macam sihir. Dibanding dengan Code: Vein, Nobeta menggunakan gaya visual yang lebih cerah, dan jalan cerita yang tidak terlalu dark.

Baca juga : Toby Gard Mengumumkan Game Baru Berjudul Dream Cycle

Azure Striker Gunvolt

2015 adalah tahun yang cukup ‘kekeringan’ bagi penggemar Mega Man. Game terakhir yang dirilis Capcom untuk seri tersebut adalah Mega Man 10 pada tahun 2010, dan keluarnya Keiji Inafune dari Capcom menjatuhkan harapan akan game Mega Man baru. Oleh karena itu, banyak studio lain yang berbondong-bondong untuk membuat “spiritual successor” Mega Man. Salah satunya adalah Azure Striker Gunvolt, yang terinspirasi oleh seri Mega Man Zero.

Dalam Azure Striker Gunvolt, pemain mengambil peran Gunvolt, yaitu seorang “adept” (basically mirip-mirip mutan dari X-Men) dengan kemampuan mengendalikan petir. Dengan karakter-karakter yang unik dan mudah disukai (apalagi main heroine-nya), sisi story Gunvolt tidak kalah kuat dari gameplay-nya.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.