Rekomendasi Game Anime yang Underrated di Steam (Part 2)

oleh -224 views
Game Anime

ZETIZEN RADAR CIREBON – Game anime adalah genre yang bisa dibilang sebagai fenomena unik dalam lingkungan pasar game. Tag ‘anime’ di Steam dan gaya visual khas yang sering dipakai dalam kartun-kartun Jepang bisa menjadi daya jual yang sering kali cukup untuk membuat game tersebut terkenal dalam kalangan penggemar game jejepangan, atau kasarnya, wibu. (mrg)

Namun, ada beberapa game anime yang berkualitas dan seru, namun tidak mendapat popularitas yang sama dengan game seperti Atelier Ryza atau Code: Vein. Hal tersebut sangat disayangkan, karena game-game underrated ini sebenarnya juga memiliki daya jual yang tinggi.

Nah, berikut ini adalah rekomendasi game anime yang underrated di steam yang patut kamu coba.

The House in Fata Morgana

Visual novel adalah salah satu genre yang paling marak dengan game anime. Baik visual novel yang berbau dating sim, maupun yang tidak, banyak sekali game visual novel yang menggunakan gaya visual anime. Untuk sukses dalam pasar seperti itu, sebuah visual novel harus memiliki keunikannya sendiri, dan saya merasa bahwa The House in Fata Morgana memiliki keunikan yang sangat kuat.

Saya tidak bisa jelaskan plotnya dalam artikel ini, karena hal tersebut akan termasuk spoiler. Jika kalian penasaran akan konsep ceritanya, maka kalian bisa cek video di atas.

Baca juga : Goodboy Galaxy Hadir di Gameboy Advance

CrossCode

Jangan tertipu oleh gaya visual pixel art-nya. Jika kalian mencari pengalaman single player dengan jalan cerita dan dunia yang mirip dengan anime seperti Sword Art Online atau Log Horizon. Serta juga memiliki gameplay yang seru dan tidak asal-asalan, maka CrossCode adalah game yang kalian tunggu-tunggu.

Dalam CrossCode, kalian bermain sebagai Lea, seorang android yang memiliki amnesia. Kalian akan bertualang di dalam dunia CrossWorlds, yaitu sebuah MMORPG virtual yang serupa dengan MMORPG di dunia Sword Art Online, atau The World dari .hack.

ICEY

Rekomendasi game anime underrated di steam yang terakhir adalah ICEY. Ada beberapa game yang menggunakan unsur “breaking the fourth wall” dalam membangun naratif, contohnya Undertale dan OneShot. ICEY adalah salah satu dari kumpulan game tersebut. Nilai jual utama dari ICEY adalah interaksi antara pemain dan narator, dan juga banyaknya ending yang bisa didapat tergantung dari apa yang pemain lakukan.

Selain unsur tersebut, gameplay ICEY juga mengedepankan aksi. Mirip dengan game seperti Devil May Cry. Pemain bisa unlock banyak serangan baru dalam ICEY, dan menggunakan moveset yang terus berevolusi.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.