RPG Baru Berjudul The Wayward Realms Tengah Dikembangkan

oleh -267 views
The Wayward

ZETIZEN RADAR CIREBON – Hingga kini, hanya ada beberapa seri game yang mampu menyamai level kualitas dan kesuksesan yang diraih seri Elder Scrolls yang memulai petualangannya di industri video game pada 1994 silam. Kini, masuk sebuah game baru berjudul The Waywards yang terdeskripsikan sebagai game yang berlatar di kepulauan dengan lebih dari 100 pulau. Yang menarik, game RPG itu merupakan hasil karya dari mantan sejumlah mantan developer Elder Scrolls. (mrg)

Pertama kali terumumkan pada 2019 kemarin oleh OnceLost Games. Julian LeFay, Ted Peterson dan Vijay Lakshman selaku pengembang baru-baru ini membagikan beberapa detail terkait game baru mereka. Bagi yang asing, mereka bertiga merupakan kreator asli seri Elder Scrolls yang memimpin pengembangan dua game pertama Elder Scrolls yaitu Arena dan Daggerfall.

Informasi terkait The Wayward Realms sendiri mereka bagikan melalui halaman resmi di Steam yang menampilkan trailer singkat berdurasi kurang dari satu menit dan beberapa screenshot. Selain penjelasan soal latar kepulauan dengan lebih dari 100 pulau. The Wayward Realms juga kabarnya akan memiliki kota-kota besar dengan ratusan hingga ribuan NPC. Selain lokasi-lokasi alam lain yang mereka bangun secara prosedural.

Baca juga : 3 Servant Limited Baru Mulai dari Berseker Hingga Rider di Event Baru Ini

The Wayward Realms nampaknya bakal mengadopsi sistem prosedural yang sebelumnya juga gunakan oleh karya LeFay, Peterson dan Lakshman lainnya yaitu Daggerfall, untuk membuat dunianya jadi lebih luas dan beragam.

Tidak hanya dunia dengan skala masif, The Wayward Realms nantinya juga akan memberi pemain beragam pilihan yang setiap pilihan memiliki dampak berbeda terhadap cerita. Dengan begitu, pemain satu dengan yang lainnya tidak akan merasakan pengalaman bermain atau kisah yang sama.

The Wayward Realms saat ini masih dalam tahap pengembangan dengan jadwal rilis yang belum mereka tentukan. OnceLost Games berharap jika game ini bisa rilis ke konsol, meski saat ini PC masih jadi platform yang mereka utamakan.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.