Starfish Prime, Uji Coba Ledakan Nuklir di Angkasa

oleh -408 views
Source: nuclearweaponarchive.org

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pada 9 Juli 1962 di Hawaii tengah malam, langit yang gelap gulita tiba-tiba menyala terang, seperti matahari kedua yang tiba-tiba muncul. Warna langit berubah menjadi hijau, lalu merah, dan perlahan kembali gelap, semua itu terjadi dalam hitungan detik. Kejadian itu terjadi tidak secara alami. Namun terjadi karena eksperimen nuklir bernama Starfish Prime. (Zhorif)

Source: Kirtland Air Force Base

Dalam perlombaan senjata saat masa-masa Perang Dingin, salah satu senjata yang di kembangkan secara intensif adalah nuklir. Senjata yang meratakan Hiroshima dan Nagasaki tersebut di kembangkan menjadi jauh lebih mematikan dengan daya ledak yang jauh lebih tinggi. Bahkan membuat daya ledak nuklir yang di jatuhkan di kedua kota Jepang tersebut terlihat seperti ledakan kecil.

Baca juga: Midnight Sun, Fenomena Matahari yang Bersinar di Malam Hari

Source: Getty Images (Ingo Tews)

Starfish Prime adalah salah satu uji coba nuklir dalam riset yang di lakukan Amerika Serikat. Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mencari tahu apa yang akan terjadi ketika nuklir di ledakkan di luar angkasa. Sebagai antisipasi jika Soviet melakukannya, Amerika Serikat setidaknya sudah siap dan mengetahui apa saja yang akan terjadi.

Source: New Atlas

Tes ini di mulai ketika roket Thor yang membawa nuklir dengan daya ledak 1,4 megaton di luncurkan dari Johnston Atoll. Nuklir tersebut di ledakkan pada ketinggian 400 kilometer, dan ledakan tersebut menghasilkan EMP, jauh lebih besar dari perkiraan. Membuat beberapa daerah di Hawaii dan bahkan Selandia Baru mengalami kerusakan listrik.

Baca juga: Northern Lights, Pillar Cahaya yang Menawan di Utara

Source: History | HowStuffWorks

Selain kerusakan yang di hasilkan, ledakan dari Starfish Prime ini juga menghasilkan sesuatu yang indah. Sebuah Aurora raksasa membentang sejauh ribuan kilometer, sekilas menyinari langit. Walaupun begitu, akibat dari tes tersebut dapat di rasakan sampai sekarang. Di mana banyak satelit masih terkena dampak dari EMP hasil ledakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.