Alur Cerita Strangers From Hell Episode 2

oleh -188 views
Strangers From Hell

Alur Cerita Strangers From Hell Episode 2

Alur Cerita Strangers From Hell Episode 2 – Yoo Ki-hyeok meminta kepada Byeon Deuk-jong 1 meminta maaf kepada An Hee-joong dan berhenti untuk terkikik. Segera Deuk-jong 1 meminta maaf dan Ki-hyeok segera menyuruh para penghuni masuk ke dalam kamar. (Dheva)

Jong-woo keluar lagi dari kamar melihat keadaan di luar namun dia di kejutkan oleh Hong Nam-bok yang berdiri di depan pintu. Jong-woo pun segera menutup pintunya. Setelah Jong-woo masuk kamar, Nam-bok yang memegang obeng menggaruk –garuk kakinya.  

Keesokan harinya, Jong-woo berangkat kerja dan Mrs. Bok-soon menyapanya meminta maaf terkait keributan tadi malam. Keluar dari apartemen, dia bertemu dengan Ki-hyeok menanyakan kepada Jong-woo di mana dia bekerja. Selanjutnya Jong-woo yang gerah bertanya balik kepada Ki-hyeok apakah kamu tidak kepanasan”. Ki-hyeok hanya senyum pergi meninggalkannya.    

Di kantor polisi, Jung-hwa masih memikirkan kucing yang mati selama sebulan ini. Dia bergegas pergi ke Eunhyedong mencari informasi. Jong-woo tiba di kantor lebih awal mencoba membuka pintu namun terkunci segera dia bertemu Park Byeong-min (Kim Han-jong) pria berkacamata dan bersikap tertutup yang membuka pintu dengan Id-nya.

Segera saat masuk ke dalam kantor, dia bertemu CEO Ja-ho dan karyawan yang lain Son Yoo-jung (Oh Hye-won) dan Kong Sang-man (Park Ji-han) untuk memperkenalkan diri. Jae-ho mengajak Jong-woo keluar menemuinya.

Di atap kantor, Jong-woo mengatakan kepada Jae-ho bahwa Byeong-min orang yang aneh. Jae-ho meminta kepada Jong-woo untuk berbaik kepadanya. Ketika dia pergi, dia menyentuh bahu Jong-woo merasakan lendir bekas ludah di bahu Jong-woo. Kemudian Jong-woo kesal mengatakan ini pasti perbuatan penghuni dari kos Eden.

Jae-ho menasehati Jong-woo bahwa orang yang meludahinya pasti memiliki manajemen kemarahan dan meminta Jong-woo untuk mengabaikannya. Di kos Eden, Hee-jong bermimpi dia di serang oleh penghuni Eden lain segera dia terbangun. Hee-joong keluar membawa pisau setelah mendengar suara dari lantai 4 yang menyeramkan.

Sampai di sana Hee-jong terkejut mendapati mayat pria yang telah di mutilasi. Hee-jong merasa ketakutan dan dari belakang dia mendapat hantaman dari Byeon Deuk-jong 2. Jung-hwa tiba di pemukiman Eunhyedong, dia melihat mobil terparkir dan meminta pemilik mobil untuk menunjukkan black box (perekam). Dia mengamati mendapati Deuk-jong 1 memegang plastic hitam.

Si pemilik mobil mengatakan dia (Deuk-jong) adalah lulusan teknik Yusang dan mendapati plastic dari toko alat tulis. Jung-hwa menemui pemilik toko mengamati bersama CCTV. Pemilik toko mengatakan Deuk-jong tinggal di lingkungan yang akan di bangun kembali hampir tidak ada yang tinggal di sana dan tempatnya yang menyeramkan berada di atas bukit.

Jong-hwa tiba di kos eden bertemu dengan Mrs. Bok-soon. Jung-hwa menunjukkan video Deuk-jong 1. Kemudian Mrs, Bok-soon  lalu mengatakan dia memiliki keterbelakangan mental. Mrs. Bok-soon memanggil Deuk-jong 1 untuk keluar menmui polisi. Deuk-jong 1 lalu di bawa oleh Jung-hwa ke kantor polisi.  

Di kantor, Byeong-min memberikan sendal kepada Yoo-jung dengan mengatakan bahwa dia membeli sendal buy 1 free 1. Yoo-jung kemudian meminta Jong-woo memakai sendal tersebut dan Yoo-jung mengatakan kepada Jong-woo dia nampak cute. Sementara Byeong-man yang mendengarnya nampak serius menatap layar komputernya.  

Di kantor polisi Jung-hwa menginterogasi Deuk-jong 1 dengan sikap kekanak-kanakan mengatakan dengan terkikik dia hanya membunuh satu kucing. Senior polisi memanggil Jung-hwa mengatakan bahwa ini berbeda dengan kasus kucing yang mati dengan kasus yang sebelumnya di mana kucing-kucing mati di bakar.  

Senior Polisi memarahi Deuk-jong 1 untuk tidak melakukannya lagi jika tidak ingin berakhir di penjara. Kemudian Deuk-jong 1 mengambil kue hello kity lalu pergi. Rekan Jung-hwa mendapati kasus orang hilang menempelkannya papan tulis. Jung-hwa mengamati di dalam deskripsinya bahwa tinggal di gunung Bong distrik Satu Eunhyedong. Jung-hwa mulai penasaran sebab ini dekat dengan kos Eden.  

Di apartemen Eden, Hee-jong terbangun dari pingsannya dengan kondisi babak belur dan terikat. Dia mendapati Deuk-jong 2 yang berdiri di depannya mempermainkannya dengan memainkan kapak. Kemudian Deuk-jong 2 pergi menemui Deuk-jong 1 yang baru tiba dengan memarahinya untuk tidak membiarkan polisi menangkapnya. Deuk-jong 1 sambil terkikik mengatakan aku mengerti.  

Di kantor, Byeong-min meminta kepada Jong-wo untuk membuatkan kopi. Setelahnya Jong-woo membawakan kopi kepadanya namun Byeong-min berburuk sangka Jong-woo telah meludahi kopinya namun itu di bantah oleh Jong-woo. Byeong-min lalu memberikan pekerjaan kepada Jong-woo dengan memberikan laptopnya untuk menulis siaran pers pertunjukan bulan depan. 

Ketika Jong-woo membuka laptop, dia mendapati di layar laptop Byeong-min belum mengeluarkan search pencarian sendal di online shop. Jong-woo mengindikasikan bahwa Byeong-min sebenarnya menyukai Yoo-jung dan dia memang berniat untuk membelikan sendal kepada Yoo-jung bukan secara kebetulan. 

Yoo-jung meminta tolong kepada Jong-woo di mana Yoo-jung menyerahkan nomor telepon dirinya untuk pelanggan terkait pekerjaan saat pembicaraan di luar kantor. Jong-woo pun menyetujuinya. Jae-ho datang mengatakan kepada mereka untuk makan malam bersama merayakan Jong-woo sebagai anak magang.  

Di kantor lain, ketika waktunya pulang kerja, Ji-eun di minta oleh atasannya untuk mengirimkan lembaran kertas variety Show besok. Ji-eun yang kesal mengatakan bahwa itu tanggung jawab Bo-mi.

Atasannya mengatakan Bo-mi sedang cuti sakit dan memintanya untuk tidak cemberut. Ji-eun duduk di mejanya memeriksa handphone mendapati pesan dari Jong-woo bahwa dia sedang makan malam bersama teman kantornya.

Jong-woo makan bersama dengan rekan kerjanya dan pada saat itu Jae-ho membicarakan Jong-woo terkait dirinya yang ingin menjadi penulis membuatnya menderita. Jae-ho mengatakan kepada Jong-woo untuk berhenti menjadi penulis uang adalah yang terbaik. Pada saat mereka hendak pulang, Jae-ho yang mabuk di bopong pulang oleh Sang-man.      

Yoo-jung mengajak Byeong-min dan Jong-woo untuk minum lagi. Namun Jong-woo menolak sebab dia ingin pulang. Sementara Byeong-min berupaya keras agar Yoo-jung bisa bersamanya. Namun Yoo-jung mengabaikannya dan Yoo-jung pulang sementara Byeong-min memberi peringatan kepada Jong-woo untuk tidak bertindak gagah hanya karena dekat dengan CEO. Byeong-min pergi meninggalkannya dan Jong-woo merasa kesal.    

Di kos Eden, Deuk-jong 1 memainkan pistolannya di hadapan Hee-joong yang pingsan. Pada saat Deuk-jong 1 pergi segera Hee-joong membuka ikatan lakban di kursi lalu mengambil handphone-nya menghubungi detektif Cha Sung-ryeol (Song Wook-kyu) bahwa beberapa orang gila berusaha membunuhnya. Hee-jong berusaha keluar namun dia tertangkap oleh Ki-hyeok yang memukul kepalanya dari belakang.    

Di dapur, Deuk-jong 1 sedang makan mie di hampiri oleh Ki-hyeok yang marah kepadanya yang membiarkan Hee-joong pergi. Deuk-jong 1 mengatakan dia lapar kemudian dia memukul sendiri wajahnya. Saat Mrs. Bok-soon datang, Deuk-jong 1 dalam kondisi dengan panci mie di kepalanya. Mrs Bo-soon memarahi mereka.      

Di klinik dokter, Moon-jo bertemu dengan polisi Jung-hwa yang datang bahwa janji temu tidak di jadwalkan hari ini namun Jung-hwa mengatakan bahwa sesuatu penting muncul sehingga mengubah jadwalnya. Jung-hwa melihat Moon-jo memegang bungkusan kue dan bertanya kepada Moon-jo “apakah anda akan berkencan?” Moon-jo mengatakan bahwa “dia akan menemui orang yang penting”.

Jong-woo tiba di apartemen bertemu dengan Mrs. Bok-soon yang menawarkannya telur namun Jong-woo menolak. Sampai dikamar dia berbicara dalam hati “mengapa dia (Bok-soon) terus memaksanya makan telur”.  Saat Jong-woo tiduran dia mendapati langit kamarnya rusak dia mencoba melihatnya dan dia menjatuhkan handphone miliknya menuju bawa kasur.    

Jong-woo berusaha mengambil handphone miliknya dan menemukan note book. Dia memeriksanya dan tertulis “Aku Kesepian, Aku Lelah”
di lembar berikutnya “Mati”. Flash back, saat pertama kali datang dia ingat Mrs. Bok-soon mengatakan bahwa orang di ruangan sebelumnya bunuh diri. Jong-woo merasa tidak nyaman dia pergi keluar untuk minum bir untuk melupakan hal ini. Ketika minum dia dihubungi oleh klien yang membicarakan masalah pekerjaan.    

Di kos Eden Detektif Cha tiba mencari tahu informasi mengenai Hee-joong yang telah menghubunginya. Cha menunjukkan foto Hee-joong kepada Mrs. Bok-son untuk mencari informasi. Kemudian Mrs. Bok-son mengatakan dia menghilang setelah memukul penghuni lain semalam. Mrs. Bok-son menunjukkan kamar Hee-jong dan memanggil Deuk-jong 2 berbicara kejadian yang semalam.  

Detektif Cha pergi, saat berada di luar apartemen dia bertemu dengan Jong-woo dan menanyakan informasi terkait dengn Hee-joong. Jong-woo penasaran mengapa dia mencari Hee-joong. Detektif Cha mengatakan Hee-jong orang yang di cari namun dia tiba-tiba menghubunginya dan Cha memberi kartu namanya kepada Jong-woo jika ada informasi penting untuk dapat menghubunginya.    

Jong-woo ke atas dan Mrs. Bok-son mengatakan ada paket untuknya. Jong-woo mengambil paketnya namun terkejut mendapati paketnya telah di buka oleh orang lain.  Kemudian Jong-woo bertanya kepada Mrs Bok-son apakah dia yang membukanya. Mrs. Bok-son mengatakan mungkin penghuni kamar 313 (Nam-bok). Jong-woo dengan kesal menghampiri kamar Nam-bok yang sedang nonton film seksi. Jong-woo mengurungkan niatnya memarahinya sebab dia ingat ucapan Jae-ho untuk tidak berurusan dengan orang memiliki kepribadian aneh.  

Di kamar dia membuka paketnya mendapati laptop yang telah di perbaiki dan dia kesal terhadap pengirim sebab laptopnya dalam kondisi hidup seharusnya jika mengirim harus mematikannya dulu. namun dia berpikir ulang mungkin ini perbuatan penghuni kamar 313. Dia mengamati kartu nama detektif Cha dan mengingat saat makan mie bersama dengan Hee-joong bahwa Hee-jong dia akan pulang ke kampungnya. Dia turun untuk mencari detektif Cha.  

Sementara Detektif Cha di dalam mobil berusaha di bunuh oleh Ki-hyeok. Saat mereka berkelahi Cha tewas. Moon-jo tiba-tiba datang menusuk leher Ki-hyeok dengan suntikan yang diambil dari bungkusan kue yang ternyata berisi banyak suntikan. Moon-jo mengatakan kepada Ki-hyeok “anda  sebuah kegagalan. Saya sedang menciptakan seni bukan hanya pembunuhan. Mengapa anda melakukan ini tanpa seizin saya”. Dia kemudian kemudian mencekik leher Ki-hyeok.      

Moon-jo tiba dikamarnya yang ternyata dia salah satu penghuni dari kos Eden dan kamarnya berada di samping kamar Jong-woo. Selama ini Moon-jo telah mengintip aktivitas Jong-woo dari lubang kecil. Di atap Jong-woo berbicara dengan Ji-eun yang baru pulang kerja. Saat dia menghentikan teleponnya, Jong-woo di hampiri oleh Moon-jo.  

Moon-jo mengatakan kepada Jong-woo bahwa “Mrs. Bok-soon mengatakan kamu pindah ke kamar 303” Jong-woo mengatakan “iya” Jong-woo yang merasa risi bertanya kepada Moon-jo “mengapa anda selalu tersenyum kepadaku” Moon-jo mengatakan “Saya suka itu. saya punya pemikiran ketika saya melihat anda. Bahwa anda bisa tipe orang yang sama dengan saya”.

~Bersambung

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.