Alur Cerita Strangers From Hell Episode 3

oleh -161 views
Strangers From Hell

Alur Cerita Strangers From Hell Episode 3

Alur Cerita Strangers From Hell Episode 3 – Moon-jo memberikan bir kepada Jong-woo. Jong-woo melihat tangan Moon-jo dan mengatakan “tangan kamu terluka pasti pekerjaanmu sangat kasar?”. Moon-jo sebaliknya melihat tangan Jong-woo dan berkata “Jari-jarimu sangat sensitive. Apa kamu penulis?”. Jong-woo mengatakan dirinya memang penulis dan Moon-jo kembali bertanya genre apa yang di kerjakan Jong-woo. (Dheva)     

Jong-woo mengatakan dia menulis genre fiksi criminal. Moon-jo lalu berkata “aku juga suka genre criminal dan penggemar Raymond Chandler”. Ini mengejutkan Jong-woo sebab dia bisa bertemu penggemar Raymond Chandler di sini sebab jarang ada yang menyukai Ryamond Chandler. Moon-jo meminta alur cerita yang sedang di tulisnya. 

Jong-woo mengatakan “ Dia seorang pianis memiliki masa depan yang menjanjikan, namun dia pembunuh berantai yang sedang merajalela.” Moon-jo mengatakan “namun orang-orang seperti itu memang ada di sekitar kita”.

Moon-jo kembali bertanya “bagaimana cara dia membunuh” Jong-woo mengatakan dia punya metode sendiri, dengan tangan kosong  tanpa alat apapun dia mencekik korban dan mengamatinya hingga mati.Dia ingin merasakan panas tubuh korban hilang perlahan”. Moon-jo mendengarnya dan ini seperti cara dia membunuh Ki-hyeok di mobil sebelumnya.  

Ketika mereka berdua masuk ke dalam kamar, Deuk-jong 1 mengambil cangkul di kamarnya. Sementara Jong-woo memikirkan ucapan dari Moon-jo untuk memasukkan materi mengenai pembunuhan ke dalam tulisannya.

Ketika Jong-woo membuka laptopnya dia terkejut dalam kondisi terbuka dan laptopnya ini dalam kondisi tertutup. Dia mengambil catatan orang yang pernah tinggal di sana tertulis dalam note book “Kurasa dia masuk ke kamarku”. Jong-woo menjadi curiga dan dia ingat saat Hee-joong marah terhadap Deuk-jong karena masuk ke kamarnya.  

Deuk-jong 1 bersama dengan Deuk-jong 2 dan Nam-bok untuk mengubur 2 mayat (kemungkinan mayat Detektif Cha dan Yoo Ki-hyeok) di pegunungan.

Subuh pagi mereka membakar mobil detektif menghilangkan jejak. Sementara Jong-woo bermimpi saat menjadi anggota militer di mana dia di minta oleh seniornya untuk menudukkan kepalanya dan segera Jong-woo terbangun ketika mendengar alarm.  

Jong-woo di kamar mandi bertemu dengan Moon-jo. Jong-woo bertanya kepada Moon-jo “apakah kamu melihat orang di kamar 302, dari semalam aku tidak melihatnya dan Preman itu (Hee-jong). Aneh bukan”.

Moon-jo lalu berkata “meskipun tinggal bersama, kita tidak kenal
dekat. Sebaiknnya jangan ikut campur. Semuanya tinggal di sini karena terpaksa.”
 Selesai mandi, Jong-woo meminta kepada Mrs. Bok-soon agar memindahkan tamu kamar 313 (Hong Nam-bok) ke ruangan lain.  

Jong-woo bersiap berangkat kerja namun dia lebih dulu memotret ruangan dan laptonya serta memastikan pintu kamarnya terkunci agar memastikan tidak ada orang yang masuk dan mengotak atik laptopnya. Jong-woo hendak berjalan namun dia ragu sebab Nam-bok berada di depan berdiri depan kamarnya ini membuat Jong-woo takut.

Segera Mrs. Bok-soon meminta Nam-bok untuk mengunci pintunya. Sementara Moon-jo dan Deuk-jong 2 berada di atap memastikan bahwa Jong-woo sudah benar-benar pergi. Moon-jo meminta untuk segera membereskan Hee-joong segera.  

Dalam perjalanan Jong-woo melihat anak kucing kelaparan dan dia segera membelikan makanan dan memberikannya makan. Namun seorang pria marah menendang makanan kucing da meminta Jong-woo tidak memberikan makanan sebab ini akan memancing kucing lain datang dan malamnya akan membuat suara kebisingan ini mengganggunya.  

Polisi Jung-hwa menghampiri seorang wanita yang terus memandangi kantor polisi. Jung-hwa mengatakan kepada wanita tersebut “apakah kamu mengenal Kumail?” Sementara itu di apartemen Eden, di lantai atas duo Deuk-jong dan Nam-bok bersiap untuk menghakimi Hee-joon yang dalam kondisi terikat tidak berdaya. 

Di taman, Jung-hwa menanyakan kepada wanita yang di temunya yang ternyata istri Kumail. Istri Kumail memberikan foto dirinya dengan Kumail dan bukti bahwa Kumail tinggal di Apartemen Eden.

Istri Kumail mengatakan kepada Jung-hwa “Katanya dia (Kumail) takut. Aku dan suamiku tidak tinggal bersama karena aku bekerja di tempat yang jauh. Suamiku bilang kontrakannya terlalu menyeramkan. Katanya orang-orang aneh berusaha membunuhnya.”

Di apartemen Eden, Moon-jo hadir memakai sarung tangan bersiap membunuh Hee-joong. Dia mengatakan “ada 3 hal yang tidak ada di kos. Tidak ada pelajar, sinar matahari, dan tidak ada yang mencari kami. Namun gara-gara kamu, orang-orang jadi mencari kami. Itu melanggar peraturan kos.Orang (Detektif Cha) yang mencarimu telah mati dan kini giliranmu”.

Jong-woo tiba di kantor bertemu dengan dengan Jo Yoo-cheol (Lee Suk). Yoo-cheol mengatakan dia yang menghubunginya semalam dan menanyakan pekerjaan yang di minta untuk di kirimkannya. Jong-woo mengatakan dia lupa dan meminta maaf kepadanya. Sang-man memanggil Jong-woo untuk memberikan berkas yang harus di kerjakannya.    

Di apartemen Eden, Moon-jo memulai aksinya mencabut satu per satu gigi Hee-joong. Sementara di kantor, Jung-woo mentok dalam pekerjannya dan dia meminta bantuan kepada Byeong-min memeriksa pekerjaannya. Namun Byeong-min justru menghinanya dan seketika Yoo-jung datang memberikan bantuan kepada Jong-woo. Tidak lama, Shin Jae-ho datang membawa makanan untuk mereka.    

Jung-hwa mengamati alamat dari Deuk-jong sementara Moon-jo merapihkan koleksi gigi korban di kliniknya. Di kantor, Jong-woo meminta kepada Byeong-min untuk memeriksa pekerjannya namun dia Byeong-min terus memarahinya dan menganggapnya bodoh. Sehingga Jung-hwa memukulnya dengan menggunakan keyboard namun itu hanya halusinasi Jong-woo semata. Shin Jae-ho mengatakan untuk segera kembali pulang

dan Byeong-min meminta kepada Jong-woo untuk lebih giat lagi belajar. Jung-hwa menghampiri alamat rumah paman Byeon Deuk-jong untuk mencari informasi terkait Deuk-jong. Pamannya mengatakan Deuk-jong anak yang aneh sejak lahir.

Dia meyakinkan sejak anak-anak Deuk-jong berniat untuk membunuhnya. Jung-hwa menuju gudang paman Deuk-jong secara diam-diam. Seketika dia di kejutkan paman Deuk-jong yang membuat Jung-hwa ketakutan namun Paman Deuk-jong justru memberikan kardus berisikan rekaman mengenai Deuk-jong.  

Di rumah, Jung-hwa menyaksikan video. DI dalam video: dua anak si kembar Deuk-jong video yang mengumpulkan kodok dan mengatakan bersiap untuk upacara pembakaran kodok. Segera mereka di hampiri oleh Mrs. Bok-soon dan mengatakan “kita bisa makan paha kodok malam ini”. 

Jong-woo hendak pulang kerja, dia menghubungi kekasihnya Ji-eun namun tidak di angkat dan Jong-woo berpikiran dia sibuk. Sampai di lingkungan rumahnya dia ingin memastikan anak kucing yang dia temui sebelumnya.

Jong-woo tanpa sengaja melihat duo Deuk-jong mengangkut karung besar yang Nampak berat. Jung-woo berusaha mengikuti mereka secara sembunyi-smbunyi. Deuk-jong 2 merasakan dia telah di ikuti oleh orang lain. Dalam persembunyiannya Jong-woo di kejutkan oleh kehadiran Moon-jo.    

Moon-jo menghampiri duo Deuk-jong. Dia bertanya kepada mereka dan keduanya mengatakan mereka di minta Mrs. Bok-soon untuk membuang sampah. Moon-jo mengatakan “ku kira kalian membuang mayat”. Moon-jo meminta Jong-woo keluar. Ini mengejutkan Deuk-jong. Jong-woo masih penasaran dan memintanya untuk dibuka.    

Deuk-jong 2 memberikan pisau kepada Moon-jo dan Moon-jo meminta Jong-woo membukanya. Jong-woo terkejut saat melihat ada mayat kucing di dalamnya.

Dia pun kaget menjauh dari karung tersebut dan kakinya gemetar. Jong-woo berjalan pulang dan Moon-jo memintanya untuk menunggunya. Dalam perjalanan mereka, Moon-jo mengajak Jong-woo minum bir sesampainya di rumah.    

Di rumah tepatnya di dapur, Moon-jo menyodorkan daging yang di buat oleh Mrs. Bok-soon kepada Jong-woo. Jong-woo memakannya dan mengatakan dalama hari “dagingnya terasa aneh.

Mungkin karena aku melihat bangkai kucing.” Moon-jo tahu Jong-woo tidak menyukainya dan mengatakan “ mungkin kamu tidak suka bagian ini. Akan aku ambilkan yang lain”. Jong-woo tertegun, Moon-jo mengatakan “mengapa kamu tertegun, kamu pikir ini daging manusia?” 

~bersambung

Lihat juga : Alur Cerita Goblin Episode 1 (Part 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.