3 Game yang Dibanned oleh Pemerintah China (Part 1)

oleh -40 views
Game China

ZETIZEN RADAR CIREBON – Negara China dikenal sebagai negara yang memiliki aturan yang sangat tegas kepada warganya. Berbagai aturan diberlakukan untuk berbagai sektor, salah satunya adalah industri video game. Pihak industri video game harus mengikuti segala prosedur dan aturan jika ingin produk game mereka rilis di negara tersebut. Jika tidak, maka beberapa game mereka akan di-banned atau diblokir dari peredaran di China.

Nah, berikut ini adalah daftar game yang telah dibanned oleh Pemerintah China. Kira-kira apa saja itu? Yuk kita simak artikelnya! (mrg)

Battlefield 4

Daftar game pertama adalah game FPS perang berjudul Battlefield 4. Game buatan developer DICE yang rilis pertama kali pada 29 Oktober 2013 untuk platform PS3, Xbox 360 dan PC juga mendapatkan larangan untuk beredar di negara Cina.

Hal tersebut karena pada game Battlefield 4 berfokus pada perang dimana pemain akan menghadapi salah satu musuh utamanya dari tentara militer negara China. Selain itu, banyak konteks yang memberikan kesan buruk terhadap negara Cjina kepada dunia melalui sebuah game. Karena itulah pemerintah China memutuskan untuk banned atau blokir game Battlefield 4 dari perederan di negera mereka yang terjadi pada tahun 2013 silam.

Baca juga : Gamescom Asia 2021 akan Diselenggarakan Dengan Offline dan Online

Devotion

Game populer yang di-banned oleh pemerintah Cina selanjutnya adalah game horror berjudul Devotion. Game yang dikembangkan oleh developer Red Candle Games ini rilis pertama kali pada 19 Februari 2019 untuk platform gaming PC dan macOS.

Devotion mendapatkan teguran keras dari Cina karena menyelipkan sebuah pesan rahasia yang tidak menyenangkan bagi negeri Tirai Bambu tersebut. Game tersebut menyelipkan sebuah pesan yang menuliskan nama Presiden Cina Xi Jinping dan nama karakter Winnie the Pooh yang ditulis secara berdekatan.

Jika kalian tidak paham maksud konteksnya, biar saya jelaskan secara singkat. Sejak tahun 2013, Presiden Xi Jinping sering dikaitkan dengan karakter Winnie the Pooh dari Disney di internet. Itu karena adanya kemiripan pada Presiden Xi Jinping dan Winnie the Pooh. Sejak saat itu, pemerintah Cina bersikeras untuk tidak mengkaitkan Presiden mereka dengan karakter fiksi tersebut dan menganggap bahwa karakter Winnie the Pooh sebagai hinaan.

Karena itulah pemerintah Cina beserta warganya sangat marah dengan pesan rahasia yang ada di game Devotion. Pihak Red Candle Games telah meminta maaf kepada pihak yang merasa tersinggung dengan hal tersbeut.

Animal Crossing: New Horizons

Game pertama yang akan saya bahas adalah Animal Crossing: New Horizons. Siapa yang menduga bahwa game populer buatan Nintendo ini bisa di-banned atau kena blokir oleh pemerintah Cina.

Ternyata ada alasan tertentu kenapa game imut dan lucu ini dilarang oleh pemerintah Cina. Game yang rilis pada 20 Maret 2020 untuk Nintento Switch pernah digunakan pemain untuk aksi protes terhadap pemerintah Cina. Hal ini dilakukan oleh aktifis bernama Joshua Wong asal Hong Kong.

Dia melakukan aksi protes di dalam game Animal Crossing: New Horizons karena menjadi salah satu media yang mudah untuk mendapatkan dukungan. Terlebih aksi protes yan dia lakukan pada pertengahan tahun 2020 ini sedang maraknya penyebaran COVID-19. Dengan melakukan aksi protes dalam game, dia beserta pendukungnya tidak perlu keluar rumah.

Ternyata hal ini diketahui oleh pemerintah Cina. Tidak lama setelah viralnya aksi Joshua Wong di game Animal Crossing: New Horizons, membuat pemerintah Cina memutuskan untuk memblokir game ini. Hal tersebut membuat para gamer tidak bisa membelinya dari dalam negeri dan terpaksa membelinya dari luar.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.