6 Kebiasaan Orang Dengan Kepercayaan Diri Rendah

oleh -29 views
kepercayaan diri

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sebut saja kepercayaan diri, harga diri atau citra dir, ada pola berpikir dan perilaku yang merusak kepercayaan diri dan menghalangi pembentukan persepsi diri yang sehat, realistis, dan positif. Berikut adalah perilaku yang paling sering saya temui. (herdi)

Baca Juga : Hyper Tank Is Real! Kupas Tuntas MPL ID Season 8!

MENGHAPUS PUJIAN

Saya mengutamakan yang satu ini karena ini mungkin salah satu kebiasaan yang paling umum dan paling merusak. Saya mendengarnya sepanjang waktu. Setiap kali pujian diabaikan, penerima dengan cepat melupakannya, dan kesempatan lain untuk memiliki apa yang mereka kuasai hilang. Ini menciptakan sejarah yang tidak seimbang dalam ingatan seseorang karena kesadaran akan kesuksesan hilang.

Anda dapat mencoba menerima pujian dengan anggun. Ucapkan terima kasih kepada orang yang memberikan pujian dengan tulus, dan akui peran Anda dalam kesuksesan.

MENGENAI KEGAGALAN MASA LALU

Lebih tepatnya, mereka menyalahkan diri sendiri karena kegagalan masa lalu. Mereka berpikir “Saya gagal”, “Saya seharusnya tahu lebih baik”. Jenis pola pikir ini hanya membuat orang merasa lebih buruk tentang kegagalan mereka, dan sebagian besar waktu mereka tidak akurat.

Setiap orang memiliki kegagalan. Thomas Edison, penemu bola lampu dikreditkan dengan mengatakan “Saya belum gagal, saya baru saja menemukan 10.000 cara untuk tidak membuat bola lampu”.

tips untuk menantang focus-on-failure adalah jadilah benar-benar spesifik tentang kegagalan. Jarang ada sesuatu yang gagal total. Lebih sering daripada tidak ada sesuatu yang berhasil.

MENCEGAH KEGAGALAN MASA DEPAN/TIDAK MERENCANAKAN UNTUK SUKSES

Ini sangat umum pada orang yang merasa cemas dan tidak percaya diri. Kecemasan adalah emosi yang berhubungan dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Ketika orang menjadi cemas mereka membayangkan sesuatu yang buruk terjadi.

Sebagai gantinya, cobalah  memvisualisasikan hasil yang Anda inginkan, lalu pikirkan langkah praktis apa yang dapat Anda ambil untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Jika Anda buntu, mintalah saran orang lain tentang apa yang dapat Anda lakukan.

MENGAMBIL RISIKO

Jika Anda tidak mengambil risiko, Anda tidak akan gagal. Di sisi lain, jika Anda tidak pernah menantang diri sendiri, Anda tidak akan pernah merasakan manfaat dari perasaan bahwa Anda telah bekerja keras untuk mencapai sesuatu, atau mencapai sesuatu yang signifikan bagi Anda.

Saya sedang berbicara tentang melakukan sesuatu yang mendorong Anda keluar dari zona nyaman Anda, sesuatu yang akan menantang Anda, sesuatu yang bermakna, dan sesuatu yang mungkin Anda gagal sebelum Anda berhasil.

Coba pikirkan tentang sesuatu yang sulit Anda hindari. Kemudian pikirkan tentang bagaimana Anda dapat bekerja untuk mengembangkan kemampuan untuk melakukannya.

MELEBIH-LEBIHKAN SISI BAWAH KEGAGALAN

Kegagalan dipandang sebagai bencana. Orang dengan rasa kepercayaan diri yang rendah seringkali membayangkan bahwa setiap kegagalan adalah kegagalan total, dan dampaknya akan menjadi malapetaka. Mereka juga mengabaikan potensi pembelajaran yang datang dari kegagalan.

Ingat inilah! Kebanyakan kegagalan bukanlah kegagalan total. Jika Anda membuat kesalahan, seringkali mungkin untuk memperbaikinya. Dan semua kegagalan adalah kesempatan untuk belajar bagaimana melakukan sesuatu dengan lebih baik di masa depan.

MEMINIMALKAN SIGNIFIKANSI SUKSES

Suara internal orang-orang yang memiliki kepercayaan diri rendah mengatakan kepada mereka “itu bukan apa-apa”, “siapa pun bisa melakukan itu”.

Poin lain di sini adalah bahwa orang yang memiliki kemampuan alami pada sesuatu sering mengabaikan kemampuan itu. Ingatlah bahwa rayakan setiap kesuksesan, bahkan kemenangan kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.