Alur Singkat Blue Birthday Episode 15

oleh -55 views
blue birthday

Alur Singkat Blue Birthday Episode 15

Alur Singkat Blue Birthday Episode 15 – Harin di nyatakan telah meninggal, ini membuat kesedihan bagi Sujin yang harus menerima kenyataan teman terbaiknya telah pergi untuk selamanya. Sementara Di ruang fotografi, Eun-sung dan Eui-young merasa sedih. (Dheva)

Eui-young menyesali kepergian Harin, dia mengungkapkan bahwa dia ingin mengatakan kepada Harin bahwa “Aku bahagia bersenang-senang denganmu”. Ui-young keluar, Eun-sung mengungakpkan bahwa dia ingin mengatakan kepada Harin bahwa “Aku mencintaimu”.

Di rumah sakit, Hyemin dirawat didiagnosis mengalami kematian otak. Hyemin ditemani ibunya yang saat itu sedang marah kepada Detektif memintanya untuk tidak datang lagi. Namun detektif menegaskan bahwa dia adalah tersangka.

Tetapi Ibu Hyemin tetap membela Hyemin meminta detektif untuk keluar. Saat detektif pergi, Seojun datang. Dibalik pintu, dia menatap Ibunya yang menangis dihadapan Hyemin yang menyalahkan dirinya sendiri. Seojun yang merasa dilema mengatakan dalam hati bahwa semuanya salah.

Seojun lalu memutuskan kembali ke rumah mencari foto yang mungkin bisa membawanya kembali ke waktu sebelumnya. Ia mendapati foto Harin. Dia lalu memutuskan untuk membakarnya akan tetapi itu tidak bekerja, dia tidak bisa kembali ke masa lalu.

Seojun pergi ke ruangan fotografi. Ia mengingat saat-saat keceriaan Harin di ruangan ini. Seojun lalu bersiap memutuskan untuk melakukan bunuh diri. Namun dia ingat saat-saat dia mengajarkan Harin bagaimana cara menggunakan kamera yang dapat mengambil 25 jepretan. Ini segera di sadari Seojun, dia yakin ada satu foto lagi yang di ambil dari kamera itu.

Seojun mencuci film itu, dia berhasil mendapatkan foto itu. Dia lalu membakarnya yang membuatnya kembali ke waktu sebelumnya saat sebelum kejadian kematian Harin.

Seojun melakukan siasat memberi tahu Harin untuk tetap berada di gerbang depan mengingat dia yakin Hyemin akan datang ke sekolah ini. Selain itu Seojun meminta untuk tetap berada di kerumunan sehingga Hyemin kesulitan menghubunginya.

Seojun memancing Hyemin menuju ruang fotografi. Hyemin menuju kesana, dia menemui Seojun. Seojun meminta Hyemin untuk menyerahkan diri namun tentu saja Hyemin menolak. Hyemin mengungkapkan bahwa dia akan membunuhnya dan juga temannya lalu bunuh diri.

Seojun berteriak bagaimana dengan nasib Ibu mereka. Hyemin terdiam, Seojun memberi tahu bahwa usai Hyemin mengalami mati otak Ibu merasa hancur. Namun Hyemin menganggap orang tuanya tidak menyayanginya. Seojun menegaskan bahwa Ibunnya sangat menyayangi dia.

Namun Hyemin yang nampak tidak waras tertawa gila, dia tetapa melakukan tujuan utamanya membunuh Seojun. Sehingga terjadi perkelahian di antara mereka. Seojun mendapati pisau ukir bersiap untuk membunuh namun Seojun justru yang tertusuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.