Bersosialisasi Adalah Obat dari Segala Macam Penyakit

oleh -27 views
hidup sosial

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bersosialisasi dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan fisik dan mental Anda. Tahukah Anda bahwa berhubungan dengan teman juga dapat meningkatkan kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia? (herdi)

Jika Anda memerlukan alasan untuk membantu membenarkan menghabiskan waktu ekstra untuk minum kopi dengan teman, atau menyisihkan waktu dalam jadwal sibuk Anda untuk terhubung dengan keluarga, baca terus.

Penelitian menunjukkan manfaat utama memiliki kehidupan sosial yang aktif:

Anda mungkin hidup lebih lama

Orang dengan lebih banyak dukungan sosial cenderung hidup lebih lama daripada mereka yang lebih terisolasi, dan ini benar bahkan setelah memperhitungkan tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan.

Anda mungkin akan menikmati kesehatan fisik yang lebih baik

Keterlibatan sosial dikaitkan dengan sistem kekebalan yang lebih kuat, terutama untuk orang dewasa yang lebih tua. Ini berarti Anda lebih mampu melawan pilek, flu, dan bahkan beberapa jenis kanker.

Anda mungkin akan menikmati kesehatan mental yang lebih baik

Berinteraksi dengan orang lain meningkatkan perasaan sejahtera dan mengurangi perasaan depresi. Penelitian telah menunjukkan bahwa salah satu cara pasti untuk meningkatkan suasana hati Anda adalah dengan membangun koneksi sosial.

Anda bahkan dapat menurunkan risiko demensia

Baru-baru ini, ada banyak bukti bahwa bersosialisasi baik untuk kesehatan otak Anda. Orang yang terhubung dengan orang lain umumnya tampil lebih baik dalam tes memori dan keterampilan kognitif lainnya. Dan, dalam jangka panjang, orang dengan kehidupan sosial yang aktif lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan demensia dibandingkan mereka yang terisolasi secara sosial.

Cara Memulai Bersosialisasi

Yakin akan manfaat bersosialisasi? Jika demikian, Anda mungkin mencari cara untuk meningkatkan keterlibatan sosial Anda. Berikut adalah beberapa ide untuk Anda mulai.

  • Berjalan melalui lingkungan Anda dan berhenti untuk menyapa orang yang Anda temui.
  • Jaga cucu Anda atau bantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah.
  • Hadiri kebaktian keagamaan di gereja, sinagoga, atau kuil Anda.
  • Bernyanyi dalam paduan suara atau bermain musik dalam kelompok.
  • Menjadi sukarelawan di organisasi amal favorit Anda.
  • Mainkan olahraga kelompok seperti bowling rumput, golf, atau helipad.
  • Ajak teman atau anggota keluarga untuk minum kopi atau the, atau sekedar nongkrong dan mengobrol bersama.
  • Mainkan kartu atau permainan papan dengan orang lain.

Anda mungkin memperhatikan bahwa banyak dari kegiatan ini juga memberikan keterlibatan kognitif atau latihan fisik – atau bahkan keduanya. Dalam posting sebelumnya, kami berbagi penelitian tentang manfaat tambahan untuk kesehatan otak yang menyertai aktivitas kognitif dan fisik. Jadi, ada baiknya untuk memilih kegiatan sosial yang juga menarik secara fisik dan kognitif.

Terlepas dari bagaimana Anda berhubungan dengan orang lain, ingatlah bahwa itu harus dengan cara yang menyenangkan bagi Anda, sehingga Anda pasti akan sering melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.