China Melarang Hadirnya Karakter Pria yang Feminim pada Game

oleh -83 views
China Game

ZETIZEN RADAR CIREBON – Pada bulan Agustus silam, China mengeluarkan regulasi baru yang dikhususkan kepada remaja akan hobi bermain video game. Tak hanya mereka yang di bawah 18 tahun hanya diperbolehkan main satu jam sehari dan juga hanya pada weekend saja. Akan tetapi pemerintahan China juga dikabarkan mulai dalam proses menyetujui aturan yang melarang video game menampilkan laki-laki yang terlalu penuh kekerasan dan juga terlalu feminin. (mrg)

aric, salah satu champion di League of Legends ditunjuk sebagai contoh terbesar dalam aturan baru tersebut. Karakter tersebut tak hanya menjadi salah satu karakter cowok flamboyan di game. Tetapi ia juga menjadi salah satu yang dibuat sebagai representasi LGBT+ yang dimana sangat ditentang oleh pemerintah China.

Taric tampil berbeda di versi barat dan juga versi Cina, meski itu memang telah terjadi jauh sebelum regulasi ini muncul. Namun setidaknya masih menjadi contoh akan pemerintahan Cina menolak keras representasi cowok yang tidak jantan.

Baca juga : Seven Knights 2 akan Segera Hadir di Mobile!

Dikabarkan pihak berwajib telah menugaskan perusahaan game untuk memperhatikan lebih konten di dalam game yang. Serta meminta semua referensi yang membuat konten tersebut penuh kekerasan dan membuang sifat yang buruk seperti sifat feminin.

Profesor Geng Song dari Universitas Hongkong jelaskan kepada AFP (via Yahoo News) apabila regulasi baru ini didorong karena persepsi masyarakat Cina yang menganggap pria feminin sebagai orang dengan “fisik lemah dan rentan emosional”, membuat mereka dipandang tidak berguna dalam melindungi negara dari serangan musuh.

Para pemimpin Cina juga dilaporkan memandang hobi gaming sebagai salah satu kontributor dalam “melemahnya karakter pada generasi muda”. Maka dari itu, terdorong keharusan untuk mengurangi tingkat adiksi video game lewat jadwal bermain yang sangat dibatasi dan juga representasi karakter yang harus selalu jantan untuk karakter laki-laki.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.