Pikiran Kacau dan Stres? Coba Detoks Media sosial

oleh -70 views
detoksifiikasi

ZETIZEN RADAR CIREBON – Jumlah pengguna media sosial terus bertambah. Faktanya, rata-rata orang menghabiskan setidaknya 1 jam 40 menit per hari untuk melihat situs dan aplikasi media sosial favorit mereka. Namun, ini tidak berarti menghabiskan banyak waktu di media sosial itu baik untuk Anda. Detoks media sosial selama akhir pekan atau selama liburan bisa sangat membantu. (herdi)

Baca Juga :Aulus, Hero Offlaner Baru di Mobile Legends Bang Bang

1. Putuskan Siklus Perbandingan Sosial

Para ilmuwan telah menemukan bahwa kebanyakan orang yang menggunakan media sosial akhirnya membandingkan diri mereka dengan kehidupan semua orang yang mereka kenal. Masalah dengan ini adalah bahwa hal itu dapat berdampak serius pada harga diri Anda.

2. Lindungi Privasi Anda

Media sosial adalah cara yang nyaman untuk tetap berhubungan dan berbagi foto, tetapi juga mengharuskan Anda untuk melepaskan banyak privasi Anda.

Reputation Defender baru-baru ini melaporkan bahwa pembaruan kebijakan privasi terbaru untuk WhatsApp memungkinkan aplikasi perpesanan untuk berbagi data dengan Facebook.

Karena itu, jika Anda tidak ingin Facebook memiliki akses ke nomor telepon Anda, pastikan Anda tidak menginstal kedua aplikasi di ponsel Anda. Lebih baik lagi, Anda dapat melakukan detoks media sosial yang mencakup menghapus aplikasi dan akun Anda untuk memberikan perlindungan privasi terbaik bagi diri Anda sendiri.

3. Anda Akan Berhenti Merasa Sangat Kompetitif

Bahkan jika Anda tidak menyadarinya, media sosial memunculkan sisi kompetitif Anda. Ini karena dasar utama jaringan media sosial seperti Facebook adalah untuk menarik perhatian ke postingan Anda. Setiap reaksi dan komentar adalah ukuran seberapa populer posting tertentu, yang dapat membuat Anda berusaha untuk mengalahkan orang lain dan bahkan diri Anda sendiri.

4. Tingkatkan Suasana Hati Anda Secara Keseluruhan

Penelitian telah menemukan bahwa semakin banyak waktu yang Anda habiskan di situs media sosial, semakin besar kemungkinan Anda mengalami depresi. Selain itu, jumlah waktu yang Anda habiskan di situs-situs ini secara langsung berkaitan dengan apakah Anda merasa stres atau bahagia.

Dengan kata lain, jika Anda merasa sangat cemas, stres, atau depresi, inilah saat yang tepat untuk melakukan detoks media sosial.

5. Taklukkan Ketakutan Anda Akan Kehilangan

Computer World telah menunjukkan bahwa media sosial direkayasa untuk membuat ketagihan seperti kokain. Ini bukan hanya hiperbola, ketika Anda pertama kali berhenti menggunakan media sosial, Anda dapat merasakan gejala penarikan. Para ilmuwan mengatakan bahwa ini adalah karena rasa takut kehilangan yang sudah mendarah daging.

Nomor notifikasi membuatnya semakin sulit untuk menjauh. Tetapi mereka yang menjadi kecanduan media sosial pada akhirnya dapat menghancurkan hubungan pribadi dan profesional mereka.

Anda dapat meminimalkan efek ini setelah detoks media sosial dengan menjadwalkan kunjungan sekali sehari ke situs media sosial favorit Anda.

6. Terhubung Kembali Dengan Dunia Nyata

Apakah Anda terhubung dengan baik dengan orang lain secara online tetapi tidak pernah terhubung secara langsung? Ini bisa menjadi ideal untuk introvert, tetapi kita semua masih membutuhkan kontak manusia secara langsung.

Sayangnya, orang-orang yang menghabiskan banyak waktu di situs media sosial melaporkan merasa kesepian dan terisolasi dalam kehidupan nyata. Mereka juga lebih mungkin menderita sistem kekebalan yang lemah.

Kabar baiknya adalah bahwa bahkan jika Anda seorang introvert dan tidak nyaman dengan banyak interaksi langsung, Anda dapat meningkatkan mood Anda hanya dengan keluar di depan umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.