Rasa Kesepian Dapat Mempengaruhi Kualitas Tidur

oleh -117 views
kesepian dan insomnia

ZETIZEN RADAR CIREBON – Menurut penelitian, salah satu penyebab sulit tidur di malam hari adalah karena rasa kesepian. Para peneliti dari King’s College London di Inggris telah menemukan bahwa orang dewasa yang di laporkan merasa kesepian lebih mungkin mengalami kualitas tidur yang buruk, kelelahan di siang hari, dan konsentrasi yang buruk daripada rekan-rekan mereka yang tidak kesepian. (herdi)

Baca Juga : Ada Vending Machine AMD Ryzen di Jepang

Temuan ini baru-baru ini di terbitkan dalam jurnal Psychological Medicine. Kesepian adalah hal biasa di Amerika Serikat. Menurut Harris Poll 2016, dari lebih dari 2.000 orang yang di survei di AS, 72 persen melaporkan merasa kesepian pada suatu waktu. Dengan hampir sepertiga melaporkan bahwa mereka mengalami kesepian setidaknya sekali setiap minggu.

Meskipun kesepian sering di anggap sebagai masalah yang terutama mempengaruhi orang dewasa yang lebih tua. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ini tidak terjadi. Sebuah survei yang di lakukan oleh Mental Health Foundation pada 2010. Misalnya, menemukan bahwa kesepian lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia 18 hingga 34 tahun daripada mereka yang berusia 55 tahun ke atas.

Bagaimana kesepian mempengaruhi kualitas tidur orang dewasa ?

Para peneliti menganalisis data 2.232 orang dewasa berusia 18 hingga 19 tahun, yang merupakan bagian dari Studi Kembar Longitudinal Risiko Lingkungan.

Para peneliti mengajukan empat pertanyaan kepada para peserta untuk mengukur perasaan kesepian mereka. Termasuk, “Seberapa sering Anda merasa bahwa Anda tidak memiliki persahabatan?” dan “Seberapa sering Anda merasa sendirian?”

Selain itu, para peneliti mengumpulkan informasi tentang kualitas tidur peserta selama sebulan terakhir. Termasuk durasi tidur, gangguan tidur, dan berapa lama mereka tertidur.

Mengapa kesepian mempengaruhi kualitas tidur?

Meskipun penelitian ini tidak di rancang untuk menyelidiki mekanisme yang mendasari hubungan antara kesepian dan kualitas tidur yang buruk. Para peneliti memiliki beberapa teori.

Misalnya, mereka menunjuk pada penelitian sebelumnya yang telah mengidentifikasi hubungan antara kesepian dan peningkatan “hormon stres” kortisol. Yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Selain itu, di temukan bahwa hubungan antara kesepian dan kualitas tidur yang buruk paling kuat di antara orang dewasa yang memiliki riwayat paparan kekerasan.

Para peneliti percaya bahwa temuan mereka menyoroti pentingnya mengatasi perasaan kesepian di antara orang dewasa sebelum menjadi masalah besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.