Sinopsis Drakor Doctor John episode 6(4)

oleh -45 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Bagi para pecinta drama Korea kali ini kami akan menghadirkan sedikit potongan dari sinopsis dalam drama Korea. Drama ini berjudul Doctor John. Berikut part 4 dari episode 6. Untuk membaca episode awal kamu bisa klik ini(IND)

Sinopsis Drakor Doctor John episode 6(4)

Dan Seok Ki melihat dari jauh. Dia memegang cincinnya. Dan cincin itu ada ukiran : Memento.Pada orang yang berdemo itu terlihat juga oleh Hyung Woo dari ruang rawatnya.–

Yo Han bicara dengan dokter dari dept lain kalau bisa saja Hyung Woo menderita MS atau oftalmoneuromielitis. Mereka harus melakukan MRI otak untuk memeriksa. MRI otak ternyata sudah di lakukan dan tidak ada lesi apapun. Dokter itu kemudian menyuruh Yo Han menemui Hyung Woo karena Hyung Woo mau bertemu. Yo Han kaget juga karena kan sebelumnya Hyung Woo menolak dia mendekat.Yo Han masuk menemui Hyung Woo. Si Young melihatnya dan ingin ikut tapi dia menahan diri.

Hyung Woo bertanya apakah Yo Han sering datang ke pertandingannya? Yo Han membenarkan, tapi itu hanyalah hobinya.
“Kekerasan jelas membuat ketagihan. Baik bagi para petarung dan penonton,” ujar Hyung Woo.

“Maaf, tapi aku menonton pertandingan bukan untuk melihat kekerasan.”“Lalu apa yang kamu lihat?”“Apa yang menyertai kekerasan?”“Penonton. Antusiasme. Teriakan. Dan aku.”“Benar. Begitu juga rasa sakitmu. Meski tulangmu patah, ototmu robek, atau saraf pusatmu rusak, kamu harus terus berjuang. Aku ke sana untuk melihat rasa sakit. Ini tempat terbaik untuk mengamati rasa sakit.”

Hyun Woo tertawa, “Kita punya kesamaan. Aku ingin menimbulkan rasa sakit, dan kamu ingin mengurangi rasa sakit. Tapi kita berdua selalu memikirkan rasa sakit.”“Ya. Aku ingin menghentikan rasa sakitmu.”

“Kamu akan melakukan apa pun untuk itu,” ujar Hyung Woo dan memberitahu sebuah kebenaran. “Aku pingsan saat syuting di Amerika Selatan. Aku terbangun di rumah sakit dan menyadari aku mengandalkan mesin untuk bernapas. Penglihatanku redup dan kakiku terasa lemah. Seluruh tubuhku tersambung ke mesin. Aku memiliki kendali penuh atas tubuhku sepanjang hidupku. Rasa takut menjadi lumpuh tidak berdaya itu sangat besar.”“Kenapa kamu memberitahuku ini?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *