Teman Suka Curhat? Tips Menjadi Pendengar yang Baik

oleh -105 views
pendengar

ZETIZNE RADAR CIREBON – Dalam dunia teknologi tinggi, kecepatan tinggi, dan tekanan tinggi saat ini, komunikasi lebih penting dari sebelumnya, namun kita tampaknya semakin sedikit mencurahkan waktu untuk benar-benar menjadi pendengar satu sama lain. (herdi)

Seorang pendengar yang dengan sungguh-sungguh telah menjadi hadiah yang langka. Ini membantu membangun hubungan, memecahkan masalah, memastikan pemahaman, menyelesaikan konflik, dan meningkatkan akurasi.

Pendengar yang baik dapat membangun persahabatan dan karier. Ini menghemat uang dan pernikahan. Berikut adalah 5 tips untuk membantu Anda menjadi pendengar yang efektif.

Hadapi Pembicara dan Pertahankan Kontak Mata

Berbicara dengan seseorang saat mereka memindai ruangan, mempelajari layar komputer, atau menatap ke luar jendela seperti mencoba mengenai sasaran yang bergerak.

Kontak mata dianggap sebagai bahan dasar komunikasi yang efektif. Ketika kami berbicara, kami saling menatap mata. Itu tidak berarti bahwa Anda tidak dapat melakukan percakapan dari seberang ruangan, atau dari ruangan lain, tetapi jika percakapan berlanjut untuk waktu yang lama, Anda (atau orang lain) akan bangun dan bergerak.

Bersikap Penuh Perhatian, Tetap Rileks

Sekarang setelah Anda melakukan kontak mata, rileks. Anda tidak harus menatap orang lain dengan lekat. Anda dapat berpaling sesekali dan melanjutkan seperti orang normal. Yang penting perhatian.

Cobalah untuk tidak fokus pada aksen pembicara atau tingkah laku bicara sampai pada titik di mana mereka menjadi gangguan. Akhirnya, jangan terganggu oleh pikiran, perasaan, atau bias Anda sendiri.

Tetap Berpikiran Terbuka

Dengarkan tanpa menghakimi orang lain atau secara mental mengkritik hal-hal yang dia katakan kepada Anda. Jika apa yang dia katakan membuat Anda khawatir, teruskan dan merasa khawatir, tetapi jangan katakan pada diri sendiri, “Yah, itu tindakan yang bodoh.” Segera setelah Anda menikmati kebingungan yang menghakimi, Anda telah mengkompromikan keefektifan Anda sebagai pendengar.

Dengarkan tanpa melompat ke kesimpulan. Ingatlah bahwa pembicara menggunakan bahasa untuk mewakili pikiran dan perasaan di dalam otaknya.

Dengarkan Kata-Katanya dan CobaBayangkan Apa yang Dikatakan Pembicara

Biarkan pikiran Anda membuat model mental dari informasi yang di komunikasikan. Apakah gambar literal, atau pengaturan konsep abstrak, otak Anda akan melakukan pekerjaan yang di perlukan jika Anda tetap fokus, dengan indra waspada penuh.

Saat menjadi pendengar untuk waktu yang lama, berkonsentrasilah pada, dan ingat, kata-kata kunci dan frase. Saat Anda menjadi pendengar, jangan habiskan waktu untuk merencanakan apa yang akan Anda katakan selanjutnya. Anda tidak dapat berlatih dan mendengarkan pada saat yang bersamaan. Pikirkan hanya tentang apa yang di katakan orang lain.

Jangan Menyelas dan Memaksakan Solusi Anda

Anak-anak dulu di ajari bahwa tidak sopan menyela. Saya tidak yakin pesan itu akan tersampaikan lagi. Tentu saja kebalikannya sedang di modelkan pada sebagian besar acara bincang-bincang dan program realitas, di mana perilaku keras, agresif, di depan Anda dimaafkan, jika tidak di dorong.

Saat menjadi pendengar seseorang berbicara tentang suatu masalah, jangan menyarankan solusi. Sebagian besar dari kita tidak menginginkan nasihat Anda. Jika kami melakukannya, kami akan memintanya. Sebagian besar dari kita lebih suka mencari solusi sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.