Alur Singkat My Name Episode 2

oleh -85 views
my name

Alur Singkat My Name Episode 2

Alur Singkat My Name Episode 2 – Jiwoo melawan Gongjae. Pertarungan ini brutal tapi pukulan backhand yang berputar membuat Gongjae tersingkir. Pada saat dia sadar, dia tidak terlalu senang dan juga memutuskan memberikan minuman Jiwoo. Gangjae dan juga Cheol-Ho meluncur ke kamarnya, tertawa histeris ketika Jiwoo berjuang tetap sadar. (Dheva)

Setelah menendang Cheol-Ho menuju ke dalam guci ayahnya, dia meraih porselen yang pecah dan kemudian meremasnya erat-erat, bertekad membela diri. Saat Gangjae mendatangi dia dengan palu, dia menusuk perutnya. Gangjae mau tidaak mau di bawa menuju ke hadapan Mujin yang kecewa dengan kekurangajaran dia.

Sebagai hukuman, dia lalu menebas Gangjae di pipi, meninggalkan luka yang dalam dan juga menjijikkan. Mengingat pendidikan Jiwoo yang buruk, Mujin lalu masuk untuk membantu mengajarinya cara-caranya.

Dia lalu membawanya keluar menuju ke sebuah restoran di mana mereka berbagi makanan dan minuman. Dengan di keluarkan Gangjae, Mujin memberi dia nama samaran baru yaitu Hyejin. Dia bahkan menyerahkan pistol yang di gunakan oleh polisi yang membunuh Donghoon, yang kebetulan merupakan senjata api yang dikeluarkan polisi.

Tahun-tahun berlalu dan Jiwoo menjadi bagian integral dari organisasi dia janjikan sendiri juga, menggunakan nama samaran yaitu Hyejin dan juga menyusup ke kepolisian. Dia dengan begitu cepat dipromosikan ke divisi Narkotika, dimana dia melapor menuju ke Kapten Cha, setelah operasi kurang ajar saat dimana dia menangkap petugas lain yang menyamar bernama Pil-Do, menyamar sebagai seorang pengedar narkoba.

Secara rahasia, Hyejin lalu bertemu dengan Mujin dan menceritakan bagaimana dia yang percaya Kapten Cha terlibat di dalam pembunuhan ayahnya. Sebagian alasan itu Mujin begitu berdedikasi membantu penderitaan Jiwoo berasal dari hubungan dia dengan Donghoon, yang membantu dia keluar tempat yang sulit bertahun-tahun lalu.

Dia menunjukkan kesetiaan pada organisasi, begitu pula dengan Mujin dalam membesarkannya seperti anak perempuan. Lucunya, polisi Cha menyatukan Pil-Do dan juga Jiwoo dalam kasus yang sama. Pil-Do merasa tidak begitu senang dengan itu, sebab geng bersiap membawa seorang pria bernama Mango untuk diinterogasi.

Sementara hal ini terjadi, Kapten Cha merasa yakin bahwa Mujin akan bergerak, sementara itu penguasa kejahatan memutuskan menaruh kepercayaan dia pada Jiwoo dan juga keyakinannya menemukan pembunuh ayahnya.

Dia juga sangat menyadari jika hal-hal berjalan ke samping maka dia harus di bunuh. Jiwoo masuk dan sendirian mengeluarkan semua preman di lorong. Menuju ke ujung koridor, dia kemudian menemukan operasi perjudian besar-besaran. Dia yang sendirian meraih Mango, saat Pil-Do mengejarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.