Alur Singkat My Name Episode 7

oleh -35 views
my name

Alur Singkat My Name Episode 7

Alur Singkat My Name Episode 7 – Dengan Jiwoo di rumah sakit yang menunggu kabar dari kapten. Dia terluka, telah di operasi selama empat jam sementara itu Pil-Do menegaskan mereka menemukan darah dan sidik jari di tempat kejadian. Mujin menyadari Jiwoo telah mengungkap kebenaran dan juga memutuskan dia harus di bunuh. (Dheva)

Tidak butuh waktu lama sebelum Jiwoo yang di ambil di luar apartemennya, sebuah tas di lemparkan menuju ke atas kepalanya dengan tiga preman menyeretnya ke bak mandi yang penuh dengan air, siap menenggelamkannya. Akan tetapi Jiwoo membalas.

Taeju melangkah menuju ke tempat kejadian saat Jiwoo mengirim preman lain dan kemudian mengungkapkan kebenaran yang mengerikan. Jiwoo berhasil menggagalkan ancaman bawahan Mujin ketika pasangan tersebut bertarung, yang pada akhirnya membuat Jiwoo membunuh Taeju.

Sementara, Pil-Do dan juga petugas lainnya menerima informasi dari kuil mengenai Mujin. Hanya saja, mereka sebenarnya merasa tidak perlu menunggu sebab bos kejahatan muncul di kantor polisi atas keinginannya sendiri.

Kini ternyata Mujin mempunya agendanya sendiri di sini, yang berasal dari memusuhi Pil-Do mengenai Cha dan juga mengklaim petugas ini mangsa predator (yaitu Mujin.) Pengacara Mujin Nona Kang, yang berjalan melewati petugas dengan penuh perasaan acuh tak acuh. dan duduk bersama Mujin saat dia sedang di interogasi.

Saat Jiwoo muncul, Mujin mengungkapkan dia akan membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Jiwoo dengan cepat menghilangkan kepercayaan, mengklaim bahwa tahi lalat (dirinya sendiri) tidak bisa digunakan lagi. Dia juga menyebutkan surat perintah akan mereka dapatkan, yang akan tiba dalam waktu kurang satu jam.

Menurut Mujin, dia mampu membuktikan dia bukan orang yang bertanggung jawab terhadap tindakan kejinya. Bukti ini datang dalam dua bentuk. Di mana Pertama, pisau yang di gunakan Mujin di hilangkan dari barang bukti sementara itu polisi memeriksa rekaman CCTV dari malam kematian Cha dan kemudian menyadari bahwa itu cocok dengan mobil serta deskripsi Jiwoo.

Jiwoo entah bagaimana melewati bagian depan stasiun, sebab Pil-Do hanya bisa menyaksikan dengan kaget ketika dia lepas landas. Bagaimana tidak ada petugas lainnya yang menghentikannya? Bagaimanapun, dia pun lolos dengan pisau, kemudian mengakibatkan Mujin di bebaskan sebab kurangnya bukti yang memberatkannya.

Tampaknya Jiwoo telah merencanakan ini untuk membalas dendam terhadap bos kejahatan. Ini juga merupakan ujian untuk Mujin, bertekad melihat seberapa jauh Jiwoo bersedia melakukannya.

Pil-Do merasa tidak yakin apa yang harus di percaya, merenungkan kembali ketika saat-saat kerentanan Jiwoo sementara itu protagonis kita mengambil pisau dan juga melemparkannya ke dalam air di tengah jalan yang panjang. Dia sendirian dan juga sepertinya dia mengejar Mujin sendirian.

Sementara, Mujin kembali menuju ke Dongcheon Gym di mana dia mendapati mayat Taeju sudah siap untuknya, sebagai peringatan bahwa Jiwoo telah siap datang untuknya sekarang. Usai memberi hormat pada ayahnya, Jiwoo bersiap pergi, tetapi di hentikan Pil-Do.

Dia tahu dia di krematorium. Sebab Tidak ada guci di dinding dan juga karena itu, Pil-Do menyadari dia sedang melihat ayahnya. Pil-Do dengan cepat berusaha menangkap Jiwoo sementara itu Mujin memutuskan agar Kang melakukan semua dia bisa untuk membebaskan Mujin dari tahanan. Mengapa? Yah, rupanya Mujin ingin dia datang untuknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.