Alur Singkat Run On Episode 11

oleh -29 views
Run On
JTBC

Alur Singkat Run On Episode 11

Alur Singkat Run On Episode 11 – Seongyeom pergi makan dengan Woosik. Mereka menyapa nenek yang terakhir di restorannya. Seongyeom bertanya mengenai rehabilitasi Woosik dan juga mengingat pelari bahwa banyak dari hal ini bertumpu terhadap postur yang baik. (Dheva)

Di rumah, Seongyeom berinvestasi penuh dalam rehabilitasi Woosik dan menyusun rencana pelatihan untuknya. Sementara Yeonghwa mempersiapkan tes TOEIC-ya. Tetapi dia lebih tertarik minum, akhirnya melihatnya tersandung di rumah dengan bau alkohol.

Seongyeom tidak senang namun menepis pemabuk tersebut saat dia meneirma panggilan dari Mijoo. Seongyeom menuju atap dan melihat Mijoo di bawah. Sambil tersenyum lebar, Seongyeom pergi jalan-jalan dengannya.

Di sana mereka membahas masa lalu dan Mijoo meminta maaf terhadap apa yang terjadi di antara mereka. Pagi hari, Seongyeom berangkat lari pagi. Usai itu, dia menuju pelatihan memutuskan membawa Woosik bersamanya.

Usai membersihkan tempat Yonghwa, Yeonghwa meminta Seongyeom mampir dengan flash driver-nya. Seongyeom benar-benar meninggalkannya di lemari esnya ketika membersihkan.

Dalam perjalanan menuju perguruan tinggi, Seongyeom bertemu Taewoong namun sedang tidak mood berbicara. Seongyeom menyelamatkan Taewoon dari pengganggu yang muncul guna memusuhi selebriti.

Namun ketika identitas Taewoong terungkap, mereka terpaksa kabur dari serbuan gadis-gadis berteriak mengejar mereka. Berhasil menyembunyikan menghindari mereka, ketiganya mengatur napas namun Taewoong pingsan dan kabur menuju rumah sakit.

Sampai di sana, Yeonghwa dengan enggan memanfaatkan Taewoong dan memintanya menandatangani tanda tangan untuk Jiyun, dan selanjutnya Hyewon. Seongyeom hanya dapat menyaksikan, bingung dengan apa yang telah terjadi.

May yang berjuang meragukan kemampuannya sebagai penerjemah, dia mendorong Mijoo muncul membantu. Saat ini, Mijoo memutuskan memikirkannya. Di jalan keluar pintu, Mijoo menabrak Yeonghwa yang membantunya membawa barang belanjaan naik tangga.

Mereka duduk bersama dan berbicara, khususnya mengenai minat cinta masing-masing. Yeonghwa mengakui dia berpikiran sempit berdiskusi dengan Mijoo cara yang terbaik mengatasi masalah Dan-ah.

Mijoo pergi dengan Seongyeom, dengan menatan pelari yang antusias mendorongnya mengikuti setengah maraton. Walaupun keduanya mendaftar bersama, keduanya berada di dalam kelompok berbeda.

Woosik muncul di luar, dia terengah-engah ketika melihat Mijoo dan mempertanyakan motif Seongyeom. Ketiganya menuju pelatihan yang dijadwalkan. Woosik dan Mijoo menyaksikan dari pinggir lapangan ketika Seongyeom melatih anak-anak.

Akhirnya Seongyeom meminta Woosik keluar dari jogging dan melakukan putaran dengan dia. Tentu saja, dia tidak berada dalam kecepatan tertingginya saat ini. Dengan pembuatan film Mijoo, ketiganya menyaksikan kembali rekaman tersebut dan memujinya.

Sementara, Yeonghwa muncul di Academy Dann menemui Dan-ah. Senyum lebar di wajahnya, Dan-ah menyapa Yeonghwa bertanya apakah dia menyerah. Yeonghwa menolak mengakui ini, namun dia memberinya 10 menit waktunya.

Dan-ah setengah hati memberikan permintaan maaf sebelum bertanya apakah dia menyukainya. Dan-ah menyerahkan kontrak yang disetujui Yeonghwa, memberinya waktu 3 minggu untuk menyelesaikan lukisan.

Jelas Dan-ah menyembunyikan perasaannya dan kali ini yeognhwa tampil sebagai roang yagn dingin, memberi tahu Dan-ah bahwa 10 telah habis dan segera dirinya pergi. Mijoo datang di Dann Academy, namun jelas ada ketegangan antara dia dan Dan-ah juga.

Mijoo meminta berpartisipasi dalam setengah maraton dan juga bertanya mengenai Seongyeom. Ia berhati-hati dan tetap bungkam mengenai sebagian besar hidupnya saat Dan-ah menyelidiki, khususnya menari-nari di sekitar detail seputar asuhannya kasar.

Tepat sebelum Mijoo pergi, dia memperingatkan Dan-ah menjelaskan kepadanya bahwa dia lebih baik membiarkannya bersaing di setengah maraton. Malam hari, Mijoo bersama Seongyeom melakukan kencan di tempat kerja May.

Proyektor menyala, pasangan ini menyaksikan film rumit bersama. Usai itu, mereka mendiskusikan point dan ide plot tertentu. Mijoo menyamakan film itu dengan kepribadian Seongyeom mengingat betapa rumitnya Seongyeom. Keduanya bercanda dan menjadi lucu.

Sementara, Yeonghwa kembali menuju Academy Dann dan meminta melihatnya melukis. Dan-ah menyaksikan karya seniman itu. Yeonghwa menggunakan serangkaian teknik untuk karyanya, namun Dan-ah akhirnya memintanya untuk tersenyum. Yeonghwa menolak melakukannya memberi tahu Dan-ah bahwa dia harus membuat dirinya tersenyum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.