Alur Singkat Run On Episode 8

oleh -19 views
Run On
JTBC

Alur Singkat Run On Episode 8

Alur Singkat Run On Episode 8 – Seongyeom dan Mijoo pergi ketika Anggota Majelis Ki berjuang mengendalikan amarahnya. Bagaimanapun dalam theater, Yeonghwa dengan sabar menunggu Dan-ah muncul. Sebaliknya Jihyun mengambil tempat di sebelah Yeonghwa yang merajuk. (Dheva)

Usai film berakhir, Yeonghwa berlinang air mata datang bertanya mengapa Dan-ah tidak muncul. Sekarang Mijoo menyadari dia adalah pria yang Seongyeom minum dengan malam sebelumnya.

Saat keluar minum bersama, Mijoo dan Seongyeom menyentuh jari seperti di ET namun dia dengan cepat menarik diri saat Yeonghwa kembali. Kembali menuju bar, dia meminta nomor Dan-ah dan Seongyeom, lengkap dengan bukti audio guna membuktikan bahwa dia mengizinkan ini.

Dia bahkan meminta nomor Seongyeom dan Mijoo. Dan-ah berusaha membaca, dia di sela pesan dari Yeonghwa dan mempertimbangkan foto profil lukisannya. Bagaimanapun dia mempunyai hal-hal penting untuk diperhatikan saat dia berbicara dengan Director Dong di kemudian hari.

Dia yakin itu kepentingan terbaiknya untuk berusaha dan membantu Seongyeom. Dan-ah pulang, dia langsung menerima kecaman dari keluarganya juga. Faktanya, lebih banyak kebenaran yang muncul di sini.

Ternyata Myeongjin memalsukan akta kelahirannya dan Ayahnya ingin Dan-ah menikah. Lebih buruk lagi, Dan-ah telah melampiaskan rasa frustrasinya terhadap Taewoong dan mendorong saudaranya pergi, memaksanya mengandalkan cinta yang dangkal dari penggemarnya daripada dari keluarganya sendiri.

Seongyeom muncul di agensi Dan-ah di mana Dan-ah segera meminta menikah dengannya. Seongyeom membuatnya lurus, dengan acuk tak acuh menjelaskan kepadanya bahwa dia tidak menyukainya.

Usai sehari bekerja, dia pulang dan juga mulai melakukan pekerjaan rumah sementara itu Mijoo dan May keluar. Mereka menuju apartemen mereka dan menemukan tempat tersebut kurang ramah, lengkap dengan selimut mengerikan dan lembab di dinding.

Penginapan Myeongbinjang kurang dari ideal untuk pasangan kita, sebab Mijoo terbangun dan mendapati May tidur dengan mata terbuka di kakinya. Seongyeom keluar dan melihat ibunya di lokasi shooting.

Usai menyentuh hati ke hati, dia mengirim pesan terhadap Mijoo dan pasangan ini bertukar pesan. Mijoo kembali mengatur dan melakukan yang terbaik mencoba dan menerjemahkan bahasa Inggris.

Ini pekerjaan cukup sulit namun dia mampu menerjemahkan bahasa Inggris menuju bahasa Korea terlepas dari satu detail penting mengenai darah di dinding. Dia meminta maaf terhadap kesalahan itu namun meminta sedikit lebih banyak waktu di antara kalimat James untuk diterjemahkan dengan benar.

Syukurlah Director setuju melakukan ini. Ini hari melelahkan dan juga berakhir dengan Mijoo khawatir dia terkena flu. Tetapi, itulah masalah terkecil mereka saat Gangsun menerobos masuk menuju ruangan mereka di kemudian hari.

Terjemahan hilang entah di mana sebab James menginginkan sopir bus yang tidak bisa berbahasa Inggris. Namun, yang mereka miliki pasti bisa. Mijoo bangun esok harinya sebab ketakutan terburuknya di rasakan, dia benar-benar nampak sakit.

Dia menuju rumah sakit terdekat di mana dai di beritahu dia terlalu banyak bekerja dan membuat dirinya sakit. Terhubung infus, Seongyeom muncul di rumah sakit dan berbicara dengan 2 wanita di sebelahnya, membiarkan Mijoo tidur.

Usai itu, dia kembali menuju apartemen May dan lainnya tinggal. Melihat keadaan akomodasi, dia memutuskan membantu semua orang pindah menuju hotel yang layak di dekatnya. Di sana, dia menurunkan koper Mijoo dan pada akhirnya duduk bersamanya, memegang tangan gadis tersebut ketika dia tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.