Dampak Pada Otak dan Mental Jika Tidur Berlebihan

oleh -37 views
tidur berlebihan

ZETIZEN RADAR CIREBON – Tidur berlebihan, atau tidur lebih dari sembilan jam dalam semalam, terjadi karena berbagai alasan. Mungkin Anda kesiangan karena Anda sedang melawan penyakit, atau Anda mengejar ketinggalan setelah beberapa malam kurang tidur. Namun, tidur berlebihan secara konsisten mungkin merupakan tanda gangguan tidur, gangguan kesehatan mental, atau masalah kesehatan lainnya. (herdi)

Oversleeping, atau tidur panjang, didefinisikan sebagai tidur lebih dari sembilan jam dalam periode 24 jam. Hypersomnia menggambarkan suatu kondisi di mana Anda tidur secara berlebihan dan mengalami kantuk yang berlebihan di siang hari.

Apa Penyebab Tidur Berlebihan?

Tidur berlebihan dapat terjadi ketika Anda mencoba menebus “hutang tidur” Anda. Misalnya, Anda mungkin harus begadang beberapa malam berturut-turut untuk menyelesaikan proyek besar dan karenanya menjadi kurang tidur. Kemudian, di akhir pekan Anda bisa menebus hutang tidur dengan tidur lebih lama dari biasanya.

Sleep Apnea

Sleep apnea menyebabkan Anda berhenti bernapas sementara selama tidur. Akibatnya, Anda mendengkur dan tersedak di malam hari dan merasa mengantuk di siang hari. Untuk menebus kurang tidur, Anda mungkin tidur siang di siang hari dan mencoba tidur lebih lama di malam hari, yang menyebabkan tidur berlebihan.

Narkolepsi

Ada tiga jenis narkolepsi, tetapi dalam hampir semua kasus Anda mengalami kantuk berlebihan di siang hari dan dorongan kuat untuk tidur, yang di sebut serangan tidur.

Hipersomnia idiopatik

Jika profesional kesehatan tidak dapat mengidentifikasi penyebab yang mendasari masalah tidur Anda, mereka mungkin mendiagnosis Anda dengan hipersomnia idiopatik. Gangguan tidur ini di tandai dengan kesulitan bangun, kantuk yang berlebihan, dan ketidakmampuan untuk merasa beristirahat setelah tidur di malam hari atau tidur siang di siang hari.

Depresi dan Kecemasan

Orang dengan depresi dan kecemasan sering berjuang dengan gangguan tidur atau gangguan kesehatan lainnya. Baik oversleeping maupun sulit tidur adalah efek dari depresi, dan remaja serta orang dewasa yang lebih tua dengan depresi kemungkinan besar mengalami kantuk yang berlebihan.

Gangguan Fungsi Otak dan Kesehatan Mental

Tidur memainkan peran penting di otak, karena otak membersihkan produk sampingan limbah, menyeimbangkan neurotransmiter dan memproses ingatan saat istirahat. Pada ekstrem pendek dan panjang, istirahat mungkin memiliki efek pada suasana hati dan kesehatan mental.

Kinerja kognitif

Para peneliti menemukan bahwa kinerja kognitif pada tiga permainan berbeda semuanya memuncak ketika orang tidur. Sekitar tujuh jam, memburuk dengan lebih atau kurang istirahat. Studi lain juga menemukan gangguan memori dan penurunan fungsi kognitif dengan tidur lebih lama.

Penyakit Degeneratif

Penelitian lain menunjukkan bahwa terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur dapat di kaitkan dengan peningkatan faktor risiko penyakit Alzheimer dan banyak lagi belajar bahasa spanyol menemukan bahwa orang yang tidur terlalu lama mungkin berisiko lebih tinggi terkena demensia.

Depresi dan Kesehatan Mental

Tidur berlebihan di anggap sebagai gejala potensial depresi. Sementara banyak orang dengan depresi melaporkan insomnia, sekitar 15% cenderung kesiangan. Orang dengan durasi tidur yang lama juga lebih mungkin mengalami depresi terus-menerusĀ  atau gejala kecemasan di bandingkan dengan tidur normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.