Alur Singkat Hyena Episode 3

oleh -15 views
hyena

Alur Singkat Hyena Episode 3

Alur Singkat Hyena Episode 3 – Geum-ja kembali menuju rumah sakit untuk mendapati Hee-jae mendaratkan Kudeta dalam mengamankan Jung-hwa sebagai klien mengingatnya akan bersaksi melawan Chan-ho, yang kini di wakili Geum-ja. (Dheva)

Dia selanjutnya menjelaskan kepadanya ada banyak tuduhan berbeda yang di tumpuk terhadapnya dan menyerahkan bukunya, menyaksikan ketika dia pergi, melemparkan bukunya menuju tempat sampah memungkinkan Geum-ja bersenang-senang memikirkan perang.

Chan-ho tidak begitu antusias, menjelaskan kepadanya Geum-ja bahwa dia perlu membawa Jung-hwa kembali. Ini terlalu berat untuknya dan ketika dia pulang ke rumah dan berteriak ketika segalanya berubah menjadi sangat buruk untuknya. Menyatukan pikirannya dia memutuskan berbicara dengan Ketua Ha dalam usaha membantu Chan-ho.

Wo-seok bertemu Geum-ja dan bersama-sama mereka pergi melihat Ketua di rumahnya. Namun dia bukan yang pertama tiba, sebab Hee-jae menjelaskan dirinya dari bayang-bayang terhadap Jung-hwa. Hal-hal pasti menjadi canggung saat mereka semua duduk bersama berbagi makan siang yang hening. Geum-jae meraih kesempatan menikmati makanan yang tersedia sebelum pembicaraan beralih menuju bisnis.

Dalam usaha berusaha dan mengesankan Ketua, dia menyarankan menyewa BTS untuk pesta ulagn tahunnya yang akan datang. Terkesan, dia pun setuju memanjakannya dan saat Hee-jae dan Jung-hwa pergi, Woo-seok berhadapan dengannya bertanya apa akhir permainannya. Dia menolaknya memberitahunya dan dengan dingin mengabaikan usaha Hee-jae guna mengejeknya diluar.

Di luar jangkauan pendengaran, Geum-ja menoleh menuju Woo-seok dan memberinya instruksi ketat di sampaikan terhadap ketua, yang menghubunginya segera usai itu. Kembali di tempat kerja, Pak Ma berhadapan Hee-jae dan mencaci maki tindakannya, menuduhnya memberikan rahasia dan juga mengakui dia perlu melaporkan apa yang dia lakukan kepadda Pak Song. Usai membungkuk cepat, Hee-jae pergi saat Ma berbicara terhadap Song dengan kecurigaannya bahwa Hee-jae bekerja di belakang mereka.

Menjaga kerahasiaan hal-hal, Hee-jae memberitahu mitranya dia melakukan semua ini guna kebaikan perusahaan, sebelum Ketua mengunjungi Chan-ho dan juga melihat keadaannya, di konsumsi minuman keras dan obatan memabukkan.

Usai memukulnya beberapa kali, Ketua pergi bertemu dengan Geum-ja, mengakui dia membenci orang-orang seperti dia, pengacara yang hanya tertarik terhadap uang. Dia menggigit balik menjelaskan kepadaya jika itu bukan untuknya maka kehidupan putranya pun akan berantakan.

Niat Ketua pesta ini, bagaimanapun, untuk menunjukkan Hee-jae dan Jung-hwa bahagia bersama dan ketika mereka terus berbicara, Geum-ja memperbaharui fokus. Dengan semua foto Jung-hwa tersemat di dinding yang mengikuti pembicaraan menarik dengan salah satu kontak Jung-hwa. Geum-ja mengasah satu foto dan berusaha mengerjakan pola di salah satu table.

Ini membawanya langsung menuju jalur seorang teman lama yang mempunyai bar yang sering di kunjungi Jung-hwa, Seo-uh. Usai mendapati apa yang dia butuhkan, Geum-ja pergi mendapati Jung-hwa, dengan bukti kuata bahwa dia belum sepenuhnya setia terhadap Chan-ho.

Hari pesta tiba, kedua pengacara datang bersama klien mereka ketika perayaan berlangsung untuk Pesta ulang tahun 70 Pak Ha. Namun BTS tidak ada di sana namun sesuatu jauh lebih mengejutkan yaitu Chan-ho dan Jung-hwa tiba di pesta bersama.

Ketika mereka berjalan menuruni tangga bersama, seluruh rencana Hee-jae menjadi abu saat dia menyaksikan terkejut apa yang terjadi. Lebih buruk lagi, Geum-ja mengirim pesan apa adanya dan memberi tahu dia secara pribadi mengatakan bahwa Jung-hwa telah memutuskan membatalkan semua tuduhan.

Hal ini membawa kita kembali menuju rumah sakit tempat di mana kita melihat apa yang meyakinkan Jung-hwa. Perselingkuhannya terhadap saudara tirinya Chan-ho tidak kurang, terancam bocor dan cukup membujuk Jung-hwa untuk membatalkan tuduhan pada Chan-ho.

Episode tutup dan pesta semakin dekat, Hee-jae mendapati dirinya tertutup sampanya dan malu saat Geum-ja datang dengan serbet, menjelaskan padanya bahwa dia sedih melihat ekspresi putus asa diwajahnya. Ketika senyum licik melintasi wajahnya episode ini pun berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.