Amarah Meledak-Ledak? Jangan Lakukan 5 Hal Berikut

oleh -51 views
amarah

ZETIZEN RADAR CIREBON – Terkena sial, berdebat dengan orang lain, dan hal lain yang membuatmu marah tidak hanya meningkatkan tingkat stres Anda, itu juga dapat membahayakan kemampuan Anda untuk melakukan tugas lain dengan aman. Ya, ada waktu dan tempat untuk melepaskan amarah dan sebenarnya bisa baik untuk kesehatan Anda untuk mengeluarkan semuanya, tetapi ada beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan ketika Anda merasa kabut merah turun – lihat kami Daftar. (herdi)

1. Jangan tidur

Tidur sambil merasa kesal sebenarnya dapat memperkuat emosi negatif, menurut sebuah penelitian yang di terbitkan dalam Journal of Neuroscience. Itu karena tidur meningkatkan ingatan emosional kita, jadi dengan tidur bisa membuat Anda merasa terkuras dan emosional saat bangun. Yang terbaik adalah membicarakan semuanya (jika Anda bisa) sebelum Anda pergi ke Land of Nod.

2. Jangan melampiaskan

Melampiaskannya sebenarnya bisa membuat Anda merasa lebih marah dan kurang bahagia. Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka yang menghabiskan lima menit membaca kata-kata kasar orang lain secara online mengalami perasaan amarah dan penurunan tingkat kebahagiaan. Ingin memukul bantal untuk mengeluarkan amarah Anda? Hati-hati, itu bisa menyebabkan perilaku yang lebih agresif di masa depan.

3. Jangan menyebarkannya ke Sosial Media

Mungkin tergoda untuk memposting tentang argumen Anda di sosial media, tetapi ingatlah bahwa menyiarkan sesuatu yang seharusnya bersifat pribadi kepada teman dan keluarga kemungkinan besar akan menjadi sesuatu yang akan Anda sesali di masa depan. Yang terbaik adalah menyimpan perasaan ini untuk diri sendiri, atau berbicara dengan teman, jika perlu.

4. Jangan terus berdebat

Jika Anda kesulitan mengendalikan amarah, bertahan dalam pertengkaran membuat Anda lebih mungkin menyerang secara verbal dan mengatakan hal-hal yang akan Anda sesali. Mintalah ‘waktu istirahat’ atau setuju untuk kembali mengobrol nanti, setelah Anda tenang. Gunakan waktu Anda untuk menenangkan pikiran dan tubuhmu. Sehingga Anda dapat mengekspresikan diri dengan lebih penuh perhatian dan menyampaikan maksud Anda sambil tetap tenang.

5. Jangan obsesif

Merenungkan tentang argumen dan hal-hal menyakitkan yang di katakan atau di lakukan seseorang tidak membantu atau produktif. Tetap tenang dapat membantu menenangkan orang yang mengarahkan amarah-nya kepada Anda.

Pimpin mereka ke keadaan pikiran yang lebih tenang dengan menolak untuk terlibat dalam pertengkaran, dan jika amarahnya meledak, jangan menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengkhawatirkannya, yang dapat menyebabkan kecemasan dan depresi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.