Bergosip Juga Bisa Meningkatkan Kemampuan Sosial

oleh -9 views
source: Google

ZETIZEN RADAR CIREBON – Orang suka bergosip. Gosip adalah informasi yang di bagikan tentang pihak ketiga yang tidak hadir. Gosip berbeda dari kecenderungan manusia untuk berbicara tentang orang lain. Dalam gosip yang cenderung berfokus pada informasi negatif untuk merendahkan target Gosip biasanya berpusat pada aspek negatif dari penampilan pribadi seseorang, prestasi pribadi, atau perilaku pribadi. (herdi)

Bentuk gosip yang kurang ramah adalah ketika orang membahas informasi tentang selebriti atau orang lain yang di sorot di tabloid atau media sosial.

Motivasi untuk bergosip

Beberapa orang bergosip untuk membalas dendam. Orang yang tidak menyukai seseorang biasanya akan mencari orang lain yang memiliki ketidaksukaan yang sama terhadap orang yang sama. Percakapan selanjutnya berpusat pada evaluasi negatif dari orang tersebut. Ketidaksukaan terhadap sasaran gosip dibenarkan dan membenarkan perilaku yang menyakitkan.

Orang juga suka bergosip karena itu memberi mereka perasaan bahwa mereka memiliki informasi rahasia tentang orang lain, yang memberi mereka perasaan berkuasa. Untuk menunjukkan kekuatan mereka dan memperkuat ego mereka, orang harus berbagi informasi dengan individu lain. Gosip datang secara alami dan sebagian besar waktu terjadi hampir secara tidak sadar untuk memecah kemonotonan kegiatan rutin atau hanya untuk membumbui percakapan.

Efek gosip di otak

Sebuah Penelitian yang di lakukan pada 2015 meneliti otak pria dan wanita saat mereka mendengarkan gosip positif dan negatif tentang diri mereka sendiri dan selebriti. Orang yang mendengar gosip positif atau negatif tentang diri mereka sendiri menunjukkan lebih banyak aktivitas di korteks prefrontal otak mereka. Hal itu yang membantu orang menavigasi perilaku sosial yang kompleks.

penelitian menunjukkan bahwa orang merasa lebih bahagia ketika mereka mendengar gosip positif tentang diri mereka sendiri. Dan merasa lebih gelisah ketika mereka mendengar gosip negatif tentang diri mereka sendiri. Bergosip di hargai, jadi orang akan terus bergosip selama mereka tidak mendengar hal negatif tentang diri mereka sendiri. Tidak apa-apa untuk berbicara negatif tentang orang lain, tetapi jangan mengatakan hal buruk tentang saya.

Studi menunjukkan gosip dapat menjadi sumber kebaikan dan membantu menjaga ketertiban sosial

Dan penelitian memang menunjukkan bahwa banyak gosip memiliki efek positif dan motivasi moral. Banyak gosip didorong oleh kepedulian terhadap orang lain dan memiliki efek sosial yang positif.

Dan juga menemukan bahwa terlibat dalam gosip sebenarnya dapat meredam beberapa frustrasi dan emosi negatif lain yang kita rasakan ketika kita mengetahui seseorang telah berperilaku menyimpang.

Memang di sebutkan dapat membantu dan berakibat positif. Namun cobalah berpikir dua kali sebelum melakukannya. Apakah Kamu bergosip dengan cara yang bertanggung jawab atau tidak, semuanya tergantung kapan Kamu melakukannya dan dengan siapa Kamu berbagi informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.