Good Girl Syndrome! Menderita karena Bersikap Baik

oleh -32 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Mungkin bagi beberapa orang dan mungkin saja kamu termasuk di dalamnya, dengan membuat orang lain senang kita juga merasa bahagia melihatnya. Namun kalau kamu terpaksa untuk terus bersikap baik kepada orang karena sebuah tuntutan maka kamu mengalami good girl syndrome. (herdi)

Arti dari Good Girl Syndrome

Selama masa kanak-kanak, pernahkah Kamu di nasehati agar menjadi anak baik? Para orangtua biasanya punya harapan yang sama kepada anaknya, yakni selalu patuh, disiplin, serta mendahulukan orang lain dan tidak egois.

Harapan agar anak menjadi sosok baik terkadang juga datang dari guru dan lingkungan sekitar. Di mana pun mereka berada, anak-anak ini akan selalu diminta menjadi orang yang sopan, peduli dengan orang lain, dan punya kehormatan.

Sikap positif yang ditanamkan sejak kecil memang merupakan kualitas diri yang baik. Akan tetapi, masalah muncul bila harga diri seseorang sepenuhnya bergantung pada kebahagiaan orang lain. Ini adalah cikal-bakal dari good girl syndrome.

Penelitian menunjukkan bias gender ini dimulai sejak dini. Anak perempuan lebih dewasa secara emosional dan berperilaku lebih baik, dan karenanya mereka mengikuti bimbingan “tolong baik” orang tua mereka sejak usia dini.

Ini berlanjut ke pendidikan, di mana perempuan fokus pada keunggulan akademik. Ini kemudian berkembang menjadi orang yang menyenangkan di tempat kerja, karena mereka berusaha untuk menjadi sempurna dan menghindari menerima feedback negatif.

Ciri-Cirinya

Orang yang mengalami good girl syndrome biasanya takut mengecewakan orang lain. Mereka cenderung menurut dan lebih banyak diam karena khawatir pendapatnya akan menyakiti orang lain.

Berikut adalah ciri-ciri lain yang menKamukan bahwa Kamu mengalami good girl syndrome.

  • Selalu takut mengganggu atau membuat kesal orang lain.
  • Perfeksionis dan selalu dituntut untuk berprestasi.
  • Bangga pada diri sendiri saat bisa membantu orang lain meskipun merasa tidak nyaman.
  • Sulit mengatakan tidak dan mengungkapkan apa yang Kamu inginkan.
  • Terlalu terikat pada jadwal dan rutinitas yang ada.

Ada lagi beberapa ciri ciri darinya, tapi perlu di ingat untuk tidak self-diagnose seseorang yang masih berkemungkinan memiliki good girl syndrome hanya dari ciri ciri di atas.

Stop Menjadi Good Girl

Sudah waktunya untuk menghentikan ini. Sudah waktunya untuk berhenti menjadi gadis yang baik dan mulai menjadi gadis yang kuat. Berikut beberapa tips caranya:

1. Minta Apa yang Kamu Inginkan dan Pantas

Ingin mengambil proyek baru di tempat kerja? Minta itu. Ingin kenaikan gaji atau bonus? Membenarkannya untuk bos Kamu. Ingin perawatan yang lebih baik dari teman Kamu yang tidak pengertian? Memberitahu mereka.

2. Katakan tidak.

Orang akan selalu meminta bantuan. Kamu mungkin juga melakukannya, seperti saya. Tidak ada yang salah dengan itu, dan tidak ada yang salah dengan membantu. Kecuali jika Kamu kelelahan. Dihapus. Dan terbakar habis. Kamu tidak bisa mengatakan ya untuk semuanya, dan Kamu tidak bisa membantu semua orang.

3. Bicaralah.

Jika seseorang tidak menghormati Kamu, jangan abaikan. Kalau seseorang bersikap kasar, tunjukkan pada mereka. Dan jika seseorang mencoba mengubah Kamu, beri tahu mereka bahwa Kamu bahagia dengan siapa Kamu.

4. Berdiri di tanah Kamu.

Tidak ada yang salah dengan menjalani hidup Kamu sesuai dengan nilai-nilai Kamu. Juga tidak ada yang salah dengan membuat pilihan hidup yang tepat untuk Kamu. Tidak ada yang salah denganmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.