Imposter Syndrome

oleh -30 views
Design vector created by freepik – www.freepik.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Mendapatkan kesuksesan dalam hidup adalah mimpi setiap orang. Namun, bagi sebagian orang ada yang menganggap bahwa keberhasilan yang mereka capai hanya keberuntungan semata. Mereka beranggapan bahwa mereka tidak cukup kompeten dalam segala bidang dan merasa takut jika sewaktu-waktu akan timbul masalah karena anggapan orang lain bahwa diri kita sudah cukup kompeten.

Jika kamu pernah mendengar hal ini atau mungkin kamu yang sedang mengalaminya ada kemungkinan kamu terkena Imposter Syndrome. Apa sih Imposter Syndrome itu? Imposter syndrome adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tidak pantas meraih kesuksesan yang telah di capainya. Orang dengan sindrom ini justru merasa waswas, seolah suatu hari orang-orang akan tahu bahwa dirinya hanyalah seorang penipu yang tidak berhak mengakui segala prestasi dan keberhasilannya.

Ciri-Ciri Imposter Syndrome

Imposter Syndrome biasanya sering di dapati pada orang orang yang memiliki ekspetasi tinggi dalam hidupnya. Namun, dengan besarnya ekspetasi yang mereka miliki mereka juga merasakan bahwa apa yang mereka kuasai saat ini tidak cukup baik untuk memenuhi ekspetasi mereka. Mereka menganggap bahwasanya segala pencapaian mereka datang hanya kebetulan semata. Banyak efek negatif yang akan terjadi jika kita mengalami imposter Syndrome berikut gejala gejala yang akan kita alami nantinya :

  • Cemas.
  • Tidak percaya diri.
  • Menunda pekerjaan demi meyakinkan diri bahwa mereka sudah cukup kompeten.
  • frustasi jika gagal memenuhi ekspetasi yang mereka buat.

Dari beberapa efek samping di atas berikut kami sajikan cara menghadapi imposter Syndrome mari simak pembahasanya

Baca Juga : Philophobia! Ketakutan Untuk Jatuh Cinta

Tidak Ada yang Sempurna Dalam Hidup

Untuk menjadi hebat kita tidak perlu sempurna dalam hidup. Jangan hanya terpaku dalam standar hidup yang tinggi perlu di pahami bahwasanya orang berkompeten pada awalnya juga adalah pemain amatir. Mereka terus belajar seiring dengan waktu hal itulah yang menyebabkan mereka yang sudah profesional terlihat hebat. Karena, mereka bisa karena terbiasa.

Bertanya pada Ahlinya

Salah satu ciri yang paling menonjol dari imposter syndrome adalah meragukan kemampuan mereka sendiri. Daripada terus terkurung dalam keraguan tidak ada salahnya jika kita bertanya hal yang buat kita ragu terhadap pekerjaan kita. Cobalah bertanya apakah pekerjaan yang telah kita lakukan sudah cukup baik atau tidak pada mereka yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidang yang sama. Hal ini bertujuan agar kita dapat menghilangkan keraguan yang menghantui kita selama ini.

Berbagi Ilmu

Untuk memastikan apa saja kemampuanmu dan seberapa mahir dirimu dalam melakukannya, cobalah untuk berbagi ilmu. Saat berbagi ilmu, baik itu dengan junior Anda di kantor atau dengan siapa saja, Anda akan menyadari seberapa kecil atau besar kompetensi Anda dalam bidang tersebut.

Demikian artikel ini di tulis untuk mendapatkan informasi lebih banyak bisa klik di zetizen

One thought on “Imposter Syndrome

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.