Philophobia! Ketakutan Untuk Jatuh Cinta

oleh -97 views
Man photo created by freepik – www.freepik.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Jatuh cinta merupakan salah satu hal yang mendatangkan kebahagian dalam hidup. Sebagai mahluk hidup normal rasanya memiliki rasa cinta dan saling mencintai. Rasa cinta sendiri adalah bentuk karunia dari tuhan. Akan tetapi, bagi sebagian orang jatuh cinta bisa sangatlah menakutkan, mengapa bisa begitu? Simak penjelasannya

Apa Itu Philophobia?

Philophobia adalah rasa takut untuk jatuh cinta atau menjalani hubungan dengan orang lain. Jenis fobia ini sebenarnya sama seperti jenis fobia yang lain, terutama yang ada kaitannya dengan ruang lingkup kehidupan sosial. Philophobia juga harus diatasi, karena jika tidak, Philophobia akan memberikan dampak yang signifikan pada hidup pengidapnya.

Penyebab Philophobia

Ada banyak penyebab Philophobia, tapi menurut Scott Dehorty, Direktur Eksekutif di Maryland House Detox, Delphi Behavioural Health Group, Philophobia lebih umum dialami oleh orang yang memiliki trauma atau luka masa lalu. Orang-orang yang dengan tidak rela harus menyaksikan perceraian orangtuanya (broken home), pernah mengalami beberapa bentuk kekerasan dalam rumah tangga, penganiayaan di rumah atau mengalami bullying saat masih kecil.

Intinya, mereka yang kurang kasih sayang sewaktu kecil atau tidak merasakan kebahagiaan dalam ikatan dan hubungan-hubungan yang mengatasnamakan cinta mungkin enggan untuk menjalin hubungan atau kedekatan dengan orang lain, mereka takut hal yang pernah mereka alami dulu akan terjadi pada hubungan yang akan mereka jalani nanti seandainya mereka memulainya.

Orang-orang ini pada akhirnya mengembangkan rasa takut yang menyebabkan mereka cenderung menghindari hubungan, sehingga mereka dapat menghindari rasa sakit dan kekecewaan. Namun, mereka tidak sadar bahwa semakin seseorang menghindari sumber ketakutannya, rasa takutnya itu justru malah akan semakin meningkat. Sebab, rasa takut itu harus dilawan, bukan dirawat.

Gejala Philophobia

Perlu kita semua pahami dulu sebelum mengulik tentang Philophobia semakin jauh. Philophobia adalah ketakutan yang luar biasa bahkan cenderung berlebihan dan tidak wajar terhadap jatuh cinta, bukan hanya sekedar khawatir untuk jatuh cinta apalagi rasa takut di ghosting. Dan, jika di biarkan, Philophobia bisa mengganggu hidup pengidapnya.

Gejala yang terjadi pada pengidap Philophobia juga dapat bervariasi pada tiap pengidap. Namun, gejala umumnya pengidap dapat mengalami gejala fisik dan emosional berikut ini ketika memikirkan/membayangkan tentang cinta:

  • Perasaan takut atau panik yang intens
  • Menghindari memiliki perasaan apapun pada lawan jenis
  • Berkeringat
  • Detak jantung meningkat
  • Sulit bernapas
  • Sulit untuk melakukan aktivitas
  • Mual

Baca Juga : INFJ, Si Kepribadian Paling Langka

Para pengidap Philophobia ini mungkin menyadari bahwa ketakutan yang mereka miliki tidak wajar/berlebihan, tetapi mereka tetap tidak mampu untuk mengendalikannya.

Philophobia ini tidak termasuk pada gangguan kecemasan sosial, meski orang yang mengalami Philophobia juga bisa memiliki gangguan tersebut.

Cara Mengatasi Philophobia

Pengobatan yang bisa di lakukan untuk pengidap Philophobia juga bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan fobianya. Pilihan pengobatannya antara lain terapi, obat-obatan dan perubahan gaya hidup. Tapi, ada juga pengobatan yang mengkombinasikan beberapa perawatan di atas. Berikut sedikit penjelasan tentang pengobatannya.

  • Terapi

Terapi, khususnya terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioural therapy (CBT) dapat membantu orang dengan Philophobia untuk mengatasi ketakutan mereka. Dalam CBT, terapis akan membantu pengidap untuk mengidentifikasi sumber ketakutan mereka, mengubah pikiran-pikiran negatif, kepercayaan, dan juga reaksi terhadap sumber fobia.

Penting sekali untuk mengidentifikasi apa penyebab/sumber rasa takut, bertujuan untuk menjelajahi apakah ada perasaan yang terluka atau trauma dan kenangan-kenangan pahit yang menjadi penyebab rasa takut tersebut. Setelah sumber di temukan, uji realitas tentang kemungkinan untuk menjalin hubungan dengan orang lain di masa depan dapat dilakukan.

  • Obat-obatan

Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat antidepresan atau anti kecemasan bila ditemukan ada masalah kesehatan mental yang lainnya. Obat-obatan juga pada umumnya sering dikombinasikan dengan terapi.

  • Perubahan Gaya Hidup

Selain terapi dan obat-obatan, Dokter juga dapat merekomendasikan perubahan gaya hidup, seperti olahraga, teknik relaksasi, gaya hidup sehat dan strategi mindfulness untuk mengatasi Philophobia.

Itulah penjelasan sekilas tentang Philophobia dan cara penangannya. Untuk konsultasi lebih lanjut bisa datang ke dokter atau psikiater terdekat untuk penanganan lebih lanjut. terima kasih

Source : halodoc

2 thoughts on “Philophobia! Ketakutan Untuk Jatuh Cinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.