Toxic Friend ( Teman Beracun)

oleh -30 views
Internet vector created by freepik – www.freepik.com

ZETIZEN RADAR CIREBON – Memiliki banyak teman sangatlah menyenangkan. Memiliki banyak teman akan membantu kita dalam menghadapi berbagai macam keadaan baik di masa sulit dan di masa senang. Mempunyai teman yang baik kita bisa saling berbagi. tetapi, perlu di ketahui bahwa tidak semua teman itu baik beberapa bukanya berharap kawanya mendapatkan kebahagian, justru senang jika kawanya mendapat masalah.

Toxic Friend atau bisa di sebut teman beracun adalah sebutan kepada orang yang mengaku teman yang benci melihat keberhasilan rekannya. Perlu di pahami bahwasanya dunia di isi oleh dua macam orang. Yaitu, orang baik dan orang jahat. Di Seluruh penjuru bumi pasti kita akan mendapati orang baik dan orang jahat di hadapan kita, maka penting bagi kita untuk melihat circle pertemanan kita agar kita dapat memilih orang yang tepat untuk bersama dengan kita.

Berikut 3 tanda Toxic Friend yang sebaiknya kamu hindari sifat ini dan sifat orang yang memiliki sifat ini :

Baca Juga : Imposter Syndrome

Tidak Senang ketika Kita Senang

Teman yang baik akan senang jika melihat kita senang, berbeda halnya dengan teman beracun. Bukannya senang melihat kita maju, mereka malah lebih milih julid kepada kita dengan berbagai alasan yang menjatuhkan, salah satu contohnya adalah selalu meremehkan pendapat dan perjuangan kita dalam berbagai bidang. Mereka berpikir bahwasanya mereka lebih baik daripada kita dan lebih layak mereka untuk mendapatkan segala pujian dan keberhasilan yang sepatutnya menjadi milik kita.

Tidak Menghormati Pendapat Kita

Seperti sudah di sebutkan barusan, teman beracun selalu merasa diri mereka lebih hebat daripada kita. Mau sedekat apapun kita, dan selama apapun kita berteman. Teman beracun akan menganggap mereka lebih baik, mereka akan menolak pendapat kita jika pendapat kita bertentangan dengan pendapatnya.

Menceritakan Konflik yang Kita dan Dia Hadapi pada Orang Lain

Terkadang dalam pertemanan akan datang masalah yang menghampiri. Hal itu adalah hal yang lumrah dalam pertemanan. Akan tetapi ada perbedaan sikap antara teman yang baik dan teman yang buruk dalam menyelesaikan masalah. Teman yang baik akan mencoba menyelesaikan konflik diantara mereka tanpa harus melibatkan orang ketiga. Berbeda halnya dengan teman beracun, daripada menyelesaikan masalah dengan orang yang bersangkutan toxic friend malah akan melibatkan orang yang sebenarnya tidak hubunganya ke dalam masalahnya. Mereka melakukan hal tersebut untuk membuat orang lain semakin membenci kita dengan menghasut dan menjelek-jelekan kita di hadapan mereka. Lantas langkah apa yang perlu kita lakukan agar terhindar dari toxic friend

Menetapkan Jarak Pertemanan

Terkadang walaupun kita tahu ada sebagian teman kita yang toxic kita tetap tidak bisa menjauh dari mereka dengan berbagai macam alasan. Jika kondisinya seperti itu maka tidak ada salahnya kita membuat jarak di antara mereka.  Berteman dan berinterkasi dengannya boleh saja. Namun jika kamu sudah merasa kesulitan menghadapi hal negatif yang dibawa orang tersebut, sebaiknya membatasi interaksi dengannya sesering mungkin.

Sampaikan dengan Sopan Hal yang Kamu Tidak Suka

Banyak di antara kita yang ketika menghadapi teman yang toxic mengambil cara-cara yang “dramatis.” Kita bertengkar dengan hebat, saling sindir di media sosial, dan lain sebagainya. Cara-cara seperti ini bukan hanya tak elegan, namun juga menyedot energi kita.

Daripada kita mengambil cara seperti itu, sebaiknya kita bicara empat mata saja. Ajak temanmu untuk membahas masalah yang mengganggu. Katakan padanya jika kamu tak ingin diganggu agar ia mengerti bahwa tidak selamanya seseorang bisa diperlakukan seenaknya.

Say No

Berkata tidak terkadang sulit di ucapakan pada orang lain. Bahkan kita pun sulit berkata tidak pada hal yang kita benci. Sekilas hal itu terlihat baik akan tetapi hal itu adalah hal yang sangat berbahaya. Toxic friend selalu mencari peluang untuk memanfaatkan kita untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka tidak bisa menerima kata tidak dari mulut orang lain. Tetaplah pada pendirianmu, dan berlatih untuk mengatakan tidak pada mereka

Berteman adalah hal yang sangat indah akan tetapi di balik indahnya perteman ada orang yang hanya datang untuk kepentingan pribadi mereka saja. Jangan biarkan dirimu tertekan hanya karena kamu ingin menjaga teman teman mu untuk tidak menjauh tapi pahamilah walaupun sedikit teman yang kamu miliki tapi mereka tulus itu lebih baik daripada kamu punya banyak teman tetapi semu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.