Meta Kembali Mengundur Update Fitur Keamanannya

oleh -74 views
Meta Fitur

ZETIZEN RADAR CIREBON – Sebelumnya, perusahaan indukan, Meta, dari platform media sosial yang tentu kita kenal, Facebook dan Instagram, menjanjikan privasi ekstra kepada para pemakainya. Bukan iklan, namun fitur keamanan berupa tambahan enkripsi pada kedua aplikasi tersebut, kini harus kembali diundur. (mrg)

Diberitakan oleh TheGuardian, penerapan fitur keamanan berupa end-to-end-encryption (E2EE) terpaksa diundur dua tahun, yang seharusnya diterapkan pada 2022, harus diterapkan pada 2023. Berbeda dengan kedua saudaranya, implementasi fitur E2EE ini sudah sambangi WhatsApp beberapa waktu silam.

Pada akhir bulan April 2021 lalu, Meta melalui postingan blog-nya umumkan beberapa poin penting terkait masa depan dari perpesanan instan.

“Fitur E2EE seharusnya bisa sambangi semua aplikasi perpesanan instan yang kami miliki, di antaranya Instagram dan Messenger pada tahun 2022. Namun kami terpaksa menundanya karena kami ingin fitur ini dapat diimplementasikan secara sempurna,” tutup Antigone Davis, Head of Safety Meta.

Baca juga : Facebook Memberi Users ‘Kontrol Lebih Besar’ Atas Feed

Alasan Penundaan

Hal ini terpaksa dilakukan oleh Meta, dikarenakan pada dasarnya E2EE berarti bahwa hanya pengirim dan penerima yang bisa melihat percakapannya. Davis pun menambahkan bahwa Meta ingin fitur ini tak halangi kemampuan pendeteksian aplikasi percakapan instan ini ketika mendeteksi aktivitas kriminal.

Dan meski E2EE telah resmi luncur pada tahun 2023 mendatang, Davis tekankan bahwa Meta akan terapkan kombinasi E2EE dan non-encrypted. Tentu, pertimbangan ini didasari untuk memproteksi akun para pemakainya dapat terlindungi secara optimal kelak.

Selain itu, hal ini semakin diperkuat dengan penerapan keamanan berinternet yang akan diberlakukan oleh United Kingdom pada 2023. Negara tersebut menginginkan keamanan berinternet dapat melindungi anak-anak di bawah umur, memastikan mereka dapat berselancar di dunia maya dengan aman.

Menanggapi hal tersebut, Davis katakan bahwa Meta memiliki kemampuan untuk mendeteksi hal-hal yang dirasa kurang pantas melalui sistem terbarunya kelak. Selain itu, dengan diundurnya implementasi fitur keamanan pada Facebook dan Instagram ‘Meta’, dirasanya memberikan waktu untuk makin sempurnakan fitur ini.

Sumber : Gamebrott

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.