Self Efficacy! Percaya DIri Kamu Bisa Melakukannya!

oleh -60 views
self efficacy

ZETIZEN RADAR CIREBON – Saat menghadapi tantangan, apakah Kamu merasa bisa bangkit dan mencapai tujuan atau menyerah dalam kekalahan? Apakah Kamu menyukai mesin kereta api kecil yang terkenal dari buku anak-anak klasik “Saya pikir saya bisa, saya pikir saya bisa!”, Atau apakah Kamu meragukan kemampuan Kamu sendiri untuk bangkit dan mengatasi kesulitan yang di hadapi hidup Kamu? Itu di namakan self efficacy. (herdi)

Apa itu Self Efficacy?

Self Efficacy adalah keyakinan seseorang bahwa ia bisa melakukan suatu tugas atau perilaku dengan hasil sesuai yang di inginkan. Bandura (1994) menyatakan bahwa self efficacy akan mempengaruhi pilihan perilaku yang di lakukan. Seberapa besar usaha yang di keluarkan, serta resiliensi dalam menghadapi tantangan atau kegagalan.

Self efficacy merupakan bagian dari sistem diri yang terdiri dari sikap, kemampuan, dan keterampilan kognitif seseorang, menurut Bandura. Sistem ini memainkan peran utama dalam bagaimana kita memandang situasi dan bagaimana kita berperilaku dalam menanggapi situasi yang berbeda.

Kenapa Bisa Berpengaruh pada Hidup Kita?

Kalau kita percaya kita bisa melakukan sesuatu, maka kita akan melihat kesulitan sebagai tantangan, bukan ancaman. Kesulitan dan kegagalan tidak berarti kekalahan, namun menjadi dorongan untuk mencari cara baru.

Faktor-Faktor Pembentuk Self Efficacy

Untuk dapat percaya diri dengan tugas yang akan Kamu jalani, harus mengetahui apa saja faktor yang terlibat dalam menumbuhkan self efficacy. Berikut adalah fator-faktornya:

  • Pengalaman keberhasilan (master influence)
  • Melihat keberhasilan orang lain (social modelling)
  • Dukungan atau persuasi dari orang lain (social persuasion)
  • Kondisi psikologs atau fisik

Cara Mengembangkan Self Efficacy

Kita mulai membentuk rasa self-efficacy kita di masa kanak-kanak awal melalui berurusan dengan berbagai macam pengalaman, tugas, dan situasi. Menurut Bandura, ada empat sumber utama efikasi diri, berikut adalah uraiannya.

Pengalaman Penguasaan

“Cara paling efektif untuk mengembangkan rasa efikasi yang kuat adalah melalui pengalaman penguasaan,” jelas Bandura. Melakukan tugas dengan sukses memperkuat rasa efikasi diri kita.

Pemodelan Sosial

Menyaksikan orang lain berhasil menyelesaikan tugas adalah sumber penting lain dari self-efficacy. Menurut Bandura, “Melihat orang-orang yang serupa dengan diri nya berhasil dengan upaya yang berkelanjutan meningkatkan keyakinan pengamat bahwa mereka juga memiliki kemampuan untuk menguasai aktivitas yang sebanding untuk berhasil.”

Persuasi Sosial

Bandura juga menegaskan bahwa orang dapat di bujuk untuk percaya bahwa mereka memiliki keterampilan dan kemampuan untuk berhasil. Pertimbangkan saat ketika seseorang mengatakan sesuatu yang positif dan mendorong yang membantu Kamu mencapai tujuan.

Tanggapan Psikologis

Dengan mempelajari cara meminimalkan stres dan meningkatkan suasana hati saat menghadapi tugas yang sulit atau menantang, orang dapat meningkatkan rasa efikasi diri mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.