Trust Issues! Kondisi Individu Sulit Percaya Orang Lain

oleh -108 views
trust issues

ZETIZEN RADAR CIREBON – Kepercayaan adalah ketergantungan pada karakter, kemampuan, kekuatan, atau kebenaran seseorang atau sesuatu. Kepercayaan sangat penting untuk pengembangan hubungan yang sehat, aman, dan memuaskan. Tapi tahukah Anda suatu kondisi individu merasakan kesulitan atau kehilangn kepercayaan kepada orang lain di kenal dengan istilah trust issues. (herdi)

Trust issues atau krisis kepercayaan di pengaruihi oleh adanya pengalman menyakitkan yang berasal dari anggota keluarga, teman, atau pasangan.

Penyebab Trust Issues

1. Pengalaman dan interaksi yang kurang menyenangkan di masa kecil

Kurangnya perawatan, pengebaian, pengkhianatan, dan penganiayaan dapat membuat anak mengembangkan ketidakpercayaan kepada orang lain ketika ia beranjak dewasa.

2. Penolakan Sosial pada masa remaja

Pengucilan atau intimidasi oleh teman sebaya membuat remaja memiliki self esteem yang rendah dan kesulitan untuk kembali menjalin relasi dengan orang lain.

3. Pengalaman traumatis

Peristiwa traumatis seperti kecelakaan parah, serangan fisik, dan kehilangan seseorang yang di cintainya memunculkan perasaan kurang aman dan ketidakpercayaan pada individu.

Tanda Orang Memiliki Trust issues

1. Jangan Percaya Apa Kata Orang Lain

Biasanya individu dengan masalah kepercayaan memiliki kecenderungan untuk “memeriksa fakta” apa yang dikatakan orang lain kepada mereka. Bahkan jika tidak ada alasan untuk meragukan kejujuran pasangan, teman, atau bahkan kolega mereka, mereka tidak menganggap apa yang mereka katakan sebagai kebenaran kecuali mereka mengkonfirmasinya sendiri.

2. Selalu Mengharapkan yang Terburuk

Jika seseorang mengharapkan orang yang mereka cintai untuk mengkhianati mereka bahkan jika orang yang bersangkutan tidak pernah melakukannya sebelumnya mereka mungkin memiliki masalah kepercayaan. Karenanya, kurangnya kepercayaan dapat menyebabkan kecurigaan motif dan perilaku orang lain.

3. Menjaga jarak

Seseorang dengan masalah kepercayaan mungkin tidak ingin terbuka atau dekat dengan orang lain, bahkan jika mereka merindukan hubungan yang dalam dan bermakna. Mereka mungkin mengalami kesulitan melepaskan diri, menjadi rentan, dan/atau menjadi intim secara fisik.

4. Perilaku Cemburu

Kecemburuan romantis dianggap sebagai kombinasi kompleks dari pikiran (yaitu, kecemburuan kognitif), emosi (yaitu, kecemburuan emosional), dan perilaku (yaitu, kecemburuan perilaku) yang dihasilkan dari ancaman yang dirasakan terhadap hubungan romantis seseorang.

Kecemburuan kognitif mewakili pemikiran, kekhawatiran, dan kecurigaan rasional atau irasional seseorang tentang kesetiaan pasangan, sedangkan kecemburuan emosional mengacu pada perasaan kesal seseorang dalam menanggapi situasi yang menimbulkan kecemburuan.

Cara Mengatasinya

1. Melakukan self check

Sadari bahwa Anda memiliki trust issues, salah satunya dengan melihat bagaimana sikapmu ketika menjalin relasi dengan orang lain.

2. Belajar memahami orang lain

Selain memahami tentang dirimu sendiri, kamu perlu memahami orang lain seperti bagaimana karakternya, kebiasaan, dan hal-hal yang tidak di sukainya. Melalui cara tersebut, Anda akan lebih memahami alasan orang lain menunjukan sikap tertentu dan mengurangi pikiran buruk terhadap mereka.

3. Berani menerima resiko

Ketka menjalin relasi dengan orang lain, Anda akan memperoleh manfaat atau menemui permasalahan yang bersumber dari dirimu sendiri maupun orang lain. Jadi bukan sekedar memikirkan kemungkinan terburuk yang dapat terjadi, melainkan kamu perlu bersiap dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul.

4. Bekerja sama dengan orang lain

Anda dapat menceritakan hal-hal yang biasanya membuatmu sulit untuk percaya kepada sahabat, pasangan,atau orang bersangkutan. Mungkin saja karenanya, Anda akan memperoleh penjelasan terkait keraguanmu, sekaligus mempererat komunikasimu dengan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.