Spoiler Chapter 343 To My Dear Mr. Huo

oleh -8 views

ZETIZEN RADAR CIREBON – Halo sobat! Kali ini kami membawakan cuplikan dari novel Cina romantis berjudul, To My Dear Mr. Huo, yuk simak. Kini kita akan intip chapter 343. Kalo kamu belum nyimak chapter 1, yuk baca di sini(Nd) 

Spoiler Chapter 343 To My Dear Mr. Huo

Suara itu tajam, dan berbicara dalam bahasa Jepang. Su Qingsang tidak mengerti sepatah kata pun tentang itu. Pengetahuannya tentang bahasa Inggris cukup mengesankan. Dia belum pernah belajar bahasa Jepang sebelumnya.

Karena dia tidak mengerti bahasa Jepang, dia hanya bisa meminta maaf dalam bahasa Inggris.

Dia melihat wajah yang sangat akrab ketika dia melihat ke atas.

“Itu kamu!” Qiu Junjiao teringat akan tampilan suram dan membunuh di wajah Huo Jinyao beberapa hari yang lalu begitu dia melihat Su Qingsang.

Dia belum pernah dipermalukan seperti itu sebelumnya. Dia tidak pernah memiliki pengalaman menakutkan seperti itu. Semua ini telah dibawa oleh Su Qingsang.

Qiu Junjiao ingin membiarkan masalah ini beristirahat karena dia tidak ingin membicarakannya lagi. Siapa yang bisa menduga bahwa dia akan bertemu Su Qingsang di sini dan diingatkan akan semua permusuhan dan kebencian masa lalu.

Pandangannya tertuju pada Su Qingsang yang mengenakan pakaian kasual karena dia berencana untuk pergi berjalan-jalan.

Dia mengenakan sepatu olahraga dengan celana jins dan hoodie wol warna merah.

Bangun ini membuat Su Qingsang terlihat dua atau tiga tahun lebih muda dari biasanya. Dia tampak seperti lulusan universitas yang baru.

Qiu Junjiao menyipitkan matanya pada Su Qingsang, yang melihat di dalamnya ketidakbahagiaan dan kecemburuan.

Su Qingsang tidak berharap bahwa dia akan bertemu semua orang di Jepang.

Semua orang hadir hari ini: Su Peizhen, Qiu Junjiao, Luo Meishan, dan Song Youhe. Ketika dia melihat mereka, mereka juga melihatnya.

Udara membeku sesaat. Su Qingsang mengedipkan matanya dan mengangguk untuk menyambut mereka ketika dia melihat Su Peizhen, yang berjalan ke arah mereka di belakang Qiu Junjiao.

Setelah selesai menyapa mereka, dia ingat bahwa Xiang Caiping masih menunggunya. Karena itu, dia mengangkat kakinya untuk bersiap pergi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.