8 Tipe yang Membuatnya Mudah Menjadi Korban Bully

oleh -104 views
Source: Google

ZETIZEN RADAR CIREBON – Ada beberapa alasan mengapa seseorang dapat di bully. Mereka mencakup segala sesuatu mulai dari perbedaan kepribadian hingga berada di tempat yang salah pada waktu yang salah. (herdi)

Namun, ada karakteristik tertentu yang dapat meningkatkan peluang anak untuk di ganggu. Penting untuk di ingat bahwa anak-anak ini tidak boleh mencoba mengubah karakteristik mereka untuk menghindari bullying.

Tipe-tipe Anak Yang Bisa Di bully

Tanggung jawab untuk intimidasi selalu berada di pundak si penindas, bukan di pundak korban. Meski demikian, ada beberapa tipe anak yang sering menjadi sasaran para pelaku bully. Ini adalah karakteristik atau atribut yang mungkin membuat bullying lebih mungkin terjadi.

1.      Sukses

Anak-anak yang pandai dalam apa yang mereka lakukan mungkin akan di bully. Sering kali anak-anak akan di bully karena mereka mendapat banyak perhatian positif dari teman sebayanya dan dari orang dewasa. Pengganggu menargetkan siswa ini karena mereka merasa rendah diri atau mereka khawatir bahwa kemampuan mereka dibayangi oleh kemampuan target.

2.      Cerdas, Bertekad, Kreatif

Di sekolah, para siswa ini bekerja ekstra untuk tugas sekolah. Atau mereka belajar dengan sangat cepat dan mengerjakan proyek dan tugas lebih cepat daripada siswa lain. Pengganggu biasanya memilih mereka karena mereka iri dengan perhatian ini.

3.      Rentan

Anak-anak yang introvert, cemas, atau penurut lebih cenderung diganggu daripada anak-anak yang ekstrovert dan asertif. Faktanya, beberapa peneliti percaya bahwa anak-anak yang kurang percaya diri dapat menarik perhatian anak-anak yang rentan terhadap perundungan.

4.      Terpencil

Banyak korban bullying cenderung memiliki lebih sedikit teman dibandingkan anak-anak yang tidak mengalami bullying. Mereka mungkin ditolak oleh rekan-rekan mereka, dikeluarkan dari acara sosial, dan bahkan mungkin menghabiskan makan siang dan istirahat sendirian.

5.      Populer

Terkadang pelaku menargetkan anak-anak yang populer atau disukai karena ancaman yang mereka berikan kepada si penindas. Gadis-gadis jahat cenderung menargetkan seseorang yang mengancam popularitas atau status sosial mereka.

Banyak agresi relasional terkait langsung dengan upaya untuk menaiki tangga sosial. Anak-anak akan menyebarkan desas-desus, terlibat dalam pemanggilan nama, dan bahkan menggunakan cyberbullying dalam upaya untuk menghancurkan popularitas mereka.

6.      Penyakit atau Cacat

Pengganggu sering menargetkan anak-anak berkebutuhan khusus. Sangat penting bagi guru dan orang tua untuk memastikan anak-anak ini memiliki kelompok pendukung untuk membantu mereka bertahan melawan intimidasi. Ini juga membantu jika populasi siswa umum tidak menyukai jenis ini pada khususnya.

7.      Ras yang berbeda

Kadang-kadang anak-anak akan menggertak orang lain karena mereka dari ras yang berbeda. Misalnya, siswa kulit putih mungkin memilih siswa kulit hitam dan menggertak mereka. Atau siswa kulit hitam mungkin memilih siswa kulit putih dan menggertak mereka.

Itu terjadi dengan semua ras dan ke segala arah. Tidak ada ras yang dikecualikan dari ditindas, dan tidak ada ras yang dikecualikan dari memiliki pengganggu.

8.      Keyakinan Agama atau Budaya

Tidak jarang anak-anak di bully karena keyakinan agama mereka. Salah satu contoh dari jenis ini termasuk perlakuan yang di terima siswa Muslim setelah tragedi 9/11 di Amerika. Namun, setiap siswa dapat di bully karena keyakinan agama mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.