Alur Singkat IRIS Episode 3

oleh -27 views
IRIS

Alur Singkat IRIS Episode 3

Alur Singkat IRIS Episode 3 – Presiden Jo Myeong-Ho tiba, berterima kasih pada Kim Hyun-jun dan Jin Sa-woo sebab telah menyelamatkan hidupnya. Mereka memberitahunya bahwa mereka agen dari NSS. Tapi Myeong-ho tidak mengingat, dia bahkan tahu tentang agensi ini. (Dheva)

Penasihat prianya yaitu Jung Hyung-joon , memeriksanya dan kemudian memberi tahu Presiden mengenai sejarah NSS. Myeong-ho mempertanyakan apakah organisasi tersebut masih di butuhkan atau tidak. Hyung-joon lalu menasihatinya bahwa NSS masih bisa berguna.

Sementara, Hyun-jun duduk di bar, merenungkan kenangan masa lalu yang tiba-tiba kembali padanya. Seung-hee bertemu dengan dia dan juga dia memintanya untuk mengantarnya besok.

Keesokan hari, Hyun-jun mengantar Seung-hee menuju ke sebuah gereja Katolik menyatakan bahwa dia di besarkan di panti asuhan. Selanjutnya Dia menyatakan bahwa di sinilah dia di besarkan dan kemudian dia terkejut saat Seung-hee mengakui bahwa dia tidak tahu.

Ketika melakukan penelitian, sebelum merekrutnya, Seung-hee lalu mengklaim bahwa latar belakangnya di mulai pada saat dia bergabung dengan Pasukan Khusus dan saat dia meminta informasi lebih jauh menuju ke belakang, dia di beritahu bahwa itu tidaklah perlu. Hyun-jun membawa Seung-hee menuju ke dalam dan memperkenalkan dia kepada pendeta, yang memanggil Hyun-jun dengan sebutan “Michael”.

Hyun-jun berbicara secara pribadi dengan pendeta Pada saat Seung-hee berjalan di sekitar halaman. Dia selanjutnya menjelaskan kepada pendeta mengenai ingatannya yang tiba-tiba. Namun pendeta mengklaim bahwa dia tidak mempunyai informasi mengenai masa lalu Hyun-jun sebelum dia datang menuju ke panti asuhan.

Hyun-jun dan Seung-hee pergi, pendeta memanggil Baek San dan kemudian memberitahunya tentang semua yang baru saja terjadi. Baek San dipanggil menuju ke Blue House untuk berbicara dengan Presiden. Myeong-ho kemudian meminta nasihatnya mengenai apakah NSS harus dihentikan atau tidak.

Baek San menyatakan itu bukan keputusannya, namun jika Presiden memberi perintah, NSS akan di tutup. Myeong-ho menanyakan lokasi senjata nuklir rahasia yang hampir di selesaikan oleh NSS bertahun-tahun lalu. Baek San kemudian mengklaim bahwa dia tidak tahu.

Park Sang Hyun lalu memanggil Hyun-jun, Seung-hee, dan Sa-woo menuju ke kantornya untuk memberi tahu mereka bahwa, sebagai hadiah sebab menyelamatkan Presiden, mereka masing-masing di beri untuk liburan. Seung-hee memberikan catatan pada Hyun-jun yang menyarankan untuk perjalanan liburan ke Jepang. Di seberang kota, Vick sedang menyusup ke sebuah gedung untuk mencari “daftar IRIS”.

Seung-ryong, ilmuwan utama di dalam inisiatif senjata nuklir dari 131 Leadership Dept. telah menghubungi NSS, mencari suaka politik. Sang Hyun lalu memerintahkan Hwang Tae Sung untuk menghubungi semua orang kembali dari liburan mereka.

Mereka mampu mencapai Sa-woo, namun mereka tidak dapat menghubungi Hyun-jun dan juga Seung hee yang sedang menikmati waktu libur mereka di Akita, Jepang. Sementara Sang Hyun mengirim Sa-woo menuju ke Hongaria, segera, untuk menjemput Seung-ryong. Jung-woo kemudian mampu menyelamatkannya dari penangkaran dan kemudian melarikan diri dengan perahu.

Orang Korea Utara yang dipimpin oleh Park Cheol-young , tiba beberapa saat kemudian untuk segera melihat kerusakan. Setelah menikmati waktu libur, Hyun-jun dan Seung-hee pada akhirnya dihubungi oleh NSS dan kemudian dipanggil kembali.

Mereka segera di terbangkan menuju ke Hongaria untuk membantu Sa-woo. Tim melindungi dia di dalam gereja sementara itu mereka menunggu untuk mendengar apakah Presiden memberikan suaka. Sementara itu mereka menunggu transportasi, Seung-ryong memberi kepada Hyun-jun kalung salibnya sebagai jimat.

Pada akhirnya, mereka menerima kabar Presiden telah setuju untuk memberinya suaka. Selanjutnya Mereka bertiga mengawal Seung-ryong menuju ke transportasi. Mereka menyerahkan Seung-ryong kepada tim NSS.

Tepat setelah mereka pergi, Vick kemudian menyerang, membunuh semua anggota tim. Vick lalu menuntut Seung-ryong untuk menyerahkan sesuatu. Seung-ryong kemudian mengklaim bahwa dia tidak tahu apa yang di maksud Vick, segera Vick membunuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.